
Jam telah menunjuk kan pukul 11:40 menit .saat ros terbangun ,ros segera membersihkan diri dan keluar kamar .ia menuju ke dapur .ia lihat mbak inah menyiapkan makan siang .
"mbak ada yang bisa aku bantu ."tanya ros .
"ngak usah sayang .kamu duduk aja istirahat ya .ini sudah siap kok ."ucap mbak inah .
Tak lama kemudian terdengar suara pintu di ketuk .ros mengira itu satria yang pulang .
"biar aku yang buka mbak ."ucap ros .ros berjalan menuju pintu dengan bahagia .saat pintu di buka ros melihat seseorang yang tak ingin ia lihat ,kini berdiri di depan pintu .seketika badan ros gemetar .seakan kejadian buruk masa lalu akan terulang lagi .
"mbak i n dri ."sapa ros dengan bibir bergetar ,trauma masa lalu masih ada di hati ros .
"hai ros ,kamu dah enak ya sekarang .menikah dengan orang kaya .kamu pasti apa apain itu mas satria ya .sampai mau nikah sama kamu ,iya kan ."ucap indri dengan nada suara sinis .dan tatapan yang mengejek .
"siapa tamunya ros ."tanya mbak inah .
"eeh mbak inah .ini saya mengantarkan makan siang ,dari ibu untuk mas satria ."ucap mbak inah dengan suara lembut sambil menyodorkan rantang kepada mbak inah .
__ADS_1
Mbak inah menerima rantang dari indri dengan mata menatap ros yang masih berdiri kaku di tempat .
"oh terimakasih mbak indri ,tapi mas satrianya lagi keluar .nanti aku sampaikan ,kalau mas satrianya sudah pulang ."ucap mbak inah .
"ooh ya udah kalau begitu aku pulang dulu mbak inah .ros mbak indri pulang dulu ya adik manis ."suara indri dengan ramah .
Setelah mobil indri pergi .mbak inah menuntun ros untuk duduk di kursi ruang tamu.
"sayang jangan cemas ,mbak indri tidak akan berani macam macam sama kamu .kamu sekarang ada mas satria ,ris harus berani melawan . Kalau dia menganggumu lagi kamu harus lawan ,jangan mau di kalahkan oleh mbak indri .kamu harus belajar ,berani mempertahankan apa yang jadi milik ros."mbak inah berusaha memberi dukungan dan sport untuk ros untuk kuat .
Ros menatap wajah mbak inah ,dan memeluknya dengan erat .
"mbak inah juga sayang ros ." ros memang bukan darah daging nya .tapi ia telah merawatnya sejak kecil .mbak inah telah menganggapnya seperti darah daging sendiri .ia mengasuh layaknya ibu sendiri .
Mbak inah dah menikah ,tapi tak kunjung mempunyai keturunan .dokter memfonisnya mandul ,yang mengakibatkan suaminya selingkuh .karena mengharapkan keturunan yang tak kunjung ia berikan .karena itu mbak inah trauma untuk menikah lagi hingga sekarang .
"assalamualaikum ."salam satria yang telah pulang .mereka melepas pelukan nya dan sama sama menghapus air mata masing masing .
__ADS_1
"wa allaikum salam ."jawab ros dan mbak inah .
"kenapa .kok pada tangis tangisan ."tanya satria .
"tidak ada apa apa ,mas satria ."ucap mbak inah .
"la itu rantang apa lagi ,mbak inah .ctanya satria menunjuk rantang yang ada di atas meja .
"itu dari mbak indri .untuk makan siang dady ."ucap ros sewot ,dan langsung masuk ke dalam kamar .satria menatap mbak inah ,minta kejelasan .
"tadi ros yang bukain pintu untuk mbak indri .tidak tau mbak indri bilang apa sama ros .sehingga wajah ros murung ."ucap mbak inah .
"ya udah ,makanan itu buat mbak aja .aku mau susul ros dulu ke kamar mbak ."ucap satria .
"terimakasih mas ." mbak inah mengangguk .satria segera masuk ke kamar .ia melihat ris sedang memasuk kan barang barang nya ke dalam tas .
"sayang ..
__ADS_1
"aku mau pulang sekarang dady .aku tidak betah lama lama di sini .hiks ..hiks ..."ucap ros di sela isakanya .
"iya tapi kita makan siang dulu .sholat duhur dulu.ziarah ke makam bapak dulu .baru kita pulang ya ."ucap satria sambil memeluk ros kedalam pelukan nya .ia bawa ros duduk di tepi ranjang ,ia sandarkan kepala ros di dadanya .