
Di dalam mobil keandra minta arum mengelus perut amara memberi ketenangan anak dan istrinya .
"Arum sayang lihat mobil di belakang itu ngikuti kita atau gimana ."tanya keandra .arum menatap kebelakang sesuai arahan keandra .
"sepertinya yah .tapi siapa dan kenapa .yah kita tinggal cuma sebetang kara mau minta tolong sama siapa ."tanya amara .
"Alloh .minta bantuan sama Alloh ."ucap keandra .
"Bunda berdo'a ya ."ucap amara .tepat di pertigaan jalan desa yang sepi sebuah mobil menghadang nya di tikungan .seseorang turun mengedor pintu .keandra menelan ludah ia ingat dia anak dari rentenir yang ingin menikahi amara .
"Abang ."amara memegang bahu keandra .pandangan matanya menatap ke arah pemuda yang bersandar di badan mobil di depan nya yang di apit oleh dua orang laki laki .
"Diam di sini sayang ,jangan keluar dan hubungi polisi sekarang ." keandra menyerahkan ponselnya ke amara .
"Bang aku mencintaimu ."ucap amara .
"Abang juga mencintaimu ."ucap keandra mengacak rambut amara .tubuh amara sudah bergetar rasa sakit di perut seakan hilang .entah kemana .
__ADS_1
"satria lindungi bundamu .ayah akan pertaruhkan nyawa ayah untuk kalian ."gumam keandra .
"jangan takut ayah . lihat mobil belakang ,om poci dan ayah angkat ."ucap al .
"Ternyata mobil mereka .kenapa dia tidak keluar mau tunggu aku terluka ."ucap keandra dalam hati .keandrapun keluar saat melihat orang itu memukul mobil keandra bagian depan .keandra turun menghadapi kedua preman bayaran itu .
"arum kamu hubungi polisi .bunda mau bantu ayah ,kamu jangan keluar ."ucap amara .
"jangan bunda ."teriak arum .
"cepat telepon polisi ."bentak amara .setelah itu amara keluar dari mobil ia teriak panik minta tolong .salah satu preman mendekati amara dan menampar wajah amara .
Amara ke takutan dan terduduk tak bisa lagi bersuara .amara merasakan ada cairan yang mengalir di kakinya .sekuat tenaga amara berusaha berdiri ,ia bersandar pada badan mobil .amara melihat anak rentenir itu .mengeluarkan belati dari balik bajunya dan mendekati keandra yang sedang berkelahi .
sekuat tenaga amara ingin melindungi keandra .tidak perduli dengan kondisinya tubuhnya amara berusaha menghalangi anak rentenir yang ingin menusuk punggung keandra .keandra sendiri tidak tau apa yang terjadi di belakangnya .
saat belati sudah dekat amara memejamkan matanya ,yang mulai berkunang kunang ,karena darah yang mengalir di kakinya .Di ambang kesadaran nya amara merasa seseorang memeluknya dan menjerit tertahan di telinganya.
__ADS_1
Azis ke luar dari ruang rawat amara bersama wiliam .ada air mata yang mengantung di sudut matanya ."selamat tinggal amara .berbahagialah selalu bersama keluargamu .meski aku selalu merindukanmu dan selalu mencintaimu ,dengan segenap jiwa dan ragaku bukan cinta karena nafsu ."gumam azis dalam hati .
"Azis kenapa tidak menunggu amara siuman ."ucap keandra.
"Tidak om .aku tidak ingin amara merasa berhutang nyawa padaku .cukup dia merasa berhutang nyawa pada om saja ."ucap azis.
"Apa cintamu pada am..
"tidak cinta itu selalu ada di sini sampai ku menutup mata ."ucap azis .keandra menepuk bahu azis .
"terimakasih .percayalah Alloh pasti punya rencana untuk kebahagiaan mu ."ucap keandra .azis tersenyum ia tatap bonang yang matanya telah merah padam di sebelah nya .
"aku tak berguna sebagai seorang kakak ."ucap bonang .
"jangan begitu .selama aku jauh dari orang tuaku .kamu yang selalu ada untuk ku .terimakasih ."ucap azis memeluk bonang .
"Ayah maaf perkiraanku jauh dari rencana Alloh .yang awalnya kita ingin beri kejutan .ternyata aku sendiri yang terkejut sehingga seluruh sendi di badan kami lunak semua .mau membuka setbel aja tidak punya tenaga .maaf ."ucap wiliam .
__ADS_1
"Tidak apa apa kalian tetap saja pada akhirnya menolong kita . pergilah jangan buat tiara terkejut dia juga sedang hamil kan .titip salam ayah buat keluar ."ucap keandra .wiliam memwluk keandra sangat erat .
"tidak apa apa pergilah ."ucap keandra pada wiliam dan azis .bonang mengantar kepeegian azis dan wiliam .keandra menatap kedua wanita yang berpelukan di sudut ruangan itu .ana dan zifi mereka juga sedang mengandung .