Amanah Bawa Berkah (Satria)

Amanah Bawa Berkah (Satria)
teman senasib


__ADS_3

Wisnu menepuk bahu rudy .


"bagus kata kata kamu rud . O ya kalau kamu sudah lulus wisuda dan mau kerja .datang saja ke perusahaan aku .ini kartu namaku , aku akan beri kamu kesempatan ,kalau kamu berminat kerja di perusahaan aku ."ucap wisnu .


"beneran wis ."tanya rudy tak percaya .wisnu mengangguk kan kepalanya .


"aku percaya kamu orang baik dan bisa di andalkan .karena kamu selalu dapat beasiswa .semangatmu tidak bisa di dipungkiri . "ucap wisnu.


"alkhamdulillah ya Alloh .aku akan usahakan sesuai dengan kemampuanku . Terimakasih wis ,aku akan lakukan semaksimal mungkin ."ucap rudy.


"aku butuh butuh bukti .bukan janji ."ucap wisnu dengan tertawa yang di ikuti oleh rudy .wisnu tidak menyangka ,akan bertemu dengan teman senasib . Senasib patah hati karena cinta seorang risalina .


Rudy juga tidak menyangka pertemuan dia dengan wisnu lewat ros akan membawa dia ke kehidupan yang lebih baik .


Sementara satria dan ros telah sampai di kota .perjalan sangat mancet .ros menunggu satria menurunkan barang barang dari bagasi .ros duduk diteras .


"Ayo masuk ke rumah ,sayang ."ucap satria sambil merangkul pinggang ros .


"eeh kalian dah pulang ."ucap amara yang jalan dari dapur .ros mencium tangan amara dan cipika cipiki


"pasti capek ya ,kamu mandi dulu .bunda siapkan makan malam dulu ."ucap amara yang di angguki oleh ros .


"papa di mana bun ."tanya satria .sambil mencium tangan bundanya .

__ADS_1


"papamu masih di kamar ."ucap amara .


"kok baru nyampek ,apa perjalanannya mancet."sambung azis yang telah menuruni tangga .


"iya pah ."jawab satria sambil meraih tangan azis untuk di cium dan di ikuti oleh ros .


"kita ke kamar dulu bun ,pah ."pamit satria.


"ya kalian mandi dan istirahat ,habis sholat magrib kita makan malam ya ."ucap amara .


"iya bun ."jawab satria .ros hanya diam .pikirannya cemas akan reaksi keluarga satria bila tau dirinya cucu dari carolin .


Sampai di kamar satria langsung menyiapkan air hangat di bathtup .setelah semua selesai satria keluar dan menemukan istrinya sedang melamun di tepi ranjang .


"kamu kenapa sayang .apa ada yang kamu pikirkan ."tanya satria.sambil melepas baju ros .ros cuma diam tiada protes seperti biasanya .


"aaa apa dad ,aaaaa."ros terkejut melihat keadaan dirinya yang sudah tanpa baju .


"dady ...kemana semua bajuku .kenapa kamu lepas semua bajuku ."ucap ros yang menyadari tubuhnya tanpa sehelai benang pun .


"tadi pas dady lepas ,kamu diam aja ,kenapa sekarang teriak .apa kamu sedang melamun , ya ."tanya satria dengan tatapan tajam kearah mata ros .ros tidak menjawab langsung jalan ke kamar mandi .


"Berendam dulu sayang ,biar hilang pegel nya ."ucap satria .

__ADS_1


"tapi dady jangan ikut ."ancam ros .


"tidak ,dady cuma ingin bantu kamu gosok punggungmu saja ."ucap satria .ia duduk di tepi bathtup dengan kaki di dalam air menghadap ke punggung ros .satria ambil spon untuk mengosok punggung .


"kamu kenapa sayang ,sejak pulang sampai ke rumah ,kamu diam saja ,tidak bawel seperti biasa .bahkan kamu sering melamun . "tanya satria sambil mengosok bahu ros .


pelan pelan ros mengeser duduknya menghadap satria .ia mendongak menatap wajah suaminya ,dengan tatapan sendu .


"aku takut dady ."suara ros manja .


Cup


satria mengecup bibir istrinya .


"takut kenapa sayang ," tanya satria semakin penasaran .


"takut sama bunda ." jawab ros dengan suara lirih dan mata yang berkaca kaca .


"takut sama bunda .memang ada apa dengan bunda .kamu lakukan kesalahan apa ,kenapa harus takut ."tanya satria yang membuat air mata ros lolos dari kelopaknya


"takut bunda marah ,dan menyuruh kita berpisah ."ucap ros lirih penuh dengan keresahan .


"apa alasan bunda marah dan menyuruh kita pisah ."tanya satria semakin penasaran .

__ADS_1


"karena aku cucu oma carolin .wanita yang ingin membunuh dady dan bunda tiga puluhan tahun yang lalu ."ucap ros .satria segera merosot ke dalam bathtuhp dan mendekap istrinya .


"kenapa punya pikiran seperti itu ,sayang .bunda tidak akan lakukan itu .dan itu bukan kesalahan kamu juga ."ucap satria menghibur istrinya yang lagi ketakutan .


__ADS_2