
AKU CINTA PADA MU
Perpisahan kini telah mereka lalui penuh tangis dan haru, bahkan siswa terkenal dengan kenakalan nya saja bisa menangis sesenggukan di pelukan guru yang pernah menghukum nya, apalagi siswa yang baik-baik dan panutan semua siswa yang lain seperti Clara Dev dan ketiga sahabat nya.
Mereka berpelukan secara bersamaan sembari mengenang masa-masa di mana mereka baru pertama kali masuk sekolah hingga sampai di titik jauh ini.
Tangis mereka larut selarut larut nya, berpelukan sembari mengenang masa mereka pertama kali menginjakkan kaki nya ke sekolah hingga di detik di mana mereka harus terpisah untuk melangkah ke jenjang yang lebih jauh.
" Teman-teman maafkan atas kesalahan gw selama ini, maaf atas segala perilaku gw yang kurang baik kepada kalian semua, maaf jika kata-kata gw pernah menyakiti hati kalian terutama lu Han."
Tangis sesugukkan Wahyu yang masih memeluk ketiga sahabat nya semakin membuat hati Jihan pilu, apalagi perkataan nya beberapa waktu lalu.
Mengapa perasaanku gak enak begini tuhan, jauhkan aku dari pikiran buruk ini.
Perlahan mereka melepaskan pelukan nya dan saling menata kembali posisi mereka sebaik mungkin.
__ADS_1
" Sama Yu gw juga minta maaf banget sama kalian kalau selama ini gw berteman sama kalian, gw suka buat ulah dan terkadang buat kalian sakit hati i'm so sorry."
Aji yang notabene nya pria yang ceria dan pembawaan nya tenang kini penuh dengan air mata yang membasahi wajah nya.
" Sama guys gw juga minta maaf sama kalian kalau selama ini gw suka buat kalian kesal, gak nyangka aja kalau kita secepat ini akan berpisah, tapi gw percaya kalau ini bukan akhir dari segala nya." Dev terlihat tegar namun di satu sisi sudah pasti ia akan berpisah jauh dengan sahabat nya terutama Clara, sang pujaan hati nya.
" Benar apa yang kamu katakan Va, aku yakin pasti kita akan kumpul sama-sama lagi suatu saat nanti."
Acara perpisahan sekolah pun telah usai, semua orang telah membubarkan diri kurang lebih 15 menit yang lalu.
Tak bagi mereka berlima, sebelum nya mereka telah meminta izin kepada kedua orang tua mereka.
Mereka menggunakan kendaraan sepeda motor yang mana Dev dan Clara saling berbonceng, begitu pun dengan Wahyu dan Jihan yang berboncengan berdua, hanya Aji seorang lah.
Sembari mengemudikan sepeda motor nya Wahyu selalu melemparkan kata-kata rayuan yang mana membuat hati Jihan terenyuh.
" Lu tau gak Han andai kata-kata ini nyata. Gw hanya berharap Jika harus memilih, antara nafas dan cinta. Maka gw memilih nafas terakhir untuk mengatakan,,,,,"
Sebuah kalimat yang mana membuat hati Jihan semakin berdebar sekaligus gusar, entah mengapa perkataan Wahyu seolah tersirat bagaikan sebuah kata perpisahan.
__ADS_1
Jihan pura-pura tidak tau apa kalimat yang selanjut nya akan di utarakan Wahyu.
" Kenapa lu bilang gitu Yu, terus kenapa gak di teruskan kalimat selanjut nya."
Ada rasa penasaran di hati Jihan, kalimat apa yang akan Wahyu katakan kepada nya.
Tak terasa mereka telah sampai di taman kota dan hari pun menjelang petang, sudah pasti sangat ramai pengunjung terutama para muda-mudi apalagi malam ini malam Minggu.
" Udah sampai Han,,,, nanti kalimat itu akan gw teruskan kalau kita berdua nanti oke, yuk susul Dev sama yang lain."
Tangan hangat Wahyu menggenggam erat jemari Jihan melangkah menyusul Dev Clara dan Aji yang sudah terlebih dahulu sampai.
Sebenarnya gw mau bilang kalau gw cinta sama lu Han, entah kenapa gw mau nya ungkapkan nya di tempat yang hanya kita berdua aja.
...****************...
Wahyu kenapa gak bilang aja sih kalau suka sama Jihan, ungkapin dong author tunggu loh ya🥺
Maaf ya reader bestie baru bisa up karena ada kesibukan di dunia othor 🙏 tapi pasti othor bakal sempatkan up kok.
__ADS_1
Dukung terus ya karya othor terima kasih salam hangat reader bestie semua nya ❤️