ANTARA JARAK DAN CINTA

ANTARA JARAK DAN CINTA
SAY GOOD BYE


__ADS_3


SAY GOOD BYE



Sesampai nya di bandara internasional Soekarno-Hatta, Dev di antaranya langsung oleh ayah, bunda dan paman Andi juga putra nya Irgi, tak lupa juga si lucu Dav.


" Kak. Nanti kalau sudah sampai di sana jangan lupa hubungi ayah ya nak, bismillah aja ya,,,, ayah yakin sama kamu, bahwa kamu mampu dan bisa menghadapi semua nya." Nasihat yang tak pernah lelah selalu tuan Hazlan berikan kepada putra sulung nya.


" Iya ayah pasti akan selalu kakak ingat semua pesan-pesan ayah bunda dan paman Andi." Jawab nya tersenyum lirih.


Sekretaris Andi yang merupakan ayah kedua bagi Dev pun tak pernah luput akan selalu memberikan motivasi kepada nya. Bahkan Irgi yang dulu nya terkenal pendiam dan dingin, semenjak kenal dengan sosok Dev berubah menjadi hangat dan penuh senyuman.


" Nak Dev. Paman juga akan selalu menunggu kabar mu di sana, terus lah melangkah semampu mu apalagi seorang laki-laki harus kuat akan setiap tantangan yang ada, paman sangat yakin seratus persen kamu mampu dan bisa membanggakan kami semua, benar begitu tuan Hazlan, nona Sita?"


" Betul sayang apa yang di katakan paman mu, bunda menaruh harapan besar kepada mu, jangan pernah menyerah karena perjuangan mu baru saja di mulai nak."


Bunda Sita pun juga ikut memberikan sebuah pesan bermakna dalam diri Dev.


" Terima kasih semua nya, aku janji akan membuat kalian bangga saat aku sukses di negeri orang. Jangan pernah putus mendoakan Dev, karena hanya itu yang selalu aku butuhkan setiap aku melangkah."


Tak kuasa menahan tangis, kini pecah sudah air mata yang sedari tadi di tahan nya.

__ADS_1


Paman Andi melangkahkan kaki, bersampingan dengan Irgi yang ikut melangkah menuju ke arah Dev.


Sebuah pelukan hangat mendarat sempurna.


" Paman akan selalu mendoakan mu son, doa paman dan semua nya selalu mengiringi langkah mu, jangan pernah takut akan tantangan. Justru tantangan itu lah yang mengantarkan kamu bisa sukses nanti."


Paman Andi melepaskan pelukan hangat nya kepada Dev, kemudian beralih kepada Irgi yang memeluk Dev yang sudah menjadi saudara bagi nya.


" Terus lah raih impian mu tuan Dev, saya yakin anda pasti bisa bahkan anda yang akan meneruskan usaha tuan Hazlan bukan orang lain, jadi anda harus lebih hebat dari orang tua kita,,,,begitu pun dengan saya. Jadi mari lah kita sama-sama berjuang." Irgi memberikan semangat kepada Dev dan juga untuk diri nya.


Melepaskan pelukan itu dan Dev menepuk bahu Irgi.


" Terima kasih brother, kamu sudah ku anggap seperti saudara ku sendiri, oh iya bukan kah kamu juga akan kuliah di Turki? mari kita bersaing secara sehat." Ucap nya bersemangat.


Tak ingin kalah dari Dev, Irgi pun akan bersemangat untuk meraih impian nya.


Sementara orang tua mereka yang melihat semangat dan kedekatan mereka bangga dan terharu.


" An, lihat lah mereka kedua. Mereka begitu bersemangat ingin sukses, doa ku tidak pernah putus menyertai mereka. Aku berharap Dev dan Irgi jauh lebih hebat dari kita An." Bisik nya lirih kepada Sekretaris Andi.


Sampai bunda Sita meneteskan air mata nya menatap bangga kepada kedua putra nya yang hebat-hebat itu.


" Benar tuan, bahkan yang saya berharap jika mereka bisa meneruskan bisnis tuan yang sudah berdiri lama sekali. Kita juga tidak tau umur tuan, sampai kapan kita bisa ada di dunia, saya merasa bahwa saya ingin sekali memberikan kebahagiaan yang maksimal untuk putra semata wayang saya sebelum saya pergi." Terdengar lirih dan sedih ucapan paman Andi setiap perkataan yang terlontar dari mulut nya.

__ADS_1


Tuan Hazlan sampai terkejut mendengar nya.


" apa yang kamu katakan Andi, jangan pernah mendahulukan takdir tuhan, aku tau umur tidak ada yang tau, tapi yang pasti kita jangan sampai berpikir pendek akan hal ini. Come on Andi, memang kita sudah tidak muda lagi tapi bagaimana kita bisa menguatkan kedua putra-putri kita An, aku tidak ingin kehilangan orang-orang yang aku cintai. Aku yakin kamu pasti kuat melawan sakit mu, aku sudah lama mengenal mu sejak mendiang paman Raka masih ada bersama papa, bahkan kamu tau sendiri kan bagaimana sedih nya papa saat mendiang paman Raka tiada." Tanpa terasa air mata tuan Hazlan mengalir mengingat kejadian yang sudah lama telah berlalu.


Ya. Sekretaris Andi mengalami sakit jantung beberapa tahun terakhir, terkadang bisa kambuh jika kondisi nya mendadak down.


" Saya tidak tau tuan, tapi saya merasakan jika umur saya tidak panjang. Jika benar itu terjadi, saya mohon kepada tuan agar Irgi menggantikan posisi saya nanti, saya yakin Irgi jauh lebih hebat dari saya. Saya juga merindukan sosok istri saya yang sudah terlebih dahulu meninggalkan saya saat melahirkan buah hati kami, jagoan kami. Tak berselang lama ayah saya juga ikut meninggalkan saya, lalu di ikuti ibu saya." Ucap nya berbisik lirih dan tetesan air mata mengalir di pipi nya.


Sengaja mereka sedikit menjauh dari Dev dan Irgi agar mereka tidak khawatir dan sedih mendengar sakit yang di derita ayah Irgi, Sekretaris Andi.


----------------


Seorang wanita cantik yang juga saat ini sedang mempersiapkan segala perlengkapan, untuk melanjutkan pendidikan nya ke luar negeri, tepat nya di negara Paman Sam Amerika serikat.


" Deva,,, ini adalah awal dari kisah cinta kita di mulai, aku berharap semoga kamu bisa sukses di sana dan tentu nya aku yakin kamu selalu ingat dengan ku. I LOVE YOU AND GOOD BYE MY LOVE." Gumam nya lirih sembari menatap foto Dev bersama nya di sebuah pantai dengan menatap indah nya sunset.


...****************...


HAI READER BESTIE ❤️


MAAF YA BARU BISA UP, KARENA OTHOR ADA KESIBUKAN DI DUNIA NYATA. OIYA KIRA² KALAU CERITA INI ADA SOUNDTRACK BAGUS GAK YA?


ALWAYS STAY TOON YA DI CERITA INI TERIMA KASIH ❤️

__ADS_1


__ADS_2