ANTARA JARAK DAN CINTA

ANTARA JARAK DAN CINTA
HARUS SEMANGAT


__ADS_3


HARUS SEMANGAT



Tanpa mereka sadari ada sepasang mata melihat nya penuh kesedihan.


" Terima kasih kak Ariel, ayah ,semua nya kalian memang orang yang baik. Aku akan berusaha untuk melawan sakit ku ini." Gumam nya lirih.


" Entah sudah berapa air mata yang kalian teteskan untuk menangisi hidupku yang malang ini,,,


" Mengapa aku harus selemah ini tuhan,,,,


kenapa aku harus mengulang kesedihan itu untuk kesekian kalinya."


Wahyu yang saat itu bersama teman nya, merasa ada sesuatu yang tertinggal.


Flashback on


Beberapa sahabat Wahyu datang ke rumah nya hendak mengajak nya bermain, termasuk Dev, Clara dan kekasih tercinta Jihan pun ada di sana.


" Guys kita healing ke taman kota tempat biasa kita nongkrong yuk, mau gak." Ajak Aji.

__ADS_1


" Ya gw mah ikut aja daripada di rumah suntuk guys." Sambung Panji.


" Oke lah kalau begitu, tapi tunggu dulu ya gw ambil ponsel gw ketinggalan di kamar,,,, bentar aja!!!" Pekik nya sambil berlari memasuki ruang utama.


Sesampai nya ia menginjakkan kaki mencapai ruang utama. Dapat ia lihat dengan jelas, pandangan nya teralihkan saat melihat sosok yang begitu amat ia cintai sedang duduk berdua di sofa ruang keluarga, apalagi dengan raut wajah yang teramat sedih.


" Ada apa dengan ayah dan kak Ariel, mengapa mereka terlihat sedih begitu." Ucap


Wahyu mendengar percakapan antara kakak dan ayah nya yang berada di ruang keluarga, samar-samar ia mendengar setiap perkataan yang terucap dari mereka berdua.


" Bagaimana dengan perkembangan kesehatan adik mu kak. Kak Ariel bicara lah sejujurnya sama ayah nak, ayah siap mendengar semua nya. " sambil berkaca-kaca ayah nya menanyakan kondisi diri nya.


" Ayah... maaf karena sudah membuat kalian berdua sedih dan khawatir, aku akan terus berusaha semampu ku untuk kembali sehat seperti sedia kala,,,"


Menyandarkan tubuhnya di balik tembok, tanpa terasa air mata nya mengalir pilu.


" Ya Tuhan. Sudah cukup engkau membuat orang yang aku cintai harus merasakan kesedihan untuk yang kedua kali nya, sungguh hati ini begitu sakit melihat mereka selalu mengkhawatirkan ku... ya Tuhan, angkat lah segala sakit ku, jangan biar kan kesedihan itu kembali terlukis di wajah bahagia mereka." gumam nya pilu dalam hati.


Dengan sekuat tenaga ia kembali menuju ke arah kamar milik nya dan melewati kedua nya yang saat itu sedang bersedih.


Ariel yang melihat nya melangkah ke arah diri nya dan sang ayah terkejut.


" Loh dek kata nya mau keluar sama teman-teman kok kembali?" Tanya nya bingung.

__ADS_1


Wahyu menatap kedua nya tersenyum manis.


" Iya kak ada barang yang ketinggalan di kamar, kalau gitu aku ke atas dulu ya soal nya udah di tungguin sama yang lain di depan."


Ucap nya hendak beranjak dari tempat kakak dan ayah nya.


" Mengapa tidak kamu ajak mereka masuk dek, kan biar sekalian nungguin kamu mereka minum makan cemilan." Ujar Ariel.


Sedangkan sang ayah mendadak sibuk dengan ponsel. Ya, ayah Wahyu adalah seorang pengusaha, walaupun begitu namun baik itu ayah sendiri maupun kedua anak nya lebih suka kehidupan yang sederhana namun penuh dengan cinta dan kasih sayang.


" Aku udah ajak kak tapi mereka gak mau yaudah lah aku gak bisa maksa." Setelah nya ia beranjak dari sana hendak menuju ke kamar nya.


Sementara di luar rumah Wahyu.


" Guys gw gak nyangka kalau Wahyu punya penyakit." Ucap Aji pilu.


" Iya bro gw juga baru tau dari Jihan, sumpah gw sendiri gak nyangka apalagi tuh penyakit bahaya." Sambung Panji.


" Inti nya sekarang kita selalu doakan agar Wahyu bisa sembuh dan sehat seperti sedia kala, kita juga sebagai sahabat untuk terus selalu support dia dan berikan dia semangat supaya dia mampu melawan segala sakit nya."


" Betul Dev, kita semua harus selalu berdoa yang terbaik untuk Wahyu agar dia sembuh total dan sehat wal'afiat."


" Aamiin." Jawab mereka serempak.

__ADS_1


...****************...


Wahyu cepat sembuh ya othor sayang Wahyu 🥹


__ADS_2