ANTARA JARAK DAN CINTA

ANTARA JARAK DAN CINTA
TIDAK MUNGKIN


__ADS_3


TIDAK MUNGKIN



Benar bukan? cinta tidak ada yang berjalan mulus dan datar seperti jalan yang di buat oleh puluhan manusia, di setiap pertengahan jalan pasti ada tantangan tersendiri untuk di hadapi, baik di lewati sendiri maupun bersama-sama.


waktu terus berganti, hari berganti hari. Kini tak terasa mereka telah sepakat memutuskan untuk mengejar impian mereka di negeri orang.


Tak mudah menata hati yang sudah tersusun rapi, harus hancur berkeping-keping karena perpisahan.


" Apa kabar mu di sana Deva, apakah kamu merindukan aku yang sama saat ini merindukan mu juga."


Indahnya kota California, Amerika Serikat sangat mendamaikan hati setiap orang yang menatap nya. Clara memandangi keindahan kota tersebut di balik balkon di apartemen nya ia tinggali.


Clara memutuskan untuk mandiri dan tinggal di apartemen ketimbang tinggal bersama sang kakak yang ada di New York.


Waktu menunjukkan pukul 6 petang wilayah Amerika dan sekitarnya.


Clara saat ini tengah sibuk mempersiapkan segala keperluan kuliah nya, sesekali menikmati indah nya sunset dan secangkir teh hijau kesukaan nya di balkon.


Tiba-tiba ada suara notifikasi di ponsel nya, dengan sigap ia melihat siapa yang mengirimkan pesan kepada nya.


Deva ❤️


" Hai Ara apa kabar, maaf ya mengganggu waktu kamu,,,, Ara. Aku merindukan kamu."


sungguh tidak di percaya dengan pesan yang di terima nya, padahal ia tidak sama sekali menghubungi pria ini, tapi mengapa tiba-tiba pria ini menanyakan kabar nya, ya memang terdengar biasa, tapi tidak dengan Clara sendiri, apalagi sampai mengatakan rindu kepada nya.


" Ya ampun,,,, Deva. Apa sebegitu kuat nya cinta kita berdua,,, aku bahkan jauh lebih merindukan kamu."


Ia tak mampu hanya sekedar membalas pesan dari pria yang sudah membuat diri nya rindu sedalam dalamnya.


.


.


.


.


.


.


Sementara di belahan dunia lain nya, tepat nya di kota London, Inggris. Seorang pria yang yang juga sedang menikmati indah nya kota tersebut di balkon apartemen tempat nya.


Meskipun sudah tengah malam, namun mata pria tersebut belum terpejam sama sekali seolah masih beradaptasi dengan perbedaan waktu.


Ada segenggam rindu yang ia ingin lepaskan dengan mengirimkan pesan singkat kepada sang pujaan hati.

__ADS_1


" Kenapa semakin jauh dari dia semakin gw kangen ya,,,, ya tuhan kenapa sangat sulit sekali."


Sesekali melihat pesan yang ia kirim kepada Clara, namun belum ada balasan dari gadis itu. Dev langsung berinisiatif menghubungi nya.


Tuuuuuuuttttttt.....


" Hallo Deva."


Ya. Suara itu lah yang sangat Dev rindukan, walaupun sudah seminggu mereka berpisah, bukan berarti komunikasi pun ikut terputus. Bahkan setiap hari Dev maupun Clara tidak pernah bosan untuk berbagi kabar.


" Hallo Ara, kamu apa kabar."


" Baik Va, kamu sendiri apa kabar nya?"


" Alhamdulillah aku baik juga, gimana selama kamu di California, kuliah kamu oke aja kan?"


" Alhamdulillah Va mulai lusa aku udah mulai kuliah, kamu sendiri gimana di London?"


" Ya sama seperti kamu Ra, lusa juga aku udah mulai kuliah."


Hingga tanpa terasa mereka begitu larut dalam obrolan telepon yang di sambung kan oleh Dev.


.


.


.


.


.


" JiYu sayang." Panggil pria berparas tampan itu lembut.


" Iya YuJi sayang, ada apa?"


Helaan nafas panjang dari pria tampan itu terdengar sedikit lirih, seolah ada sebuah ungkapan ingin ia sampaikan kepada gadis yang ada di hadapan nya.


" Aku mau bicara jujur sama kamu, aku harap sebelum kalimat yang aku jelaskan semua, jangan kamu sanggah dulu ya, aku mohon perlahan kamu rasakan semua nya." Ucap pria itu lirih.


Perasaan apa ini, mengapa rasa nya bagaikan di hantam ribuan belati tepat mengenai jantung ku. Ya Tuhan buang lah semua pikiran buruk ku.


Wanita itu merasa was was dengan kalimat yang akan di sampaikan oleh lelaki yang amat ia cintai.


" Jihan,,,, jika suatu saat nanti aku gak ada buat kamu di kala kamu sedih,,,,"


Rangakaian kata kembali terputus, seperti nya pria itu tidak sanggup untuk melanjutkan kalimat berikut nya. Namun ia kembali perlahan menghirup udara dan menstabilkan diri nya.


" Pejamkan mata kamu dan,,,,,, da,,,,,ddaan,,, dan sebutlah nama ku di dalam hati kamu."


Bahkan ia tak mampu hanya sekedar menatap wanita yang sudah berhasil membuat nya jatuh cinta.

__ADS_1


Tes


" Kenapa kamu bicara begitu Wahyu, kamu mau ninggalin aku hah!! apa aku udah gak ada arti nya buat kamu hiks,,,,, kenapa? kenapa bilang begitu seolah kamu mau pergi jauh dan gak akan kembali,,,,,, hiks hiks." Jerit pedih hati Jihan kala Wahyu mengatakan sebuah kalimat yang menyiratkan perpisahan.


" Bukan begitu Han, bahkan kamu jauh lebih berarti dari hidup dan mati aku, kamu segala nya buat aku, gak ada yang bisa menggambarkan kebahagiaan buat aku selain melihat kamu bahagia. Sumpah demi tuhan,,,, cinta aku kepada kamu tulus dari relung hati ku paling dalam."


" Tapi aku merasa jika kita tidak akan bisa bersama, bahkan aku merasakan firasat jika aku yang akan pergi jauh dari kamu, dan mungkin tidak bisa kembali apalagi hanya sekedar mendekap hangat tubuh kamu."


Bahkan Wahyu sendiri tak kuasa menahan air mata nya yang sedari tadi ia tahan yang pada akhir nya pecah.


" Semua ucapan kamu itu omong kosong!!! kamu mengatasnamakan takdir kalau kita gak akan bisa bersama, pikiran kamu terlalu jauh sampai ke sana wahyu!!! Oh aku tau, atau jangan-jangan kamu udah ada yang lain selain aku! iya kan ? Jawab!" Bentak Jihan tak tertahan.


Amarah sekaligus kesedihan Jihan tertumpah begitu saja tanpa terkendali.


" Gak pernah terlintas di pikiran aku buat khianati kamu Han,,,, aku sayang sama kamu, tapi kamu juga harus tau kalau kita gak akan mungkin bersama,,,, Karena aku,,,,,penyakitan." Mata pria tampan itu memerah atas tangis yang ia tahan, perlahan menetes membasahi wajah nya.


Sungguh di luar dugaan, selama ini Wahyu yang selalu terlihat sehat dan baik-baik saja mengidap suatu penyakit.


Dengan lirih Wahyu meraih kedua tangan Jihan dan mendekap di dada nya, merasakan sendiri detak jantung nya.


" Aku punya penyakit jantung Han, hidup aku gak akan lama lagi,,,, kamu bilang kamu gak ada arti nya buat aku? kamu lah kebahagiaan aku Han, kamu wanita yang amat aku cintai setelah mendiang ibu ku. Kamu cinta terakhir ku, kamu seperti nafas buat aku setiap aku menghirup nya."


" Jika nanti aku pergi,,,,, kamu harus selalu bahagia ya. Dan jika suatu saat nanti kamu menemukan cinta yang baru, aku orang yang paling pertama berbahagia melihat kamu bahagia bersama seseorang itu. Aku berdoa semoga pengganti aku jauh lebih menyayangi kamu melebihi aku mencintai kamu,,,,,sayang."


Terdengar kecupan manis mendarat sempurna di kening Jihan saat Wahyu mengecup nya penuh cinta.


Gelengan kepala seolah tidak mungkin ini terjadi.


" Hiks,,,,, hiks itu semua gak benar kan sayang hiks,,,, kamu gak mempermainkan aku kan,,,, kamu gak bohongi aku kan? rasa nya gak mungkin ini terjadi sama aku hiks."


Wahyu tidak menjawab melainkan memberi sebuah dekapan hangat dan kecupan manis di kepala Jihan.


" Tidak mungkin,,,,hiks."


...****************...


Jadi baru terjawab kenapa Wahyu selalu memberikan makna yang menyayat hati, sebab karna hal ini.


Hallo reader bestie.


Mohon maaf ya othor jarang up, tapi insya Allah othor selalu sempatkan diri untuk update Devara dan Yuji lovers ❤️


Jangan lupa juga kunjungi Sosmet othor


Ig : PenaCantikPutri


FB: Putri Juwita


Terima kasih 🙏


Saranghae reader bestie ❤️

__ADS_1


__ADS_2