ANTARA JARAK DAN CINTA

ANTARA JARAK DAN CINTA
AKU CINTA PADA MU 2 ( SPESIAL JIYU )


__ADS_3


AKU CINTA PADA MU 2 ( SPESIAL JIYU )



Sebenarnya gw mau bilang kalau gw cinta sama lu Han, entah kenapa gw mau mengungkapkan nya di tempat yang hanya kita berdua aja.


Entah mengapa terasa keluh di lidah, saat ingin mengungkapkan kata manis sebuah cinta.


Sesampai nya mereka di taman kota mereka berkumpul bersama sembari bersenda gurau, apalagi di teman kan dengan cemilan segunung yang di belikan oleh Aji.


Namun tiba-tiba suara panggilan mengejutkan mereka semua.


" Woiiiiiii."


Teriak suara itu seperti suara laki-laki, lalu Clara dan yang lain nya melirik siapa orang itu.


" Eh Panji sini kumpul sama kami semua." Sahut Clara.


Kemudian Panji menghampiri mereka yang sedang asik memakan cemilan.


" Widih lama gak kelihatan nih bos." Sindir halus berasal dari Wahyu.


" Hehehehe sorry ya akhir-akhir ini gw gak pernah kumpul sama kalian soal nya ada problem sedikit." Ucap nya salah tingkah.


" Oh gitu ya yaudah inti nya masalah lu kelar dah gitu aja."


" Iya Yu thanks ya."


" Santai kali Nji kan kita friend."


Mereka memutuskan untuk berkumpul bersama, dengan di selingi oleh canda dan gelak tawa menambah keseruan mereka.


Hingga tanpa terasa hari mulai gelap, mereka pun membubarkan diri untuk kembali pulang.


Time yang tepat bagi Wahyu, karena di situ juga bertepatan dengan malam Minggu, maka Wahyu sebelum nya mengajak Jihan berjalan-jalan menyusuri setiap sudut kota metropolitan tersebut.


" Han lu mau jalan dulu gak sebelum pulang, mumpung malam Minggu nih seru tau jalan-jalan keliling gitu." Dengan sedikit paksaan Wahyu mengajak Jihan jalan-jalan.


Awal nya Jihan ingin menolak karena merasa lelah seharian bermain dengan mereka, tapi melihat Wahyu yang memohon kepada nya, ia merasa tidak enak hati kemudian mau mengikuti nya.


" Oke deh tapi jangan pulang malam-malam ya, soal nya gw gak izin pulang lama sama orang tua gw."


" Iya gak lama kok tenang aja."


Wahyu menghidupkan motor nya tak lupa sebelum nya ia memasang kan helm kepada Jihan.


" Thanks ya." Jihan terlihat salah tingkah saat Wahyu memasang kan helm untuk nya.

__ADS_1


Wahyu tersenyum manis menatap nya dan mengangguk pelan.


Mereka saling bertatapan mata tanpa berkedip, hingga angin bertiup menyadarkan mereka berdua agar memutuskan tatapan mereka entah apa arti dari tatapan kedua nya.


...Mata nya indah sekali ya tuhan, izin kan kali ini saja aku membahagiakan nya hingga suatu saat kau akan mengambilku dari nya. Aku ingin selalu ada di dekatnya, menjaga nya dan menyayangi nya....


...Dan jika dia bertemu dengan seseorang yang jauh lebih baik dari ku, akan ku lepaskan dia dan aku akan meminta kepada seseorang itu untuk menjaga wanita ku setelah ku pergi nanti dan waktu itu entah kapan akan datang....


...Tapi aku merasakan, jika aku ingin sekali melihat gadis cantik yang ada bersama ku bahagia dan mengenal banyak cinta yang tulus sebelum kepergian ku. Entah firasat apa ini, apakah benar aku akan pergi dan tak kembali....


Tiba-tiba saja lamunan Wahyu di kejutkan oleh Jihan, ternyata sedari Wahyu melamun Jihan sudah memperhatikan nya dengan tatapan yang aneh.


" Lu kenapa melamun gitu kesambet loh malah udah malam." Gerutu Jihan.


Sedangkan Wahyu hanya cengengesan menanggapi nya.


" Ya udah yuk jalan nanti keburu malam."


Mereka berdua menyusuri setiap sudut kota dengan motor yang di kendarai oleh Wahyu.


Tempat tujuan utama mereka adalah sebuah pasar malam, di sana begitu banyak pasangan muda mudi maupun satu keluarga mengisi malam Minggu mereka dengan memilih pasta malam sebagai tujuan utama mereka.


15 Menit kemudian...


Mereka telah sampai di pasar malam yang sudah di padati para pengunjung.


" Wah ramai sekali tempat nya, makasih ya Yu udah ajak ke sini."


Jleb


Pelukan hangat mendarat sempurna di tubuh bidang Wahyu.


Apa ini,,,, kau sendiri yang memulai nya, jangan salahkan aku jika kamu tidak bisa lepas dari ku.


Jihan tersadar dan perlahan melepaskan pelukan itu. Terlihat dari wajah nya yang memerah merona malu.


" M,,,mmaafff ya aku refleks meluk kamu." Gugup Jihan.


Hah kamu? sejak kapan Jihan mulai ngomong aku kamu an.


" Iya gapapa kok santai aja. Oiya gw mau lanjutkan kata-kata gw yang sempat terputus itu."


Dengan penuh keberanian Wahyu menggenggam kedua tangan Jihan, jangan di tanyakan lagi bagaimana raut wajah Jihan saat itu juga.


" Gw hanya berharap Jika harus memilih, antara nafas dan cinta. Maka gw memilih nafas terakhir untuk mengatakan,,,,,"


Wahyu menjeda sejenak kalimat akhir. Lalu ia kembali menatap manik mata gadis yang ada di depan nya dengan tatapan penuh cinta.


Menghirup udara malam dan masih pada posisi menggenggam erat tangan Jihan.

__ADS_1


" Aku,,,, cinta,,,, sama,,,, kamu Jihan."


Jihan tak mampu menguatkan diri saat Wahyu mengungkapkan isi hati nya.


" Yu,,,"


Jihan yang semua menunduk kembali menegakkan kepala nya dan menatap Wahyu yang juga menatap nya.


" Aku serius Jihan sedari dulu aku berusaha menahan nya, memang awal itu aku hanya bercanda tapi setelah semakin jauh, semakin dalam juga perasaan ini sama kamu."


Air mata yang tergenang di kelopak mata Jihan kini lolos sempurna mengalir membasahi wajah cantik nya.


Dengan penuh perhatian dan cinta Wahyu menghapus air mata itu dengan lembut sambil merapihkan helaian rambut yang menutupi wajah cantik nya.


Tiba-tiba saja alunan lagu romantis dari arah pasar malam seolah mengiringi awal kisah cinta mereka berdua.


Across the miles


It's funny to me


How far you are but how near you seem to be


I could talk all night just to hear you breathe


I could spend my life just living this dream


You're all I'll ever need....


" Kamu tau, dalam setiap bait lagu itu apalagi you give me strength yang arti nya kamu menguatkan aku."


Jarak antara mereka terkikis dan meninggalkan beberapa centi saja.


" Jadi apa jawaban kamu mengenai perasaan aku ini? apapun jawaban kamu aku akan tetap terima."


Tutur kata Wahyu sangat lembut di telinga Jihan, apalagi posisi mereka begitu dekat.


Sebuah anggukan kepala Jihan menjadi jawaban jika Jihan menerima cinta Wahyu.


Wahyu kembali mendekati Jihan hingga jarak mereka begitu dekat bagaikan prangko, hembusan nafas menyapu telinga Jihan yang mana membuat nya merasakan hawa yang hangat.


Sebuah kecupan hangat mendarat di kening Jihan, sementara ia sendiri menutup mata nya seolah ingin menikmati kecupan manis itu.


Kalimat cinta kembali terurai indah dari bibir pria itu tepat di depan wajah Jihan.


" My love,,, always love you more."


Malam itu dua insan pemuja cinta sedang menikmati hari pertama mereka sebagai sepasang kekasih, juga dengan indah nya langit malam dan sinar bintang maupun bulan semakin bertambah pula nikmat nya malam itu.


...****************...

__ADS_1


Hallo reader Bestie semuanya, kembali lagi bersama othor 🙏


Oh iya untuk yang nanya JiYu itu adalah singkatan dari Jihan dan Wahyu ya guys, sekali lagi selamat ya buat kalian akhir nya kalian jadi sepasang kekasih, othor seneng banget. Bahagia selalu untuk kalian semoga hubungan kalian selalu baik❤️


__ADS_2