Antara Orang Yang Ku Cintai Dan Orang Mencintaiku

Antara Orang Yang Ku Cintai Dan Orang Mencintaiku
Bagian 10


__ADS_3

Saat pulang dari sekolah bersama Akira dan Aryan, Hasa kemudian pergi menuju ke rumah Arin.


"Apa benar ini rumah Arin? " tanya Hasa.


"Kita langsung cek saja dulu, " kata Akira.


Mereka kemudian mengetuk pintu rumah Arin akan tetapi tidak ada jawaban. Mereka terus mencobanya, lalu Akira kemudian mencoba membuka pintu rumah Arin yang ternyata pintu rumahnya tidak terkunci.


"Ya ampun, rumah Arin sangat sempit dan kecil, " ujar Aryan.


"Iya, kau benar. Tapi, rumahnya ini sangat rapi meski kecil, " ujar Akira.


"Tapi, kenapa tidak di kunci? Bahkan Arin juga tidak ada di sini, " ujar Hasa.


"Aku juga tidak tahu, mungkin Arin sedang keluar, " kata Aryan.


Mereka bertiga kemudian keluar dari rumah Arin. Mereka bingung karena mereka terus mencari Arin tapi tidak ketemu. Sampai akhirnya di depan sebuah tokoh, mereka tidak sengaja bertemu Eden.


"Hei, Eden! " panggil Hasa.


Eden kemudian menoleh dan melihat ketiga temannya itu berlari ke arahnya.


"Ada apa memanggilku? " tanya Eden.

__ADS_1


"Kau melihat Arin tidak? " tanya Hasa.


"Untuk apa kau mencarinya? " tanya balik Eden.


"Dia mau minta maaf kepada Arin soal di sekolah tadi, " ujar Aryan.


"Minta maaf? Apa kau yakin Arin akan memaafkanmu? " tanya Eden membuat ketiga temannya itu bingung.


"Katakan saja, apa kau melihat Arin? " tanya Hasa dengan tatapan yang sinis.


"Bukan urusanmu aku melihatnya atau tidak. Aku hanya ingin pulang saja, " ujar Eden.


"Hei! "


"Kau tahu semuanya? " tanya Hasa.


"Yah, aku bertemu Arin tadi. Maaf karena aku bolos tadi, aku tadi bolos karena melihat Arin yang pulang jadi aku mengikutinya, aku sempat tidak melihat Arin tapi akhirnya aku menemukannya," ujar Eden.


"Kau pasti tahu keberadaan Arin, kan? " tanya Hasa dengan suara yang dingin.


"Berhentilah mencarinya, " kata Eden datar lalu pergi meninggalkan ketiga temannya itu.


"Arin ternyata sedang demam, " ujar Akira.

__ADS_1


"hmmm... " Hasa sejenak terdiam.


Meski belum menemukan Arin, Hasa tidak menyerah untuk mencari Arin. Dia ingin terus mencari Arin untuk minta maaf kepadanya. Aryan dan Akira mendukung Hasa untuk mencari Arin.


"Aku akan terus mendukungmu untuk mencari Arin, " kata Aryan semangat.


"Benar, kami terus mendukungmu. Kalau begitu, kami pulang dulu. " melambaikan tangannya kepada Hasa lalu pulang.


"Hei, Akira! Aryan! katanya mendukung gua! " teriak Hasa memanggil kedua temannya itu.


"Kami hanya mengatakan mendukungmu mencari Arin bukan membantu, hehe. Jadi, kami ingin pulang lagian kami sangat merasa lelah. Jadi, sampai jumpa besok, " ujar Akira kepada Hasa.


"Eh? setidaknya bantu aku dulu sekali sajalah, " kata Hasa.


"Aku sangat mengantuk, aku ingin tidur di rumahku, " balas Aryan.


"Aku juga, " lanjut Akira.


Hasa hanya bisa pasrah dan menatap punggung kedua temannya itu dari belakang.


(Rasain tuh Hasa:v)


"Apa aku di abaikan oleh mereka berdua? " tanya Hasa pada dirinya sendiri dengan wajah yang malas.

__ADS_1


Sementara Eden kembali pulang ke rumahnya dan melihat Arin yang sudah ternyata tertidur pulas.


__ADS_2