Antara Orang Yang Ku Cintai Dan Orang Mencintaiku

Antara Orang Yang Ku Cintai Dan Orang Mencintaiku
Bagian 5


__ADS_3

"Aku dengar dari beberapa orang kau itu berpacaran dengan Irlie, " ujar Eden.


"Apa? berpacaran dengannya? Itu tidak benar, mereka hanya berusaha mencocokkan saja itu bukan berita sungguhan, " ujar Hasa.


"Oh, "


"Kau ini, cuek sekali. " memukul-mukul punggung Eden.


"uh? "


Tidak lama kemudian guru mereka juga masuk dan kembali melanjutkan pelajaran produktif. Lama berada di kelas saat belajar akhirnya lonceng berbunyi artinya jam istirahat.


Semuanya keluar dari kelas dan menuju ke kantin. Arin kemudian keluar dari kelasnya dan tanpa sengaja saat keluar menuju ke kantin dia melihat Hasa. Hasa juga menatapnya dan tersenyum kepadanya.


Arin hanya menundukan wajahnya dan langsung masuk untuk memesan makanan. Arin kemudian duduk sendirian dan makan tidak lama kemudian Eden langsung duduk di sampingnya dan di depannya ada Akira dan Aryan.


"Kenapa duduk sendiri saja? " tanya Eden.


"Itu karena semua orang tidak suka padaku. Ngomong-ngomong kalian tidak merasa aneh saat bersamaku? " ujar Arin.

__ADS_1


"Merasa Aneh? untuk apa merasa aneh? Kami suka padamu, " ujar Akira.


"uh? "


"Mungkin mereka menjauhimu karena tampilanmu yang culun. Lebih baik kau ubah tampilanmu sedikit, hehe. " Aryan menyarankan hal itu kepada Arin agar mengubah tampilannya.


"Hah? Lebih baik tidak perlu, aku lebih suka dengan tampilan seperti ini, " ujar Arin.


"Tapi, itu bisa membuat orang tertarik padamu dan bisa berteman denganmu, " ujar Aryan.


"Yang di katakan Aryan itu benar, " lanjut Akira sambil melihat makanannya.


Eden hanya terdiam dan fokus makan saja sambil menatap layar ponselnya. Aryan dan Akira terus mengobrol dengan Arin soal tampilannya yang culun.


"Eden, kenapa dari tadi kau diam saja? "tanya Aryan datar.


" Uh? "


"Hei, setidaknya kita ngobrol bersama, " ujar Akira.

__ADS_1


"Maaf, aku tadi terlalu fokus pada ponselku. Oh yah, pelajaran akan segera masuk. Ayo kita kembali ke kelas masing-masing, " ujar Eden.


"Kau benar, sebentar lagi bakalan masuk. Kalau begitu aku kembali ke kelas dulu. Oh yah, besok libur jangan lupa datang ke pantai yah, banyak orang yang besok di pantai, " ujar Akira kepada Arin.


"Baiklah, aku akan datang, " ujar Arin datar.


"Ck, si culun itu sok akrab dengan mereka bertiga, " ujar Diani menatap Arin dengan tatapan tidak suka.


Semua orang kembali ke kelas mereka masing-masing. Mata pelajaran kembali di mulai. Sore hari jam 15:30 WIB, bel berbunyi yang artinya jam selesai dan semuanya pulang.


Keesokan harinya lagi, Arin sarapan pagi dan seperti biasa dia selalu sarapan pagi dengan sendirian tanpa adanya seseorang yang menemaninya. Setelah sarapan, Arin menuju ke pantai persis yang di katakan Akira dan Aryan.


Arin hanya memakai baju kaosnya dan celana trening. Arin tidak memakai pakaian renang, sesampainya di pantai ternyata sangat ramai. Banyak orang yang datang termasuk Hasa orang yang di sukai Arin.


Hasa, Eden, Akira, dan Aryan berada di bebatuan yang tinggi. Akira melihat Arin yang sudah datang.


"Arin, disini! Kemarilah! " panggil Akira.


Arin melihat ke atas kemudian berjalan ke arah mereka. Arin memanjat baru yang tinggi itu saat akan sampai, Hasa mengukurkan tangannya dan tersenyum kepadanya.

__ADS_1


"Berikan tanganmu, " ucap Hasa.


Eden hanya menatap mereka dengan tatapan yang datar. Hasa kemudian menarik tubuh Arin dan duduk bersama-sama di batu yang tinggi itu. Mereka berlima melihat pemandangan di atas dan menatap laut yang begitu dalam merasa kagum.


__ADS_2