
Sesampainya di sekolah, Arin melihat Hasa yang tersenyum kepada semua orang. Semua orang mengkerumuni Hasa akan keadaannya karena mereka semua khawatir kepada Hasa. Arin hanya tersenyum karena Hasa sekarang baik-baik saja.
Hasa kemudian menoleh dan melihat Arin yang sedang tersenyum kepadanya, saat melihat ke arah Arin, Hasa langsung memalingkan wajahnya lalu pergi.
"Kak Hasa, dia tidak mau melihatku, " lirih Arin kemudian menuju ke kelasnya.
Arin kemudian duduk di bangkunya dan seperti biasa dia di pandangi oleh tamen-temannya. Teman sekolah Arin menatap Arin dengan tatapan tidak, tidak lama kemudian Diana datang bersama Violet dan langsung mengotori meja Arin dengan minuman yang dia bawa.
"Ups, maaf gak sengaja, " ujar Diana dengan senyuman jahat.
Arin hanya terdiam dan tidak melawan, Arin kemudian membersihkan mejanya tersebut sementara semua orang menertawai nya. Setiap hari Arin selalu di bully oleh teman sekelasnya terutama tiga orang wanita di dalam kelasnya itu, yaitu Dina, Tina, dan Violet.
Setelah membersihkan mejanya, guru pun datang untuk melanjutkan pelajaran senin yang lalu. Arin kemudian mengambil bukunya di dalam tasnya, Arin hanya terdiam seperti tidak bisa bergerak karena tubuhnya yang panas tapi, Arin memaksakan dirinya karena dia ingin belajar dengan sungguh-sungguh.
"Kepalaku terasa pusing, jangan sekarang aku harus belajar, " ujar Arin dalam hatinya.
Pelajaran pun kembali di mulai, semua orang duduk di tempat mereka masing-masing. Tiga jam kemudian dalam pembelajaran akhirnya bell berbunyi yang artinya waktu istirahat.
__ADS_1
"Akhirnya istirahat juga, " ujar Arin tersenyum kemudian berdiri dari bangkunya.
Arin kemudian pergi menuju ke kelas Hasa untuk menemui Hasa meski dalam keadaan yang lemah.
"Hallo, apa kak Hasa ada di sini? " tanya Arin kepada salah satu teman kelas Hasa.
"Hasa! ada yang mencarimu, " ujar temannya memanggil Hasa.
Hasa kemudian menoleh dan melihat Arin yang tersenyum kepadanya. Hasa hanya menatap dingin Arin seperti tidak suka lagi padanya, Hasa kemudian berdiri dan menghampiri Arin.
"Ada apa? " tanya Hasa dingin.
"uh... "
"Aku mohon ikut aku sebentar, kak. "
Arin kemudian berjalan menuju ke belakang kelas berduaan dengan Hasa. Hasa hanya kebingungan kenapa Arin mengajaknya ke belakang kelasnya sendiri.
__ADS_1
"Sekarang katakan apa yang ingin kau katakan, " ujar Hasa dingin.
"Uh, soal kemarin maafkan aku. Aku sungguh tidak sengaja dan aku ingin mengatakan bahwa pertama kali aku sekolah di sini aku memperhatikan kakak dan aku sadar kalau aku menyukaimu, kak. Aku menyukaimu, " ujar Arin mengungkapkan semuanya.
"Uh, apa kau pikir karena kejadian kemarin aku akan memaafkanmu? Aku membencimu, jika kau memang benar-benar merasa itu tidak sengaja kenapa kau tidak menolongku? untung saja ada Violet dan Irlie di rumahku tadi pagi dan mereka lah yang merawatku, " ujar Hasa yang sepertinya ada kesalahpahaman.
"Apa? "
"Kau hanya memikirkan dirimu sendiri, seharusnya kau menjauh dariku. Aku tahu mengatakan suka padaku karena hanya tertarik pada wajah tampan ku saja, kan? Asal kau tahu saja, aku membencimu dan semua senyuman yang aku berikan padamu itu semuanya palsu, " ujar Hasa yang menatap Arin dengan tatapan yang tajam.
Tatapan Hasa itu membuat Arin berfikir bahwa Hasa sama saja seperti orang lain dan tidak berbeda. Tatapan Hasa membuat Arin teringat tatapan dari orang-orang yang menatapnua dengan tatapan tajam dan penuh kebencian.
Hasa kemudian langsung meninggalkan Arin di belakang kelas tersebut, Arin hanya mengeluarkan air mata lalu kembali ke kelasnya. Tidak di sangka ada seseorang yang merekamnya dan menyebarkannya di media sosial dengan caption 'di tolak dengan sadis'.
Semua orang melihat itu dan menertawai nya. Arin menjadi semakin terhina di depan semua orang yang mengejeknya.
"Lihat dia, dia yang ada di video ini. Kasian sekali di tolak, hahaha. Dia pikir dia itu siapa sampai-sampai nekad nembak kak Hasa, " ejekan orang-orang mulai terdengar di telinga Arin.
__ADS_1
Arin jadi semakin merasa malu dan langsung ke kelasnya mengambil tasnya lalu pulang begitu saja, padahal belum waktunya jam pulang dari sekolah.