
"Kak Azzam!"Lelaki tadi hanya tersenyum saat namanya diucapkan adiknya.
Azzam pun berdiri dan merentangkan kedua tangannya bak sayap malaikat,dengan maksud supaya adik kesayangannya memeluknya.
Tanpa pikir panjang,Mariam segera berlari memeluk lelaki yang selama ini menjadi salah satu penyemangatnya.
Muhammad Muazzam Syafiq,anak pertama dari pasangan Muhammad Syafiq dan Jihan Almaira merupakan salah satu pengusaha muda di bidang properti.Umur Azzam dan Maryam hanya berjarak 4 tahun.
"Kakak kok ke sini lagi?perasaan kemaren udah ke sini?"
"Lah kok gitu?emangnya kakak ngga boleh ke sini lagi?yaudah deh kakak balik ke rumah kakak lagi"ucapnya.
"Ih bukan gitu,ya aku kan penasaran aja biasanya kakak ke sini cuma sebulan sekali,tapi sekarang udah dua kali.Huhhh gitu aja ngambek!"
"Eit,yang ngambek tu kamu lho ya"
"Nggak!,kata siapa?"
"Nah itu apa coba kalo nggak ngambek?"ujar Azzam lalu duduk.
"Paaan sih!!"sangkal Maryam kemudian duduk di sebelah Kakaknya dengan mengambil banyak jarak.
"Aisshh,udah napa sih,ibu pusing nih liat kalian ribut mulu,Zam jawab aja ngapa sih?"ujar ibu mereka menengahi pertikaian kedua buah hatinya.
"Tuh kak! cepetan jelasiiinnn"rengek Maryam.
"Oke oke,gini dek Kakak ke sini tu mau bilang sama Ayah dan Ibu juga Kamu tentunya,kalo kakak itu mau ngelamar sahabat perempuan kakak"
"Mbak Aisha?"
"Iya"
"Kapan kak?"
"Ntar malem"
"Wah,asyik ketemu lagi dong sama Mbak Aisha"
"Emang siapa yang mau ngajak kamu?Kakak cuma ngajak Ayah sama Ibu kok"
"Huaaa,kok aku ditinggal sendiri sih"
"Kata siapa kamu sendiri?Kan ada cicak,nyamuk,samaaa"
"SAMA APA?"
"HIHIHI"
"Aaaa.. Ayah,Kak Azzam jahat"
__ADS_1
"Udah sih Zam,jangan godain adeknya melulu"ujar Ayah memperingatkan Azzam.
"Iya maaf Yah,Maafin Kakak ya dek?"
"Hmmm"
"Jangan marah dong,ntar cantiknya ilang loh"
"Tau ah!"ucap Maryam kemudian melenggang menuju kamar.
"Eh,kok pergi?ntar mau ikut ngga"
"Nggak,katanya tadi ngga diajak"
"Oh,kamu mau ntar ditemenin sama hihihi"
"Aaa Kak Azzam"Ucap Maryam sambil menangis dan berlari menuju Azzam lalu memukuli punggungnya pelan.
"Jadi gimana?mau ikut ngga?
"MAUU"
"Yaudah sini peluk"
Maryam pun memeluk Kakak kesayangannya dan menangis sesenggukan di dalam pelukan Azzam.
*HENING BEBERAPA SAAT*
"Ehhh,maaf kak"
"Iya,yaudah sana mandi terus siap siap sholat maghrib,kita berjamaah"
"Ehm,aku lagi nggak sholat kak"
Azzam yang paham pun berkata
"Owh,yaudah kamu mandi aja terus siap siap"
"Oke kak,aku ke kamar dulu ya"ujarnya dibalas anggukan oleh Azzam.
Maryam pergi menuju kamarnya meninggalkan Azzam di sofa.Segera ia meraih handuk dan mengambil pakaian kemudian berjalan menuju kamar mandi.
*ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR*
Terdengar suara adzan tepat saat ia mengguyur badannya.
Beberapa saar kemudian🍁
"Dek,ayo berangkat"ucap Azzam di luar kamar Maryam.
__ADS_1
"Iya kak,mau ambil hp dulu"
"Kakak turun dulu ya?"
"Iya"
Di teras rumah🍁
"Adikmu mana Zam?"
"Ben..."
Belum sempat ia melanjutkan kata katanya,Maryam sudah menggandeng tangan Azzam.
"Ayo!"
"Astagfirullah,ngagetin kakak aja kamu dek!"
"Ya iya,maaf kak"ucapnya lalu mengecup pipi kakaknya.
"Yaudah kalian masuk mobil,ayo berangkat"ucap ayah yang tiba-tiba sudah duduk di bagian kemudi mobil.
"Loh,kok yang nyetir Ayah?Nggak Kak Azzam?"
"Iya Yah,Azzam aja yang nyetir"
"Hush nggak papa"
"Ayah tahu jalan ke rumah Aisha?"
"Aduh Zam,kan dulu kita pernah nganter pulang Aisha,ya tahu lah.Lagian walaupun Ayah ini udah tua,Ayah tu nggak pelupa kayak kamu"
"Eh,iya maaf yah"ucap Azzam sambil cengengesan.
.
.
.
.
Jadi pengen punya Kakak kayak Kak Azzam😫.
Penyayang,Baik,Super ramah,ya walaupun agak jahil sih,tapi ngga papa.Pokoknya Kak Azzam itu Kakak ter-the best-lah☺💞👀👏🏻.
Oke gais,hari ini aku up 2 episode ya.Ini rekor👏🏻🤣wkwk.
Mohon juga kritikan dan sarannya juga ya gais🤗🤗.
__ADS_1
See you next episode dadaaa👋🏻👋🏻