Apakah Dia Imamku

Apakah Dia Imamku
Kejutan Tak Terduga Dari Tuhan


__ADS_3

Setelah menghabiskan waktu selama lima belas menit perjalanan,tibalah keluarga Syafiq di kediaman Aisha.Mereka turun dari mobil dan menuju ke pintu sebuah rumah berdinding warna hijau pastel.


"Assalamualaikum"Ucap Syafiq.


"Waalaikumsalam"jawab seseorang dari dalam rumah.


"Eh,tamunya sudah datang,silahkan masuk Pak,Bu,Dek"ujar Nisa yang tak lain adalah ibu dari Aisha.


Keluarga Syafiq pun masuk dan tiba di ruang tamu dengan nuansa biru dan merah muda.


"Silahkan duduk,Pak,Bu,Nak Azzam,Nak Maryam"


"Saya panggilkan ayahnya Aisha dahulu"


"Baik terimakasih"


.


"Silahkan diminum tehnya"ucap seorang gadis berjilbab segiempat warna merah maroon.


"Terimakasih nak Aisha"ucap Jihan.


"Sama sama Tante"


"Eh,jangan panggil ibu dong,panggil aja ibu"


"Eh,iya ibu"ujar Aisha semari tersenyum.


"Nah,sip"


Aisha Khoirunnisa,anak semata wayang dari pasangan Muhammad Khoirul Umam dan Annisa Widiani.Ia merupakan sahabat dari Azzam semasa SD sampai Kuliah.


 


"Kalau begitu,Aisha pamit ke belakang dulu"


"Iya"jawab Jihan.


Tak lama,Pak Umam pun datang dengan ditemani Nisa.


"Assalamualaikum Pak Syafiq,bagaimana kabarnya sekeluarga?"ujar Pak Umam.

__ADS_1


"Waalaikumsalam Pak Umam,Alhamdulillah saya sekeluarga baik,"


"Alhamdulillah kalau begitu,oh ya ada keperluan apa Pak Syafiq ke sini?"


"Baiklah to the point saja ya pak,Saya ke sini untuk melamar Aisha untuk anak saya,Azzam"


"Loh kok bapak yang melamar?seharusnya Azzam nya dong"gurau Umam namun memberi kode pada Azzam.


Mendengarnya,seisi ruangan pun tertawa sementara Azzam hanya tersenyum malu.


"Mi,panggilin Aisha"ucap Umam pada Nisa.


"Iya bi"


Nisa beranjak dari tempat duduknya intuk memanggil Aisha.


"Kalau saya dan uminya Aisha sih setuju setuju saja,apalagi kalian berdua kan sudah kenal lama,jadi saya tahu sifat Azzam,tapi untuk diterima atau tidak,itu keputusan Aisha"ucap Pak Umam.


"Semoga Kak Aisha menerima lamaran dari Kak Azzam,karena Maryam itu pengen banget punya kakak kayak Kak Aisha,cantik baik lagi"ujar Maryam menimpali dan kemudian diberi cubitan oleh Jihan.


"Hehe,maaf om"ucap Maryam setelah mendapat kemarahan dari ibunya.


"Iya nggakpapa Am"


"Duduk Sha"ucap Nisa yang dibalas anggukan oleh Aisha.


*HENING*


"Azzam"ucap Syafiq memberi kode kepada Azzam untuk membicarakan niatnya.


"Aisha"


"Iya?"


"Maukah kamu menjadi penyempurna separuh agamaku Aisha Khoirunnisa?"


*DEGGG*


Rasanya seperti mimpi bagi Aisha,mengingat ia mengagumi sahabat lamanya itu bahkan sampai meminta kepada Tuhan.Dan sekarang,ia mendapat kejutan tak terduga dari Tuhan.


"Bismillah,aku siap menjadi penyempurna separuh agamamu Muhammad Muazzam Syafiq"ucapnya dengan mantap.

__ADS_1


"Alhamdulillah"ucap seisi ruangan.


"Kapan akadnya Zam?"tanya Syafiq.


"Iya Kak Zam,lagian lebih cepat lebih baik"timpal Maryam.


"Gimana kalau lusa Zam?"tanya Jihan.


"Maaf,apa nggak terlalu cepat bu?"tanya Aisha.


"Lebih cepat lebih baik nak"ujar sang ayah.


"Bagaimana kalau Hari Sabtu tanggal 11?" usul Azam.


"Seminggu lagi?"


"Iya Sha,kenapa?ada masalah?"


"Mmm.. enggak kok"


"Oke yasudah,berarti akadnya seminggu lagi ya?"tanya Umam.


"Iya bi"jawab Azzam.


🍁


Hari Sabtu tanggal 11 menjadi hari yang selalu dikenang oleh pasangan pengantin baru Muhammad Muazzam Syafiq dan Aisha Khoirunnisa.Tepat hari ini juga Maryam bertemu dengan seseorang.


.


.


.


.


*Tut tut tut....


Yah ceritanya gantung gimana dong😫


Eitt..... tapi nggak lama kok,inshaallah Author up lagi deh😁😁

__ADS_1


Sampe sini dulu ya perjumpaan kita.See you next episode dadaaa🤗🤗


__ADS_2