Apakah Dia Imamku

Apakah Dia Imamku
Harta,Tahta,Siapa Ya?


__ADS_3

"Lah ini bukannya..."ujar Yusuf dalam hati.


*Klek


Suara pintu mobil bagian belakang terbuka,lalu turunlah Maryam.


"Ayo,masuk dulu"ucap Maryam.


"Eh,nggak ah ntar ngerepotin"ujar Yasmin dan Yusuf bersamaan.


"Enggaklah,lagian ntar lagi kan isya'.Sholat dulu sekalian"


"Yaudah deh.Dek,turun!"


Ketiganya memasuki rumah setelah mengucap salam.


"Eh ada tamu"ujar Syafiq.


"Assalammualaikum Om"ujar Yusuf sambil menyalami tangan Syafiq.Yasmin melakukan hal yang sama namun ia hanya menangkupkan kedua tangannya tanda hormat.


"Waalaikumsalam.Eh,kayaknya Om pernah lihat kamu.Tapi dimana ya?"


Belum sempat Yusuf menjawab,Syafiq melanjutkan kata katanya.


"Ohh,Yusuf yang dulu mondok di desa sini kan?"


"Iya,Om"


"Walah,bagus tenan kamu saiki"


"Alhamdulillah"ujar Yusuf sambil tersenyum.


"Silahkan duduk.Mau minum apa?"


"Matur suwun.Mboten usah repot repot"


"Alah kamu iki kan ya tamu.Moso' tamu gak disuguhi.Buk,ambilkan minum dua.Eh tiga ding"


"Nggih Pak"


Entahlah,tapi kalau tuan rumah sudah begini,siapa yang berani menolak?


"Monggo"ujar Jihan menyuguhkan tiga cangkir teh hangat.


"Matur suwun"jawab Yusuf.


*ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR


Terdengar adzan bergema tanda waktu sholat isya' masuk.Terlihat Seorang perempuan turun dari lantai dua membawa mukena satu pasang eh dua pasang mungkin menuju ke ruang tamu.


"Ayo sholat ke mushola"ujar Maryam.


"Ayo"ujar Yusuf.


"Idihh,ge-er.Aku ngajak Yasmin kok"canda Maryam.


Yusuf menahan malu terlihat dari warna pipinya.Sementara semua yang ada di ruangan tertawa.


"Assalammualaikum"ucap sepasang suami istri yang berdiri di ambang pintu.


Kompak,semuanya menoleh ke arahnya dan menjawab salam.


"Kak Azzam,Kak Aish"ujar Maryam lalu menghambur ke arah keduanya.

__ADS_1


"Masuk dulu,Kak"ujar Maryam kemudian.


"Wah,ada tamu rupanya"


"Iya kak,temen Maryam"


"Sejak kapan kalian jadi temen?"tanya Syafiq.


"Yasmin,Yah"


"Kirain Yusuf"


"Kalian anaknya Tante Halimah kan?"tanya Aisha.


"Iya Kak,kok tahu?"jawab Yasmin.


"Kamu lupa sama aku?"


"Ngga inget Kak"


"Aku anaknya Tante Nisa"


"Oh,Tante Nisa yang dulu sering datang ke rumah kita?"


"Iya,waktu itu Yusuf masih umur sembilan tahun dan kamu masih tujuh tahunan lah.Kalian sering aku ajakin main ayunan di taman deket rumah kalian.Terus Si Yusuf nyungsep gara gara main ayunannya ke kencengan"


Semuanya pun tertawa.


"Udah udah.Kita sama-sama ke mushola aja"ujar Syafiq menghentikan candaan.


Semuanya bergegas menuju mushoa.Tak lupa Maryam memberikan satu pasang mukena yang dibawanya tadi kepada Yasmin.


🍁


Waktu menunjukkan pukul sembilan belas lewat empat puluh lima menit.Syafiq mengajak keluarganya dan juga tamunya untuk makan malam.


"Om,saya pamit pulang dulu,sudah malam"


"Wah,buru buru banget sih.Calon mantu"


"UHUKK!"


Maryam yang sedang memakan semangka tersedak akibat ucapan Ayahnya.


Refleks,Yusuf mengambilkan air minum untuk Maryam.


"CIEEEEEE"


Ujar semua orang yang melihat kejadian tersebut.


Alhasil,keduanya menjadi malu terlihat dari warna pipi yang berubah drastis.


Setelah makan malam benar benar selesai,Yusuf dan Yasmin pun pamit pulang.


🍁


"Dek?"


"Eh,Kak Azzam"


"Belum tidur?"


"Udah kak,ini lagi ngelindur"

__ADS_1


Karena gemas,Azzam pun mencubit kedua pipi Maryam.


"Kamu ini bisa aja"


"Bisa lah,Maryam gitu"


"Dek?"


"Kenapa Kak?"


"KKalian tuh cocok lho"


"Kalian? Siapa?"


"Ya kamu sama Yusuflah,masa sama Yasmin"


"Cocok darimana,yang ada aku tu malu banget kalo ketemu dia"


"Tapi tadi kok ngga?"


"Kan rame"


"Tapi kan sama aja ketemu"


"Kan ngga cuma kita berdua"


"Oh,jadi pernah ketemu berdua"


*Bukkk


Karena kesal,Maryam memukul lengan Kakaknya.


"Apasih Kak Azzam"


"Lha apa?"


"Tau ah"


"Dih,ngambek"


"Yang ngambek Siapa ya?"


"Kamu lah"


"Ngga tuh"


"Masa?"


"Heemm"


Melihat adiknya seperti itu,terlintas di pikiran Azzam untuk melakukan sesuatu yang membuat adiknya tambah kesal.


"Aaaa,udah Kak Azzam! geli"


Mereka berdua pun berlari lari di dalam rumah,karena Azzam yang terus terusan menggelitik Maryam dan Maryam yang mencoba menghindar dari Azzam.


.


.


.


.

__ADS_1


Hai ceritanya gantung dulu wkwk


See you next episode dadaa,👋🏻👋🏻


__ADS_2