
πππ
"....Karena ku percaya,,sejauh apapun langit dah bumi memisahkan,berapa lama pun waktu memisahkan,jika engkau tercipta untukku,orang lain bisa apa?"
πππ
"Saya terima nikahnya Ianira Fatimah Az Zahro binti Muhammad Hasan dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai".
"SAH?".
"SAH".
Kini,berpindah sudah kewajiban ayah terhadap putrinya,dimana kini kewajiban melindungi dan menafkahi menjadi tanggung jawab suaminya.Meski berat,namun lambat laun semua itu akan terjadi,dan semoga saat peristiwa itu terjadi,baik awalnya dah juga akhirnya.
"Alhamdulillah,selamat ya Fat,semoga kalian menjadi pasangan sakinah mawaddah warohmah,diberi keturunan yang sholeh sholehah dan langgeng sampai ke jannah"do'a Maryam kepada Fatimah dan Ali.
"AAMIIN"ucap Ali dan Fatimah bersamaan.
"Terus lo kapan nikahnya?jomblo mulu perasaan"ucap Ali dengan nada meledek.
"Ih apaan sih,iya iya yang udah halal"ujar Maryam dengan memperlihatkan wajah kesalnya.
"Makanya,cepet nyusul"ucap Ali dan Fatimah bersamaan sambil terkekeh.
"Tau ah,gue mau makan,BYE!!"ketus Maryam lalu pergi meninggalkan mereka.
"Gitu aja ngambek"ucap Ali sambil terkekeh.
"Udah biarin,palingan ntar juga ketawa lagi"ucap Fatimah yang membuat Ali kembali terkekeh.
Dari kejauhan,tampak ada sepasang mata mengamati keduanya dengan tatapan tak suka.
"Faatiimaah!! aku pulang dulu ya"pamit Maryam dengan berteriak.
"Hush,jangan teriak teriak,suara lo tu aurat"ucap Ali.
"Iya nih,ngga usah teriak kan gua udah denger,lagian jarak kita juga deket"
"Au ah,kalian sama sama ngeselin,dasar jodoh!".
__ADS_1
"Aamiin"ucap Ali dan Fatimah.
"Yaudah sana pulang"ujar Ali
"Heem,besok kalo ke sini udah harus bawa calon ya"Fatimah menimpali.
"Au ah,ngga denger gelap,Assalamualaikum"ucap Maryam lalu melenggang pergi.
"Waalaikumsalam".
Tak lama,mereka kembali menyalami tamu tamu yang hadir dan juga teman teman Ali dan Fatimah baik.
"Selamat ya,semoga kalian bahagia,walaupun aku sakit melihat kalian berada di sini"ucap seorang wanita
Perkataan wanita tersebut sontak menohok hati Fatimah.
Ali yang mendengarnya pun terkejut pasalnya wanita tersebut dengan lantang mengungkapkan perasaannya.
Di lain sisi ia pun takut jika Fatimah salah paham padanya,namun Fatimah malah terlihat biasa saja dan tersenyum.
"Astagfirullahaladzhim,kuatkanlah hati hamba Ya Allah,dan jangan biarkan hamba berburuk sangka pada suami hamba Ya Allah"batinnya berdoa dalam hati.
"Dek Fat,aku mau bicara,tapi kita ke kamar Dek Fat aja"
"Oke oke"
Di kamar Fatimahπ
"Ehm,sebelumnya Mas mau minta maaf karena perkataan temen Mas tadi"
Fatiman mencoba mengingat ingat tentang kejadian tadi.
"Fat udah maafin kok Mas"ujarnya sambil menunjukkan senyum manisnya.
"Jadi nggak apa apa kan?"tanya Ali memastikan dan dihadiahi anggukan oleh Fatimah.
"Perempuan tadi namanya Risa,dulu dia itu suka sama Mas,bahkan pernah terang terangan nyatain perasaannya ke Mas,tapi Mas tolak karena Mas nggak ada perasaan apa apa ke dia,kamu ngga marahkan?"
"Nggak,lagian aku juga percaya sama Mas,gimana pun Mas udah ngasih tahu tanpa menutup nutupi.Karena ku percaya,,sejauh apapun langit dah bumi memisahkan,berapa lama pun waktu memisahkan,jika engkau tercipta untukku,orang lain bisa apa?"
__ADS_1
"Makasih sudah percaya sama Mas,Mas janji,Mas nggak akan merusak kepercayaan kamu dan Mas akan senantiasa menjaga kamu sampai maut memisahkan,Ana Uhibbuki Fillah Ianira Fatimah Az Zahro"ujar Ali sambil mengecup puncak kepala Fatimah.
"Terimakasih kembali,Ana Uhibbuka Filah Ali Setiawan".
"Sekarang kita sholat isya berjamaah,setelah itu kita istirahat untuk acara esok,kau pasti lelah kan?"
"Baiklah".
Dua hari kemudian
"Heuh,berangkat sendiri deh,nasib nasib"gerutu Maryam setelah memarkirkan motornya di parkiran kampus.
Sementara itu,Maryam tak menyadari jika ada dua pasang mata memperhatikannya mengoceh dari kejauhan.
"Hahaha,tuh temen kamu ngoceh sendiri kayaknya"ucap Ali meledek.
"Biarin,salah siapa nggak punya pasangan"ucap Fatimah kemudian membuat mereka terkekeh.
"Aku masuk dulu ya Mas,Assalamualaikum"pamit Fatimah sambil mencium punggung tangan suaminya.
"Waalaikumsalam,Hati hati,semangat belajarnya"balasnya kemudian mengecup singkat pucuk kepala istrinya.
.
.
.
.
.
.
.
Hai gaisπ€ketemu lagi nih,mohon kritik dan saran yang bersifat membangun ya ππ»ππ»
See You next episode dadaaππ»
__ADS_1