
Setelah kejadian yang kemarin, aku tidak bertemu lagi dengan pak dion aku tidak tau pasti kenapa kami tidak bertemu padahal kami masih satu kantor dan biasanya aku yang membuat dia kopi, dahlah yang penting kamarin aku dapat uang tambahan malahan lebih besar jumlahnya dari pada gaji ku.
Eh aku lupa pula untuk menyicil hutang ku sama pak dion,yaudah deh kapan ketemu saja.
Hari ini kegiatan ku lumayan sibuk, karena hari ini ada beberapa klien penting jadi semuanya harus bersih dan rapi.
Banyak kalangan petinggi datang sama waktu malam itu tapi bedanya ini cuma beberapa orang saja, Yaa tapi masih bisa aku ingat orang nya siapa saja.
Tapi di antara mereka ada sesorang yang gelagatnya agak aneh dari yang lain, awalnya aku cuma diam saja tetapi lama kelamaan dia semakin aneh, akhirnya aku panggil cantika dan teman laki laki saya namanya ilham.dan aku langsung mengatakan kepada mereka.
" Hei ilham cantika, sini sebentar. " tangan ku agak melambai lambai ke ke arah mereka.
" Iya kenapa sen. " mereka berbicara bersamaan.
" Noh liat,orang itu agak aneh."
" Mana? " dengan suara yang agak besar
" Cantika lo tolol atau gimana sih, orang ngomongnya pelan pelan lah elu ngomong nya ceplas ceplos kayak toa di masjid dah. " ilham ngomel ngomel
__ADS_1
" Hehe maaf sen kelepasan."
" Aneh gimana sen?." tanya ilham
" gak tau pokoknya dia aneh aja coba kalian tengok, orang yang pakai baju hitam sama masker hitam."
Mereka berdua melihatnya dengan gaya yang absurd.
" Eh iya ya sen, mau ngapain tu orang ya."
" Yang mana sih Woi, aku gak tau orangnya yang mana soalnya mata ku cuma tertuju sama babang yang dasi abu abu. " dengan mata yang agak berbinar binar seakan akan melihat berlian.
" Hehehe maaf gusy, soalnya matakuu buta akan cinta jadi maklumi saja ya."
" dahlah sen kita aja yang ngobrol gak usah ajak dia, btw tu orang kayaknya mau cari celah deh."
" Makanya itu ham aku panggil kalian, setidaknya yang menghadapinya kita bertiga, tiga banding satu pasti menangan tiga."
" Untung mu panggil kita,ya kan ham? "
__ADS_1
"Lo disini gak berguna cantika,kamu kesini cuma karena ada yang cogan menurut mu kan? "
" Kok kalian tau sih" dengan muka malu malu
" Hei kalian berdua, kalian ini emang cocok ini."
" sen cocok apaan dia itu kayak kadal. " kata cantika sambil menunjuk ilham
" Eee enak aja lo itu mirip kudanil."
" awas nanti jodoh weii. " setelah mengatakan itu aku ketawa sambil memagang perut karena melihat expresi ilham dan cantika yang lucu.
Tanpa kami sadari ternyata orang yang kami lihat tadi melanjutkan aksinya sebelum orang lain mengetahuinya.
dia masuk ke lif diam diam lalu langsung naik ke atas.
Awalnya aku ketawa ketawa dengan kedua teman ku tetapi akhirnya aku sadar ternyata orang yang kami ceritakan tadi menghilang begitu saja. lama kami cari akhirnya kami ke ruangan cctv agar melihat rekaman yang berputar beberapa menit sebelumnya, setelah kami telusuri ternyata.........
...****************...
__ADS_1