Apakah Ini Benar -benar Cinta?

Apakah Ini Benar -benar Cinta?
perjalanan 18


__ADS_3

****************


Part Dion....


" kesalahan apa yang kamu lakukan sekarang ini Dewi?." aku bertanya kepada dewi


" saya tidak melakukan apa apa pak."


" oke kalau gitu, sekarang kamu boleh keluar."


dia pikir aku akan diam saja, bukan bermaksud yang lain hal ini benar benar tidak bisa aku biarkan saja, karena kalau di diamkan bisa jadi ini akan berkelanjutan seterusnya, tidak bukan sampai disini saja aku akan beri dia sanksinya.


" tunggu." ketika dia hendak membuka pintu


" iya pak "


" setelah kamu keluar dari ruangan saya ini adalah kesempatan kedua kamu, saya tidak akan segan segan memecat kamu kalau kamu mengulang kesalahan yang sama."


" maaf pak saya memang tidak melakukan apapun."


" saya tidak tau menau itu yang penting kamu ingat kesalahan ini jangan di lakukan lagi,karena hal ini tidak pernah terjadi di kantor saya sebelumnya."


" kamu dengar Dewi?."


" iya pak"


setelah itu dewi langsung keluar, setelah dia keluar aku melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda karena hal yang tadi.


akhir akhir ini pekerjaan ku lumayan banyak,sampai sampai waktu istirahat ku agak berkurang dari biasanya.

__ADS_1


  Belum lagi permasalahan perusahaan yang ada di kota B,ini sangat rumit sepertinya aku di haruskan untuk turun ke sana sedangkan disini belum ada orang yang pas untuk aku berikan amanah sebab tomi harus ikut dengan ku untuk membantu disana agar pekerjaan permasalahan disana selesai dengan cepat. sepertinya dalam seminggu ini aku harus mendapatkan pengganti sementara sampai permasalahan disana selesai.


Saat aku lagi memikirkan bagaimana keadaan perusahaan disana. Tiba tiba terlintas wajah seseorang yang selama ini menganggu waktu tidur ku,wajah yang selalu menari nari di benakku. ada beberapa hal yang aku sukai dari dia, bukan saja dari soal fisik tapi kelembutan hati dan bekerja keras dalam melakukan apapun itu. tapi untuk sekarang ini aku hanya bisa memantau dari jarak jauh saja sebab ada beberapa hal yang harus aku siapkan dulu.


setelah hal ini terselesaikan baru aku akan masuk ke dalam kehidupan nya secara keseluruhan.


Ada beberapa hal yang aku tangkap dari kehidupan nya saat ini,mulai dari ayahnya meninggal serta kenyataan bahwa dia bukan anak kandung dari orang tua dia saat ini sampai sampai ia di usir dari rumah. Ada berjuta mimpi yang tergambar dari matanya, tetapi belum bisa tercapai untuk saat ini karena beberapa keadaan yang belum memungkinkan, untuk saat ini dia sekarang sudah memulai mimpinya. Dimana siang itu dia meminta izin kepada ku untuk memberikan dia izin kuliah sambil bekerja, sebenarnya aku tidak bisa mengizinkan pegawai ku melakukan pekerjaan paruh waktu. karena itu tidak efektif melakukan pekerjaan.


Tetapi dimatanya tersirat permohonan sehingga mau tidak mau aku mengizinkannya karena ini adalah awal mimpinya,setidaknya aku bisa membantu dia walaupun dengan begini.


Ada lagi waktu itu 2 Minggu sebelum dia minta izin kerja sambil kuliah,aku membawa dia pergi ke acara makan malam dengan klien sebenarnya bukan acara penting banget, itu hanya simbolis saja. acara itu sebenarnya adalah acara perjodohan dengan alih alih makan malam dengan klien.


Sedangkan aku yang tidak mau di jodohkan,sebab aku ingin mempunyai pasangan dengan pilihan aku sendiri, aku bukan anak kecil lagi soalnya.


sebab hal itulah aku mengajak dia dengan memberi dia cuan agar dia mau ,aku tau dia bukan tipe cewek matre tetapi mau bagaimana lagi tidak ada jalan lain selain dia.dan untungnya dia mau tapi pas di pertengahan acara itu ada beberapa kendala yang terjadi disana aku harap cemas sebab takutnya dia diperlakukan disana tetapi untungnya aman terkendali juga..


Sebenarnya aku sudah lam kenal dengan dia tetapi aku rasa dia lupa dengan aku, mungkin karena keadaannya sekarang beda,aku tidak pernah lupa dengan dia karena dia menolong aku diwaktu itu.


di tengah tengah pemikiran yang sangat panjang aku dikagetkan oleh beberapa ketukan pintu dari luar dan aku sudahi dengan menyuruh orang tersebut masuk.


" Masuk."


" Maaf pak mengganggu waktunya,ini ada beberapa berkas yang harus bapak tanda tangan."


" Tom, bagaimana kondisi di perusahaan sebelah?."


" Sepertinya memang harus kita turun langsung, sebab kalau tidak sekarang maka permasalahan nya itu berkelanjutan."


" Tapi disini siapa yang mengurus untuk beberapa waktu Tom?"

__ADS_1


" Bagaimana dengan dewi pak?"


" Saya tidak mau kalah dia mengurus ini, saya tidak mau keberlanjutan untuk masalah yang dia lakukan.*


" Atau senja pak?, ya walaupun sekarang dia sebagai OB disini tetapi dari pola pikirnya dia lumayan di atas rata rata pak, apalagi jurusan kuliah yang dia ambil sekarang manajemen."


" Saya tidak tau Tom, itu urusan kamu saja lah untuk saat ini, kalau tidak coba kamu awasi di atau bimbing untuk beberapa hari ini agar dia tau beberapa seluk beluk perkantoran"


" Baik pak, saya akan coba mencari tau lebih lanjut."


" kalau bisa secepatnya ya biar kita langsung berangkat kesana"


" Baik pak." ketika henda tomi sampai ke depan pintu di ngomong lagi.


" Weei sepertinya ada bubuk bubuk sesuatu ni Antara mas bro sama mbak bro sebelah" setelah mengatakan itu tomi langsung kucar kacil.


" woi tomi kampret, sini Lo"


ini anak suka suka dia aja ngomong tapi betul juga sih.


Bukan hal tidak biasa lagi anatara aku sama tomi kami satu angkatan tetapi kami selalu akrab,saking akrabnya kami seperti keluarga dekat, tidak ada kata tidak di antara kami. aku sering curhat sama dia dan begitu juga sebaliknya dia sama aku.


Dia orangnya pekerja keras kalau tidak ada dia yang membantu aku mungkin perusahaan yang sekarang ini tidak berjalan dengan baik dan Alhamdulillah perusahaan ini ada beberapa cabang di luar daerah,karena berkat dia yang selalu membantu di mana pun dan sepuruk apapun dia selalu ada ontime terus dia nomor satu.


Dia sebenarnya orang yang tidak berpunya tetapi dengan kegigihannya dia berhasil mencapai titik tertinggi yang dia rasakan sekarang, tidak hanya dia tetapi untuk orang tuanya dia berhasil untuk mewujudkan mimpi mimpi yang dia rancang sebegitu rupa sehingga bisa tersusun rapi,walaupun kemarin ada beberpa kendala yang sangat rumit tetapi dia berusaha untuk keluar dan dia juga membantu aku dan perusahaan ini jaya lagi sampai sekarang.


Semoga saja talisilaturrahmi antara lingkungan tetap terjaga dan saling menghargai waktu agar bisa aman damai dan tentram.


bukan hal awam lagi kalau aku sering bermalam kerumah dia karena kedua orang tua aku sudah aku anggap sebagai anaknya.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2