
Setelah huru hara terjadi kemarin,hari ini aku mulai kembali dengan kesibukan ku sebagai OB. Banyak pertanyaan pertanyan yang di lontarkan oleh teman ku cantika namanya, dia menanyakan kepada ku kenapa aku izin tidak bekerja lama sekali, aku jawab kalau nenek ku di kampung meninggal. aku tidak mungkin jujur kalau aku ada masalah dengan ibu ku, kalau pun kami berteman tapi semua hal tentang aku tidak harus semuanya yang dia tau apalagi kami betemanan baru beberapa hari.
Ternyata pekerjaan ku saat ini lebih santai dari pada sebelumnya, pekerjaannya tidak seribet kemarin, pokoknya aku harus rajin rajin untuk bekerja disini tidak hanya untuk bayar hutang ku sama pak dion tetapi untuk mewujudkan mimpi ku kelak.
akan aku buktikan sama ibu kalau aku bisa dan aku akan buktikan pada orang tua ku yang dengan sengaja membuang ku kalau aku bisa tanpa mereka, akan aku buat kalian menyesal karena menelantarkan aku sendirian.
sedang asyik melamun, cantika datang kepada ku dan menepuk bahu ku aku langsung bertanya.
" kenapa cantika? ".
" eh itu sen, pak dion nyuru kamu buat kopi".
" Kenapa harus aku? ".
" ya mana saya tauu,ayok buat saja cepat nanti dia marah"
" eh iya sen, pak dion tidak suka kopinya terlalu banyak gula kopinya sedang sedang saja ya"
" Oke cantika".
 setelah cantika pergi aku bergegas membuat kopi untuk pak dion dan langsung mengantarkannya ke ruangan pak dion. sebelm aku masuk, terlebih dahulu aku ketok pintu nya tok tok tok tok
__ADS_1
" Permisi pak".
" Iya silahkan masuk".
" ini pak kopinya"
" Oh oke terimakasih, kamu boleh keluar"
" baik pak, saya permisi".
" Eh tunggu sebentar, nama kamu siapa? saya lupa".
"Senja pak, Kenapa pak?". tanya ku penasaran
" bapak ini dari kemarin kemarin ngomongnya bundir terus, pas di tanya malah ketawa".
" suka suka saya dong, kenapa kamu sewot? gak suka?. "
" bla bla bla, terserah bapak saja pak, saya undur diri dulu pak".
" ya silahkan, jangan lupa ya yang tadi bundir jangan sampai".
__ADS_1
nyenyenyenye Dion nyebelin, andai saja dia bukan bos aku mungkin udah aku jadiin pecel. Tapi baik juga sih orangnya
Rencananya hari ini setelah selesai kerja ingin singgah sebentar ke rumah ibu, mau melihat keadaan nya bagaimana. kalau suasana baik akan aku coba masuk kerumah sekalian mau menanyakan tentang kemarin.
saat aku keluar dari dalam lift, ternyata ada keributan yang terjadi di bawah. awalnya aku biasa saja lama kelamaan kekepoan ku meningkat apalagi di tambah ceritanya cantika, dia ngomong kalau ada perempuan yang mau bertemu dengan pak dion tetapi pak dion tidak mau menumuinya alhasil dia di usir karena sudah dapat perintah dari pak dion dia tidak mau bertemu dengan siapapun hari ini. sepertinya mood pak dion kurang baik tapi saat aku masuk keruangan nya tadi dia tidak apa apa tidak ada yang berubah dari sebelumnya sama sama nyebelin.
" Cantika, kenapa sama mbak mbak itu? ".
" Dia mau bertemu sama pak dion sen,tapi pak Dion tidak mau lagi bertemu dengan dia?".
" Emangnya apa hubungan nya sama pak dion? ".
" Dia itu mantan pak dion, dia mau balikan sama pak dion, tapi pak dion tidak mau lagi karena dia ninggalin pak dion apalagi waktu itu pak dion lagi di bawah bawahnya".
" Ooo begitu toh ceritanya, tapi mbak nya itu cantik loh can".
" Cantik cantik sih sen tapi kalau kelakuannya begitu yaa ngak bagus juga sen".
" Mmmm, yaudah deh aku duluan ke belakang lama lama puyeng kepala ku can".
aku bergegas pergi dari sana,aku kepo sih sebenarnya tapi itu bukan masalah yang bersangkut paut dengan kehidupan ku toh teserah mereka saja.
__ADS_1
" Eh sen tungguin napa, malah ninggalin aja."
" hehehe jom laa, kerjaan kita masih banyak can ngak usah ngurusin urusan orang nanti kita yang kena imbasnya."