
Hari ini aku pulang tapi pulang kerumah yang baru, aku tidak mampir sedikitpun ke rumah ibu karena aku yakin mereka tidak percaya sama omongan aku kalaupun nanti aku membela diri ku sendiri itu semua percuma.
Dan untungnya ada orang yang berbaik hati memcarikan aku tempat tinggal, aku tidak tau kenapa dia bisa menolong ku pada saat itu. Atau jangan jangan dia belum pulang saat mengantar aku pulang? Mmm jadi penasaran besok kalau ada waktu aku tanya langsung sama dia.
Beberapa menit lagi kami akan sampai di tempat kos-kosan yang pak dion bilang tadi,didalam mobil kami tidak ada percakapan sama sekali. aku cuma duduk sambil memikirkan apa yang aku lakukan kedepannya sedangkan pak dion cuma fokus menyetir, sebenarnya bosan sih tapi aku malas untuk memulai pembicaraan.
Sesampainya di tempat kos-kosan itu pak dion ternyata juga membantu aku mengeluarkan barang barang dari rumah sakit. eh pasti kalian bertanya tanyakan kenapa ada barang barang ku di rumah sakit? jangankan kalian aku saja bingung kenapa bisa, yang lebih parahnya semua perlengkapan aku itu semuanya komplit gak ada satu pun yang kurang.
aghhh bingung juga lama lama ni orang kenapa sebaik ini sama aku, apa jangan ada udang di balik tembok ha.
" Sekali lagi saya berterimakasih Banyak pak, karena bapak sudah banyak menolong saya "
"Santai saja saya manusia kamu manusia jadi sesama manusia saling tolong menolong, kecuali kamu tidak manusia mungkin bisa jadi saya tidak menolong mu ".
__ADS_1
astaga ya tuhaaan ini orang nyebelin banget sih, dia itu berniat gak sih untuk membantu aku. Ingin sekali aku bilang gini, 'Hei dion kalau kamu tidak berniat membantu gak usah ,aku masih bisa cari sendiri semuanya'. andai saja nyali ku sekuat itu
"heheh bapak ini bisa aja, pintar sekali ngelawak ya pak". aku tertawa hambar
" siapa yang ngelawak?".
" Bapak la masak iya rumah ini yang ngelawak".
" Saya tidak ngelawak, Udah udah sana beres bereskan semua barang barang kamu dan jangan lupa istirahat lebih awal soalnya besok pagi kamu harus masuk kerja lagi untuk bayar hutang kamu sama saya".
"kamu mengusir saya? "
" tidak pak, kan tadi bapak nyuruh saya beres beres yaudah bapak pulang saja atau jangan jangan bapak mau membantu saya ya? "
__ADS_1
"Baiklah saya pulang dulu, ingat besok pagi kamu harus kerja biar bayar semuanya"
"iya pak iyaa". Ini orang nyebelin plus plus kagak ikhlas sama sekali sok iya bantuin orang.
...----------------...
malam harinya
aku berusaha untuk tidur tetapi tetap saja tidak mau, banyak hal yang aku pikirkan saat ini bagaimana nasib ku untuk kedepannya, orang tua yang ku anggap rumah selama ini ternyata neraka bagi ku, bukannya aku benci mereka tetapi keadaan yang menyuruh aku seperti ini, jadi untuk saat ini dimana tempat untuk aku berlindung sedangkan rumah yang katanya untuk bisa mewujudkan semua keinginan sekarang malah terkubur didalam kepahitan.
Tuhan skenario apa yang terjadi untuk ku saat ini?
Tuhan bagaimana bagusnya yang aku lakukan untuk kedepannya?
__ADS_1
Tuhan jalan mana yang harus aku coba melangkah lagi?
Tuhan kapan ini semua berakhir?