
Selang beberapa menit akhirnya kami semua selesai serapan sambil mengobrol satu sama lain, aku cuma diam saja dan menyimak setiap pembicaraan mereka katakan, saat sedang asyik mendengar pembicaraan mereka aku baru ingat 5 menit lagi aku akan mengetahui lulus atau tidak lulusnya jurusan ini, dan aku izin pamit terlebih dahulu.
" Maaf sebelumnya kk, saya izin pergi dulu soalnya beberapa menit lagi hasil lulus dan tidak lulusnya akan keluar kk."
" Oh oke sen, lo duluan aja nanti kami nyusul kesana, dan masalah makan ini lo jangan pikirin."
" Eh gak usah, saya ada uangnya kok. "
" pergi aja sana sen, dia lagi baik soalnya ni, habis dapat rezeki banyak."
" yaudah kalau gitu kk, terimakasih banyak sebelumnya dan saya izin pergi dulu. "
"oke semoga lulus sen. "
...****************...
Sesampainya di gadung tadi aku langsung masuk keruangan dan duduk sambil menunggu giliran, beberapa menit akhirnya hasilnya keluar dan alhamdulillah aku di nyatakan lulus menjadi mahasiswa baru, dan alhamdulillah di dalam amplop tersebut ada formulir beasiswa, aku sangat bersyukur besar karena di berikan jalan oleh allah, semoga ini awal yang baik.
Setelah itu aku keluar dan rencananya langsung pergi ke toko sepeda untuk membeli agar besok bisa bolak balik dari rumah ke kampus dan dari kampus ke tempat kerja.
saat hendak keluar dari gerbang universitas aku bertemu lagi dengan gerombolan geng tadi mereka sepertinya mau pulang dan menghampiri ku.
__ADS_1
" Eh eneng belum pulang, gimana hasilnya? "
salah satu dari mereka bertanya.
"alhamdulillah lulus." jawab ku dengan senyum
" wih, besok besok kita ketemu lagi dong ya?."
" hehehe insyaallah kk. "
" Lo ngak usah panggil kami kk ganti aja abg."
" Asyiaap, makasih ya abg abg semua disini, next time kita kenalan lagi."
"pulang Bg. "
" Pulang kemana? mari kami antar."
" ngak usah bg ntar tambah jadi ngerepotin."
" gak papa sekali sekali, ayok. "
__ADS_1
" tapi rencananya saya mau beli sepeda bg. "
" sepeda? untuk apa? "
" Untuk digunakan Bg."
" iya tau tapi kenapa sepeda? "
" Karena uangnya baru cukup untuk beli sepeda, saya agak susah kalau bolak balik jala kaki atau pun pakai angkutan umum."
" lo, naik ke belakang, kami antar lo. "tiba tiba langsung dipotong oleh salah satu dari mereka sepertinya dia berjabat sebagai ketua.
yang mana dia hanya diam diam saja melihat kejadian yang telah terjadi.
akhirnya dari sekian banyak perdebatan aku mengalah, dan aku naik ke atas motornya dan langsung tancap gas ke toko sepeda.
sesampainya disana mereka semua turun dari motor dan mengikuti ku, saat aku lagi memilih yang murah tapi cantik.
tetapi mereka langsung mengambil sepeda yang harganya lumayan gedek aku menolak dengan halus tatapi mereka bersikeras ingin membeli itu dan akhirnya mereka yang menambah uang ku mereka semua , sebenarnya aku segan karena orang yang baru pertama kali jumpa langsung sebaik ini, aku antara bersyukur dan takut ini menjadi tambahan hutang tetapi mereka terus meyakinkan kan aku kalau ini murni bantuan dari mereka bukan untuk yang aneh aneh.
Setelah itu mereka juga mengantar kan aku ketempat kerja yang sudah aku sebutkan dimana letaknya, sesampainya di depan kantor mereka langsung pamit karena ada hal yang mendadak yang harus mereka lakukan, sebelumnya aku berterimakasih lagi karena membantu yang kesekian kalinya.
__ADS_1
...****************...