Apakah Ini Benar -benar Cinta?

Apakah Ini Benar -benar Cinta?
Perjalanan 11


__ADS_3

...****************...


Awalnya aku ketawa ketawa dengan kedua teman ku tetapi akhirnya aku sadar ternyata orang yang kami ceritakan tadi menghilang begitu saja. lama kami cari akhirnya kami ke ruangan cctv agar melihat rekaman yang berputar beberapa menit sebelumnya, setelah kami telusuri ternyata orang tersebut masuk keruangan pak dion, kami pun langsung kesana dan tidak lupa membawa beberapa security, takutnya orang itu adalah penyeludup.


Sesampainya kami di depan pintu ruangan pak dion tiba tiba pak dion juga datang bersama beberapa rekan bisnis nya yang ingin mengambil berkas di dalam ruangan,


Beliau agak terkejut dengan kami ada di depan ruangannya,dengan mengangkat alisnya satu.


" Maaf pak kai lancang ke sini. " aku membuka suara karena yang lain tidak berani mengeluarkan suara.


" Kenapa? saya tidak menyuruh kalian kesini. " dengan suara yang mulai tidak enak.


" Iya bg betul bapak memang tidak ada menyuruh kami, tapi kami yang pengen kesini. "


" Mau ngapain kalian? kalian tidak bekerja atau sudah bosan kerja?. "


terkejut bukan main,mentang mentang ini kantornya seenak nya saja mau pecat pecat, orang mau bantu ini malah sombong amat.


" itu pak tadi kami ngikutin orang yang masuk ke ruangan bapak." jawabku langsung karena aku tidak mau di omelin lagi capek sumpah.

__ADS_1


" orang? orang siapa? "


" ya kami tidak tau siapa pak kalau kami tau gak perlu cari lah kami pak. " kata cantika tanpa sadar kalau dia lagi ngobrol dengan pak dion, krik krik baru beberapa menit dia langsung sadar apa yang dia omongin karena senggolan dari ilham.


" Apa betul pak?. "tanya pak dion ke security.


" Betul pak mereka bertiga tidak bohong pak, soalnya kami juga lihat melalui cctv."


" Yaudah."


buset ni orang mukanya biasa aja tanpa ada takut Wih wih jago bener ni orang, aku dan cantika saling tatapan tatapan sambil mengacung kan jempol.


"Hhahaa akhirnya aku bisa dapatkn ini. " sambil mencium map tersebut.


" cari apaa pak? " tanya ku spontan


" Ini neng cari surat surat, " seketika dia langsung sadar ternayat kami ada di Belakangnya.


" Bapak mau ngapain? " tanya pak dion dengan tangan yang di lipat di depan dada.

__ADS_1


" Maaf pak saya tidak mengambil apa apa" jawab orang tersebut dengan muka panik


" Ooo jadi tadi yang datang tiba tiba terus menyelinap masuk ke ruangan saya siapa pak?."


" saya tersesat pak" sambil menundukkan kepala.


" Ooh tersesat, disini di kantor ini sudah ada arah petunjuk jalan pak masak iya tersesat.


" Hoii bapak jujur saja mau ngapain tadi kalau bapak tidak jujur saya kasih jurus andalan ni? " cantika langsung membuat jurus andalannya ya itu seperti bebek terbang.


mau ngakak sih sebenarnya tapi tidak jadi karena muka pak dion sangat serius.


" Ayok pak jujur saja, kalau tidak bapak jujur kami akan membawa bapak ke kantor polisi." aku memberanikan diri agar semuanya cepat selesai.


" Maaf saya minta maaf saya cuma do suruh sama orang, jangan laporkan saya ke kantor polisi, saya di bayat untuk ini. " bapak itu memohon mohon


" Bapak butuh uang berapa?,kenapa sampai mau disuruh sama orang jadi penyusup ke kantor orang? " tanya ilham.


pak dion hanya berdiri sambil melirik kami satu persatu karena kami yang terus ngomong dari awal gak pernah berhenti.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2