Apakah Ini Benar -benar Cinta?

Apakah Ini Benar -benar Cinta?
perjalanan 17


__ADS_3

 Beberapa minggu setelah kelulusan ku kemarin, hari ini aku mulai untuk membagi waktu ku antara kuliah dan kerja dengan seimbang agar semuanya berjalan dengan lancar, dan Alhamdulillah dari sekian banyak teman yang aku punya sekarang mereka semua selalu mensuport aku. mereka selalu ada. contoh nya saja hari ini aku baru saja pulang dari kampus hari pertama memulai semua pekerjaan dengan di selingi kuliah. mereka menyambut ku dengan senyum, mereka tidak merasa keberatan karena aku bisa kuliah, apalagi si Cantika dan ilham kawan sohib ku sejak pertama masuk kerja disini, mereka memberikan banyak pertanyaan pertanyaan yang konyol tentang kegiatan aku di kampus, kalian mau tau. mereka menanyakan banyak cogan berarti di sana ya, apalagi cewek bohai dan aduhai, ahahhaha


mereka ini bukannya tidak mampu untuk kuliah, sebenarnya mereka bisa kuliah di mana pun yang mereka ingin. 2 hari yang lalu aku sudah mengetahui latar belakangnya mereka, mereka ini terlahir dari keluarga yang berada tetapi mereka kabur dari rumah masing masing-masing dengan alasan tidak mau di kekang, kalau disini mereka bisa bebas mau ngapain,mau kerja sama dengan orang orang katanya. dan mereka berasal dari kota yang cukup jauh dari sini, katanya agar orang tua mereka tidak mengetahui keberadaan mereka sekarang ini, padahal dengan zaman yang modern ini semua pergerakan kita sudah bisa di lacak di mana pun kita berada, tetapi mau bagaimana lagi itu pilihan mereka jalan yang mereka inginkan.


aku sama cantika bersepakat untuk tinggal di kosan yang sama biar bajed nya cukup untuk aku kuliah juga, dan si ilham berdekatan juga kosannya dengan kami katanya biar tidak jauh jauh kalau ngumpul.


kami sekarang ini layaknya seperti saudara kandung,tidak ada rasa malu lagi bagi kami, makan saja kami 1 bertiga cuma tempat tidur saja yang beda.


Aku bersyukur sekali karena mereka ada saat saat aku seperti ini, dan aku sering berfikir akhir akhir ini apakah mereka akan seperti ini untuk selama lamanya?. aku takut sesuatu hal buruk terjadi di antara kami sehingga menyebabkan kami untuk bersama dan semoga saja ini berlangsung lama sampai kapan pun.


****************


Setelah pulang aku langsung ke belakang untuk mengganti pakaian untuk memulai pekerjaan.


selang beberapa jam melakukan pekerjaan yang menguras tenaga,aku berencana untuk duduk istirahat sebentar ketika baru saja merasakan tempat duduk yang datar itu tiba tiba aku mendengar suara seseorang yang memanggil namaku dengan sangat keras


" senja!!!!."


" iya mbak, kenapa mbak?." aku langsung berdiri dan berjalan ke arah pintu


" kamu ini bagaimana sih, saya menyuruh mu ke warung depan beli ayam geprek, tapi ini apa senja malah kamu beli saya ampera." dengan muka dongkol


" ini kenapa sen?." tiba tiba cantika datang diikuti ilham dibelakangnya.


" gak papa can, ini aku yang salah." aku berusaha untuk menutupi.


" lah ini mbak Kun Kun ngapain disini sen?"


" Enak saja kamu bilang saya Kun,emangnya saya kuntilanak."


" wihh sudah tau aja ni mbak kun"


cantika dan ilham tertawa dan aku berusaha untuk menahan tawa ku karena tidak mau memperpanjang permasalahan ini.


" kenapa sen kok ribut?." tanya ilham sekali lagi


" ini anak tidak becus, masak iya saya nyuruh dia beli ayam geprek di warung depan sana malah beli Ampera."

__ADS_1


" uangnya tidak cukup yang mbak berikan tadi mbak." jawabku seadanya


" ya kan bisa pakai uang kamu, masak iya gitu aja repot sih, sana beli lagi yang baru saya tidak mau yang ini."!!


" cepat senja!!!!!!!!."


" eh eh tunggu sebentar, itu nasi untuk siapa mbak?" tanya Cantika


" ya untuk saya la masak iya untuk kamu."


" kalau begitu sana pergi beli sendiri mbak, ayok sen tinggal saja nasinya disitu kita ke belakang makan aku laper ni ya kan jam?."


" eh iya kuy la."


" hei ini nasi saya gimana ini kamu tidak tangung jawab senja,. percuma saja kamu kerja disini."


" maaf ya mbak, senja kerja disini bukan untuk mbak ya, jadi stop untuk menyuruh dia."


" saya bukan ngomong sama kamu Cantika. saya ngomong sama senja."


" oke kalau gitu senja, saya minta uang saya kembali lagi, cepat saya tidak mau yang ini."


" Kok gitu mbak,ini kan makanan juga namanya mbak." aku menjawab dengan cepat


" Ya saya tidak mau tau, pokonya kamu ganti uang saya"


" eh apa apaan si mbak, gak usah di kasih senja orang ini mentang mentang kemarin naik jabatan seenak saja ngomong, saya laporin mu mbak biar tau rasa."


" laporin saja Cantika, saya tidak takut malahan kalian bertiga di pecat." dengan gaya angkuh


" ohh begitu ya mbak, jadi mbak ini sudah tinggi jabatan seenak nya saja sama kami ya."


" Iya dong,cepat senja."


" Tunggu tunggu kalau mbak naik jabatan berarti gajinya naik dong?."


" Ya jelas dong."

__ADS_1


" lah terus kenapa beli nasi aja uangnya kurang dan masih mintak uang lebih agar bisa beli nasi sama kami yang pekerjaanya masih OB ini sih mbak?."


" eh cantika saya ngomong sama senja ya bukan sama kamu!."


" hei teman teman dengar dulu, ini ada orang yang katanya kemarin naik jabatan tapi dia masih mintak uang sama tukang OB."


" Cantika kamu ini apa apan sih, buat saya malu tau ngak!! "


" emang betulkan mbak mintak uang tambahan untuk beli nasi."


" kamu ini pembohong ya cantikan ya jelas tadi orang mau ngasih senja makan,soalnya dia balum makan siang ini, iyakan senja."" dengan mata yang di kedip kedipkan.


" jangan percaya sama mbak rakus ini teman teman, saya mendengar dengan jelas dia tadi bersikeras supaya senja ganti uang nya tadi."


terdengar kericuhan bisik bisik yang terjadi, dan akhirnya CEO perusahaan turun karena dapat pemberitahuan. seketika semuany senyap tanpa ada suara.


" kenapa ribut sekali disini?."


semua nya diam tanpa mengeluarkan suara sedikit pun.


" Tomi. "


" Disini terjadi keributan karena Manajer Personalia yang baru melakukan semena-mena kepada pegawai bawah."


" Cantika kenapa?."


semua orang disana diam dan tidak ada mengeluarkan suara sedikit pun apalagi melihat aurah CEO tidak bersahabat, lain cerita dengan Dewi dia tidak berani untuk menatap satu orang tu disana karena dia takut dengan nasib karirnya.


" Ini pak mbak dewi seenak nya saja menyuruh senja, padahal kerja kami disini bukan untuk urusan pribadi dia pak"


" mmmmm ,Dewi kamu ikut saya ke atas, tidak pakai lama." setelah itu pak CEO pergi ke ruangannya


" Teman teman sekarang kembali untuk melakukan pekerjaan kalian masing dan saya berharap kejadian ini tidak terulang kembali lagi, apa kalian paham?"


" Paham pak." jawab kami serentak


"Oke , Dewi kamu ikut saya ke atas, sebelum pak Dion marah."

__ADS_1


__ADS_2