Apakah Ini Benar -benar Cinta?

Apakah Ini Benar -benar Cinta?
perjalanan 5


__ADS_3

Sesuai dengan janji ku setelah selesai kerja aku mau singgah sebentar melihat situasi sekitar rumah ku. sesampainya disana tidak ada yang berubah suasanya sama seperti kemarin kemarin, sunyi seperti tidak ada tanda tanda kehidupan. setelah beberapa menit aku berdiri di pinggir jalan tiba tiba seperti ada mobil yang masuk di pekarangan rumah.


aku tidak tau pasti itu mobil siapa, tapi mobil itu seperti pernah akj lihat kira kira kapan ya kok aku pelupa begini.


lama juga aku bediri disitu melihat siapa yang akan keluar dari dalam mobil, tapi tidak ada tanda tanda dia akan keluar karena aku capek berdiri dan aku memutuskan untuk pulang kekost, sepertinya hari ini tidak tepat waktunya untuk berkunjung kerumah ibu mungkin di lain waktu lagi.


saat aku berjalan menuju kost di perempatan tidak jauh dari rumah ibu, aku melihat saudari perempuan ku keluar dari dalam mobil yang hendak ke indomaret rencananya aku ingin nyamperin dia tetapi aku urungkan ketika melihat ada seseorang laki laki yang lumayan jauh umurnya dari saudari perempuan ku umurnya sekitaran kepala 4 tetapi perawakanya lumayan keren, mereka saling berpegangan tangan layaknya seperti pasangan kekasih zaman sekarang.


Aku hanya memperhatikan nya dari jauh saja takutnya kalau aku kesana dia tidak mau langsung ngobrol sama aku, jujur aku sangat penasaran dengan keadaan sekarang ini, aku takut saudari ku salah pergaulan dengan umurnya yang masih sangat belia, aku saja yang umur 19 tahun belum berani pergi berdua duan dengan laki laki. Aku takut saja untuk mencoba karena aku tidak yakin dengan cinta.


suasana disini semakin dingin karena sebentar lagi sepertinya mau hujan hari pun sudah sangat sore mungkin kalau tidak aku lanjutkan pulang kekost hari sudah magrib, tapi aku sangat penasaran dengan keadaan ini sepertinya aku harus tetap disini untuk memastikan apa hubungan mereka. Aku agak mendekat ke depan indomaret tersebut agar nanti sedikit banyaknya aku mendengar pembicaraan mereka. tiba tiba mereka keluar aku langsung berpura pura melihat HP.

__ADS_1


" Sayang, besok aku jemput lagi ya, makan yang banyak biar tambah cantik. "


" Hehehe iyaa sayang, besok aku kabari kapan selesai sekolah ya, eh tapi tap."


" Tapi kenapa sayang."


" Aku mau beli tas yang. " dengan muka yang di imut ikutkan rasanya aku ingin muntah melihat dia seperti itu, aku terkejutt bukan main apakah ini yang di ngibahin oleh teman teman waktu aku pertama kali melamar pekerjaan di kantor, semua yang mereka katakan sama persis yang terjadi saat ini, dia melakukan seperti ini sudah lama kah?. Yaallah kenapa jadi begini.


" Asyik Makasih sayang kuh, eh jangan sampai ketahuan sama mbak ya sayang nanti dia marah."


" Soal itu aman sayang, istri aku mah dia tidak akan tau, asalkan di kasih jatah aja dia langsung diam sayang. "

__ADS_1


" Tapi jangan keseringan ya sayang, akunya gak mau berbagi hal itu." dengan muka manyun


" Iya sayang iya, yaudah sayang sana pulang nanti kalau udah sampai kabari ya, aku mau ke kantor terus singgah dulu ke restoran."


" asyiaapp, hati hati di jalan dedy suggar kuh. "


" Hahahha Babay beby."


Setelah mereka pergi aku bergegas untuk pergi pula dari situ, aku sangat syok ternyata benar adanya kalau saudari aku sendiri yang mereka ngibahin waktu itu, aku tak habis fikir kenapa jadi seperti ini? siapa yang mengajarkan dia seperti ini? sejak kapan?


...****************...

__ADS_1


__ADS_2