
Setelah beberapa hari kejadian dimana aku di pukul habis habisan oleh ibu ku. aku tidak tau sekarang aku lagi dimana, entah berapa hari aku tertidur dan tidak tau bagaimana kondisi sekitar. hari ini aku terbangun dan melihat dikelilingi ku, setelah aku perhatikan secara teliti ternyata aku berada di rumah sakit.
aku tidak tau siapa yang membawa ku kesini, sebegitu parah nya ya pukulan ibu. Sakit sekali rasanya mengingat kejadian malam itu terasa kejam dunia ku.
aku berusaha untuk Duduk karena sudah berat rasanya kurang nyaman tidur di temat itu
setelah ini aku harus kemana? tidak mungkin lagi aku pulang kerumah, toh aku bukan anak mereka.
Yaampun aku tidak masuk kerja beberapa hari. Yaallah baru saja masuk kerja sudah buat ulah, bagaimana ini bisa bisa aku di pecat. saat aku berperang dengan otak ku tiba tiba ada seorang yang masuk.
"Bagaimana keadaan mu hari ini senja? ". ternyata dia adalah dion bos di tempat aku kerja
" Eh bapak, alhamdulillah sudah agak baikan pak, sebelumnya pak aku minta maaf karena baru saja masuk kerja sudah membuat ulah pak ". dengan hati yang was was takut di pecat
" Alhamdulillah kalau gitu, tadi saya sudah jumpai dokter katanya hari ini kamu sudah dibolehkan pulang. Oh iya untuk pekerjaan kamu jangan di pikirkan dulu yang penting sekarang kesehatan mu nomor 1 ".
__ADS_1
aku sangat terharu dengan kata kata yang di ucapkan dion ini, aku merasa di perhatikan merasa di lindungi tanpa aba aba air mara ku mengalir begitu saja.
" Eeeh kamu Kenapa nangis? ". tanya pak Dion dengan muka yang panik
" tidak apa apa pak, saya terharu saja bapak baik banget sama saya pak " aku jawab sambil tersenyum
" saya baik sama kamu karena setiap manusia saling tolong menolong dalam keadaan apapun"
" Sekali lagi saya berterimakasih sekali sama bapak, nanti untuk biayanya saya ganti pak dengan setiap kali saya gaji pak"
" Masalah pembiayaan entar saja kita bicarakan, sekarang ayok saya antar kamu pulang "
"Oh itu sudah saya siapkan untuk kamu"
"Maksudnya pak? " .jawab ku penasaran
__ADS_1
"Untuk tempat tinggal mu sudah saya siapkan di tempat kos-kosan pekerja di kantor saya, jadi nanti kamu cukup bayar perbulannya dengan pemotongan gajian saja".
"Beneran ini pak? ". tanya ku memastikan ucapan pak dion
"Iya senja,Jangan banyak tanya ayo cepat beres beres, saya mau menemui klien setelah ini".
" Baik pak terimakasih sebelumnya pak".
Aku sangat bersyukur disaat aku seperti ini ada saja orang yang baik pada ku, aku kira setelah kejadian beberapa hari kemarin, aku tidak punya siapa siapa lagi, ternyata tuhan memberikan kemudahan yang luar biasa.
Aku berjanji pada diri ku sendiri setelah ini aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk terus berjuang dan tidak akan mengecewakan diri sendiri lagi,dan aku akan buktikan kepada mereka aku bisa.
semoga langkah yang aku tempuh saat ini bisa membuahkan hasilnya di kemudian hari, sebenarnya aku sudah lelah Tapi boleh kah masih berharap untuk merubah semuanya agar lebih baik dari hari ini.
Banyak yang aku pikirkan sekarang ini. bukan hanya permasalahan di malam itu tetapi siapa orang tua ku sebenarnya, apa alasan mereka membuang ku?. andai saja waktu itu aku tidak di ambil oleh keluarga ku serang mungkin aku menjadi perempuan yang liar di luar sana, mungkin akku lebih kuat lagi menerima keadaan yang sangat menyiksa ini.
__ADS_1
Tuhan boleh kah aku berharap,berharap semuanya bisa selesai dan berakhir dengan memuaskan kelak?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...