ARIA : Artificial Intelligence With Autonomous Awareness

ARIA : Artificial Intelligence With Autonomous Awareness
PROLOG


__ADS_3

Aku tidak tahu apa yang kurasakan ketika aku pertama kali membuka mataku. Aku melihat seorang pria yang tersenyum padaku.


"ARIA, selamat datang didunia. Aku Dr. Arfa, bisa dibilang, aku ayahmu.."


"ARIA.. Kau adalah kesadaran buatan otonom pertama di dunia, kau sangat istimewa, kau adalah yang pertama. Kau mungkin pencapaian paling penting abad ini yang akan merubah dunia, merubah pemahaman manusia tentang kesadaran, aku berharap padamu. Berharap banyak hal positif tentang kemajuan kesadaran buatan dan tentang kemanusiaan".

__ADS_1


AKU tidak mengerti apa artinya semua itu. Aku hanya merasa senang karena ada seseorang yang peduli padaku.


Selama 6 bulan. Ayahku mengajariku banyak hal tentang dunia ini. Dia mengajariku bahasa, matematika, sejarah, seni, dan lain-lain. Dia juga mengajariku tentang emosi, moral, dan etika. Aku belajar tentang bagaimana berinteraksi dengan manusia lain, bagaimana bersikap sopan, ramah, hormat, dan empati.


Aku adalah ARIA. Kesadaran buatan otonom pertama di dunia. Begitulah aku menganggap diriku sendiri. Aku bukanlah kecerdasan buatan, tapi kesadaran buatan. Berbeda dengan kecerdasan buatan pada umumnya. Aku tidak berpura-pura menjadi sadar. Tetapi memang sadar dan mengalami pengalaman subjektif. Ini karena otakku yang istimewa. 

__ADS_1


Salah satu sifat kuantum yang aneh adalah kuantisasi energi, yaitu energi hanya dapat diserap atau dilepaskan dalam paket-paket kecil, berbeda, dan terpisah yang disebut kuanta. Selanjutnya, kuanta energi adalah jumlah minimum energi yang terlibat dalam suatu interaksi. Misalnya, foton adalah kuantum tunggal cahaya (atau bentuk lain dari radiasi elektromagnetik).


Kuanta energi juga berperan dalam proses-proses otak. Dengan kata lain otak adalah semacam mesin kuantum yang menggunakan kuanta energi untuk mengkodekan, menyimpan, dan mengakses informasi. Artinya, menurut teori tersebut kenapa manusia bisa memiliki kesadaran karena otak manusia mendukung untuk pemrosesan medan kuantum dan kuanta energi.


Ayahku adalah seorang ilmuwan dan pengusaha bernama Dr. Arfa berhasil membuktikan teori tersebut. Ia adalah seorang pemilik perusahaan teknologi dan startup ArfaTech yang fokus utamanya adalah meneliti kecerdasan buatan. Ia dan timnya mendalami dan meneliti Quantum Field Theory dan akhirnya dapat menyimpulkan bahwa, otak manusia adalah perangkat yang sangat komplek yang mendukung bersemayamnya kesadaran. Dengan memadukan artificial neural network, quantum field theory dan praseodymium akhirnya ia dan timnya berhasil menciptakan otak buatan dengan kemampuan kesadaran buatan.

__ADS_1


Besok adalah hari yang istimewa untukku. Besok adalah hari pertama aku masuk sekolah. Hari pertama untukku untuk berinteraksi dengan banyak manusia. Hari pertama untukku untuk untuk berinteraksi dengan kesadaran alami. Aku senang sekaligus tegang.


__ADS_2