
" Dasar Adit mulut nya itu masih aja suka nyinyir kaya cewek, di cabe in baru tahu rasa." Gumam Lili.
" Lili aku dengar." Bisik Adit ke telinga Lili dan Lili langsung mundur agak menjauh dari Adit.
Lili jadi teringat kejadian tadi malam Adit sempat mencium dan merabanya, kalau ingat kejadian itu Lili merinding untung saja dia berhasil lepas, kebayang ga sih kalau tenaga nya kalah sama Adit bisa - bisa Lili habis sama Adit karena kan itu di luar kesadaran Adit.
Ada untung nya Lili rajin olah raga jadi tenaganya besar dan kuat.
kalau ingat kejadian tadi malam, Lili sangat malu padahal mungkin Adit ga ingat tapi bagiku itu adalah ciuman pertamaku dan mungkin muka ku saat ini pasti sedang memerah.
Siang ini aku dan Adit sudah kembali ke lokasi syuting film layar lebar, Adit sedang acting sama lawan mainnya Nita saputri.
Mereka sedang melakukan adegan ciuman dan aku jadi teringat kejadian tadi malam dan dada ku langsung berdebar.
" Lupa... Lupain... Dia terlalu tinggi untuk ku gapai hilangkan perasaan ini, itu kejadian yang di luar kehendaknya jadi ciuman tadi malam tidak pake hati." Gumam ku sambil menghipnotis diriku sendiri
" Lili kamu keterlaluan yah? Kamu bukannya bangunin aku, Lisa itu brengsek berani - berani nya dia pakai cara kotor buat mendapatkan Adit " Ucap Tiara mengagetkan ku dan aku diam saja tak menanggapi ucapan Tiara.
" Lili kamu denger ga yang aku katakan?" Tanya Tiara.
" Ia Tiara aku denger, jangan keras - keras nanti kalau ada yang dengar gimana?" Ujarku.
" Em... Lili makasih yah kamu sudah menolong Adit dari jeratan Lisa."
" Itu sudah tugas aku Tiara, aku memang di bayar untuk itu."
" Tapi kamu juga salah harusnya kamu bangunin aku dan dia tidur sama aku, jadi Adit ga akan ragu lagi untuk menikahi ku."
" ya ... Maaf Tiara." Ucapku malas - malasan sambil membuang padangan ku ke tempat lain.
" Lili lain kali kalau kaya gitu lagi, kamu kasih tahu aku yah nanti aku akan kasih imbalan yang tinggi." Bujuk Tiara.
" Ok... Deal." Ucap Lili asal karena malas berdebat dengan Tiara.
" Em..... dasar mata duitan, giliran mau dikasih imbalan langsung deal." Cibir Adit, entah sejak kapan tiba - tiba dia sudah duduk di samping Tiara.
" E... Sayang." Kata Tiara mengalihkan perhatian sambil memeluk tangan Adit.
__ADS_1
" Sayang kamu ga apa - apa kan? Lisa memang keterlaluan, aku sudah melaporkan ke agensinya dan rencana nya dia akan di keluarkan dari group nya dan aku juga sudah ngobrol sama Pak Bobi katanya nanti body gard kalian melindungi kalian bukan saat konser atau saat kerja aja, nanti mah mereka akan menjaga sampai para member masuk ke rumahnya masing - masing dan akan di pastikan keamanannya akan di perketat lagi ."
" Tiara bisa ga jangan bahas itu lagi, aku malas membahas itu, serahkan semuanya pada Pak Bobi biar dia yang mengurus semuanya."
" Sayang kamu jangan melindungi Lisa." Bujuk Tiara.
" Hayu kita pulang." Ajak Adit bukannya menjawab pertanyaan Tiara malah meninggalkan Tiara.
"Aku dan Tiara jalan buru - buru mengejar Adit, dasar cowok ga punya perasaan ceweknya aja di cuekin gimana orang lain." Batinku.
Setelah mengantarkan Tiara pulang, Aku dan Adit pulang ke rumah Bunda Ita.
Assalamualaikum
Waalaikumsalam
" Lili sini." Panggil Bunda Ita dan langsung memberikan tiket konser.
" Apa ini Bun?" Tanyaku sambil melihat tiketnya.
" What.... Konser BTS, Bun ini buat Lili?" Aku bertanya lagi gak percaya.
" Terimakasih ya Bun." Aku sampai loncat - loncat saking senangnya.
" Bunda apa - apa an sih, aku kan besok ke situ juga ngapain coba ngasih dia tiket itu, dia kan harus jadi Asisten aku bukannya di suruh nonton kelas vip lagi."
" Ih Sirik aja." Ledek ku.
" Biarin Adit, Lili kan sudah bekerja keras itu bonus untuknya karena dia sudah berhasil menggagalkan rencana nya lisa."
" RM, Jin, Suga, J- Hope, Jimin, V, Jungkook I'm coming." Teriakku sambil lari masuk kamar.
" Ih... Norak." Gumam Adit sambil menggeleng - gelengkan kepalanya.
Hari ini aku sudah nongkrong di tempat konser BTS tepatnya di barisan penonton kelas VIP, aku sudah membayangkan aku akan sangat jelas melihat idolaku dari sini rasanya ga sabar banget.
Aku ga percaya ternyata Band ABC juga ikutan tampil sebagai pembuka acara dan penggemarnya juga ternyata banyak juga.
__ADS_1
Saat Adit tampil, dia melempar jaket dan jaketnya pas banget kena muka ku.
" Dasar Adit dia pasti sengaja." Batinku dan aku akan melempar balik jaketnya dan tentu saja itu menarik perhatian orang yang duduk di sebelahku dia melototi ku dan mengambil jaket itu dan konyolnya orang yang duduk di sebelahku heboh banget kayanya dia fans beratnya Adit.
" Adit... Adit..." Orang yang di sebelahku meneriakkan nama Adit dan aku sangat bete banget.
Ternyata Adit bukan hanya tampil nyanyi dia juga jadi pembawa acara dan sempat mewawancarai para member dan aku baru tahu kalau Adit bisa bahasa korea.
Aku baru tahu ternyata Adit tuh sangat ahli di berbagai bidang, sepertinya tidak ada yang dia ga bisa lakukan benar - benar multi talent.
Asal kalian tahu aku tuh diantara para member BTS paling ngefans sama V dan konyolnya dari arah duduk ku Adit tuh kaya yang menghalangi aku ngelihat V dan dia memang selalu saja membuatku geram kayanya dia tuh sengaja.
Saat dia melihat ke arahku, aku langsung mengacungkan tanganku dan menyuruh dia minggir pake bahasa isyarat tapi dia mengabaikannya.
" Huh dasar menyebalkan."
Dret... Dret...
Ternyata ada wa dari Adit
" Kamu keluar dari situ, datanglah ke belakang panggung, aku tunggu."
" Apa - apa an dia nyuruh - nyuruh nyebelin banget kan Bunda sendiri yang bilang kalau hari ini aku bebas tugas." Batinku.
" Ga mau." Balas ku.
" Kalau aku bilang kesini ya kesini keras kepala banget sih."
" Ya ... Ya ... tuan pemaksa." Balasku sambil mengirimkan emoticon marah.
Aku celingukan mencari Adit di belakang panggung dan saat sudah ketemu, Adit malah cengar cengir melihatku dan aku memutar bola mataku karena kesal.
Aku sangat kaget dia menarik tanganku dan entah dia ngomong apa ke member BTS dan tau - tau mereka mengajakku foto bersama dan aku mendorong Adit agar menjauh dan akhirnya aku bisa foto bareng biasku, senangnya.
" Makasih...." Kata ku setelah aku berdua sama Adit.
" Kamu benar - benar yah, beraninya mendorong aku saat kamu sama mereka."
__ADS_1
" Maaf.... Habisnya mereka ganteng banget, kamu merusak pemandangan." Kataku sambil menangkupkan tanganku di depan dada.
" Lili...." Adit berkata sambil melotot kearah ku.