Ayahku Dewa Perang

Ayahku Dewa Perang
Terlambat sedetik, Keluarga mu akan hancur!


__ADS_3

Lucas memesan taksi untuk kerumah sakit,Dia masih tidak bisa mengungkap jati dirinya pada keluarga dan istrinya.


Setibanya dirumah sakit Prosperous,Anne buru buru turun dan langsung menuntun suaminya dan limea.Dia merasa bahagia saat tahu kalau suami dan anaknya masih punya harapan.


Setibanya di depan resepsionis,Lucas langsung mengatakan kalau dia ada perlu dengan Dokter Maher.


Tapi resepsionis disana langsung mencibir dan berkata “Beraninya orang miskin sepertimu ingin menemui Dokter Maher yang terkenal? Apa kualifikasimu hah?! Orang buta dan Seorang pria tua dikursi roda ini kah tujuannya? Maaf,Kami tidak menerima seorang pengemis.”


“Dokter Maher lah yang seharusnya tidak memiliki kualifikasi untuk bertemu dengan ku,Harusnya sebuah keberuntungan baginya.” Lucas berkata santai menaruh tangannya disaku.


“haha! Kau bilang dokter Maher tidak punya kualifikasi? dan dia beruntung? Kau dasar tidak tahu diri.Keamanan! Usir semua pengemis itu dari sini.” Resepsionis wanita itu berteriak dengan keras,Semua orang langsung menatap ketempat mereka,Penuh pandangan mencibir dan mengejek.


Lucas langsung dingin,Matanya yang tiada ekspresi menatap resepsionis wanita didepannya.Kesalahan pertama adalah menghina ayah,Kedua Istrinya dan ketiga seluruh keluarganya.


Tangan Lucas entah kenapa terasa gatal menyiksa gadis dihadapannya,Tidak terhitung jumlahnya tim rahasia beranggotakan ratusan wanita mati ditangannya,Dan mungkin mayat mereka sudah busuk dan ditumbuhi rumput sekarang.


“dasar pengemis! Beraninya memaksa masuk kerumah sakit berkelas dengan penampilan kalian ini hah?! Sebelum aku benar benar marah,Sebaiknya kalian pergi dari sini sambil merangkak!” Kepala penjaga keamanan menunjuk Lucas dan keluarganya dengan tongkat besi.


Suaranya sangat arogan dan sombong,Semua orang disana juga tertawa.Seakan menyaksikan drama yang patut ditonton.

__ADS_1


“beraninya kalian bicara seperti ini?! Kami datang kesini ingin berobat! Bukan mengemis ya.” Anne berteriak kesal disana,Dari tadi semua orang terus menghinanya,Bagaimana mungkin dia hanya diam.


“Coba kalau kalian mampu.” Lucas tidak terlihat peduli,Dia menatap 5 orang penjaga keamanan ini dengan remeh,Hanya 5 orang penjaga lemah,Kalau mungkin 5 orang ini ditempatkan dimedan perang,Mungkin orang inilah yang akan lebih dulu mati.


Kepala Keamanan langsung marah,Dia segera maju bersama anak buahnya memukul Lucas,Agar anak tidak tahu diri ini tahu rasanya bagaimana tangan dan kakinya dipatahkan.


Melihat semua penjaga ini menyerang mereka,Heru dan Anne langsung mundur dengan takut,Tubuh mereka sudah gemetar,Lucas menyadarinya dan lagi lagi harus terima kalau tidak bisa membunuh semua orang ini.


Hahhhhhh!!!!


Lucas masih santai,Dia sama sekali tidak takut melihat penjaga ini sudah mengepung dan bersiap memukul nya.


Tubuh mereka tidak terlihat memar sama sekali,Tapi wajah mereka sangat pucat seperti kehilangan darah saja.


“Ka....” Tony dan penjaga keamanan lain melihat Lucas,Ingin mengatakan sesuatu kalau ini adalah perbuatannya,Tapi langsung pingsan ditempat.


“Ini....” Resepsionis disana langsung tegang,Wajahnya penuh dengan teror menatap Lucas,Dia mengira kalau ini pasti ulah pemuda ini.


“beraninya kau memukul penjaga keamanan! Kau akan dapat sanksi yang berat,Aku sudah memanggil polisi,Sebentar lagi mereka akan datang membereskan mu.” Resepsionis berkata panik.

__ADS_1


Lucas sama sekali tidak peduli,Dia hanya mengambil Handphone nya.


“Segera datang ke meja resepsionis dalam 5 menit,Jangan salahkan aku kalau nyawamu dan keluargamu hancur Jika terlambat sedetik saja.” Lucas berkata dengan suara yang dalam ditelpon,Dia menelepon dokter Maher.


“Ini...masalah!” Dokter Maher yang sedang berbincang dengan direktur rumah sakit langsung pergi buru buru,Direktur rumah sakit juga terkejut,Apalagi saat mendengar suara orang dibalik telepon yang membuat Dokter Maher begitu takut.


“beraninya kau membual?!” Resepsionis wanita itu mencibir,Dia merasa pria ini hanya orang gila yang hanya bisa membual dan melebihkan diri sendiri.


“Mas,Sebaiknya kita pergi saja dari sini,Aku sudah tidak nyaman.” Limea menggengam tangan Lucas,Wajahnya terlihat cemberut.


“Tenang saja,Istriku.” Lucas memegang tangan limea dengan lembut.


Tidak lama,Dokter Maher langsung datang, Pakaiannya sudah terlihat berantakan,Nafasnya tersengal sengal,Direktur juga menyusul dari belakang dengan pakaian yang teihat berantakan.


Mereka begitu terburu buru,Sampai orang yang menghadang pun ditabrak.


“Tuan Lucas! Maafkan saya,Saya sudah membuat anda menunggu.” Dokter Maher buru buru membungkuk.Wajahnya sudah penuh dengan keringat.


“4 Menit lebih 37 detik.” Lucas menatap datar Dokter Maher,Dia sebenarnya cukup senang melihat dokter ini tiba tepat waktu,Tapi suasana hatinya sudah buruk.

__ADS_1


__ADS_2