
Setelah selesai dengan urusan Cameli,Lucas langsung pergi kerumah sakit lain dimana Limea dirawat.
“Lucas...” Anne langsung menghampiri Lucas,Dia terlihat sangat bahagia.
“Ibu...” Lucas tersenyum,Dia memandang Mea yang saat ini sudah terlelap di pelukan ibu mertuanya.
“Kabar gembira! Anakku sudah sadar,Ahahaha!” Anne langsung tertawa bahagia,Dia memeluk menantunya dengan erat,Tanpa sadar air matanya jatuh,Setelah sekian lama akhirnya anak nya limea akan segera dapat melihat,Dan ini karena menantu durhaka dan tidak bergunanya ini.
“Benarkah?” Wajah Lucas dipenuhi kejutan,Bukankah dokter Maher mengatakan dia bisa sadar dalam beberapa hari? Kenapa bisa begitu cepat? Tapi apapun itu,Lucas senang mendengarnya.
“Cepat kita temui putriku,” Anne langsung menarik tangan Lucas dengan buru buru,Langsung masuk dalam ruang rawat Limea,Ternyata limea sudah sadar.
“Mas,Ma..” Limea bahagia melihat mereka,dia buru buru bangung dari tempat tidurnya dan duduk disana.
“Jangan buru buru,Kau baru saja sadar.” Lucas langsung membantunya,Limea hanya mengangguk saja dan tersenyum,Dia bahagia bisa berkumpul kembali bersama keluarganya,dan...suaminya.
Walaupun dia masih menyimpan rasa kecewa pada Lucas,Tapi dia tidak akan pernah membencinya,Limea mencintai Lucas begitupun sebaliknya.
__ADS_1
Sekarang dapat melihat wajah Lucas,Mea dan Ibunya,Rasa bahagia limea tak bisa diungkapkan dengan kata saja.
“Akhirnya...akhirnya aku bisa melihat anakku.” Limea menangis,Dia menggendong anaknya yang tertidur pulas dan menciumnya diseluruh wajah.
“Yah...Aku juga bahagia bisa melihat mu kembali melihat sedia kala.” Lucas tersenyum,Membelai rambut limea dengan lembut.Limea merasa panas diwajahnya,Dia buru buru memalingkan wajahnya.
“Lucas...Aku lelah.” Dengan wajah yang merah,Limea berkata malu malu.
“baiklah.” Lucas tidak mengeluh sama sekali,Hanya dengan melihat istrinya sudah bahagia,Maka Lucas juga sama.
“Kenapa?” Di luar rumah sakit,Lucas mengangkat telpon dengan perasaan bingung,Tidak mungkin seorang Walikota dari kota Merge menghubunginya,Lucas bahkan tidak pernah menyebarkan berita kepergiannya pada siapapun.
“Tuan Lucas! Senang anda mengangkat telepon saya,Saya...hanya ingin bisa berguna bagi tuan,Tuan Lucas! saya ingin meminta tolong dari anda,jika tuan Lucas tidak mau juga tidak masalah.” Walikota Zidan buru buru berkata,Dia bahkan tidak memberikan Lucas kesempatan untuk bicara.
“Darimana kau tahu nomorku?” Lucas tidak menjawab pertanyaan letnan sama sekali,dia berkata dingin dan serak ditelpon,Bahkan tuan walikota langsung ketakutan.
“Tuan Lucas! Saya mendapatkannya dari Tuan Iblis Darah,Dia memerintahkan saya harus membantu apapun yang tuan Lucas inginkan,Dia bahkan memerintah saya agar bisa melindungi seluruh keluarga anda.” Walikota Zidan merinding,Dia berbicara dengan gemetar.
__ADS_1
“oh...Baiklah! Sekarang katakan apa yang kau inginkan?”
Kediaman Sun.
“Saat ini seluruh pengusaha kaya dan berkuasa diseluruh kota Merge diundang ke acara amal besok pagi,Kalian harus memanfaatkan semua ini dengan baik! Cobalah untuk membuat beberapa koneksi dengan keluarga besar lain,Selain itu,Usahakan untuk mendekati perusahaan L.M Company,Jika kalian bisa mendapatkan kerja sama dengan perusahaan itu,Maka pangkatnya di keluarga sun akan di naikkan menjadi direktur baru!” Nenek sun berkata serius.
Acara ini bukan hanya menguntungkan bagi mereka,Tapi juga bisa memberikan mereka beberapa peluang hebat lain.Dengan kerja sama dengan perusahaan besar,Maka keluarga sun akan naik ke kasta tinggi yang baru.
“Baik nenek! Aku dan Anjani akan datang di acara itu dan membuat semua orang terpukau nanti.” Barry Sun berkata sombong.
“Iya nenek,Kami akan berusaha sebaik mungkin agar keluarga sun kami bisa mendapatkan kerja sama yang bagus!” Anjani menggigit bibirnya pelan,Dia mengedipkan mata ala wanita ******.
Dengan penampilan yang luar biasa dan cantik,Anjani yakin kalau beberapa pengusaha besar akan jatuh ditangannya.
“bagus! Karena acara ini hanya memiliki dua kuota,Maka kalian harus memanfaatkannya sebaik mungkin!” Nenek sun berkata senang,Tapi pandangannya segera dingin mengingat keluarga Heru Sun yang tidak berguna sama sekali.
“Ahaha tentu saja nenek.”
__ADS_1