Ayahku Dewa Perang

Ayahku Dewa Perang
Saatnya membayar atas tindakan kalian


__ADS_3

Di Kediaman Ren.


“Beraninya sekumpulan miskin seperti kalian mencuri $7000 ku!!” Seorang wanita berteriak disana,Air liurnya sampai keluar saking kesalnya.


Anne terdiam memegang Mea yang ketakutan.


Tuduhan pencurian ini saat Mea di undang temannya untuk datang ke rumah Marin Ren,Salah satu teman sekelasnya Mea,Tapi ternyata saat bermain disana,Ibunya Marin tiba tiba marah karena uangnya hilang begitu saja dan Marin tanpa sebab langsung menyalahkan Mea dan Sinta yang mencuri.


Berakhir seperti ini,Mea,Anne,Sinta dan Keluarganya ditampar sedemikian rupa oleh Nyonya Ren.Tapi syukur Anne tadi datang tepat waktu setelah Nyonya Ren menelpon kalau Mea dirumahnya dan dituduh mencuri.


“Tidak mungkin cucu ku mencuri uang itu! Kau pasti hanya salah paham disini!” Anne membela cucunya.


“Apanya salah paham?! Jelas jelas dua anak ini sudah mencuri dirumah ku! Jangan pikir karena kalian orang miskin,Bisa mengemis sesuka hati ya.” Nyonya Ren berkata sinis,Sedangkan Tuan Ren hanya diam dan tidak mengatakan apapun.


Baginya itu semua pantas dilakukan pada orang yang sudah berbuat kejahatan.


Marin Ren yang disana menatap Mea dan Sinta dengan sinis,Dia tidak peduli jika pun keduanya masuk penjara,Marin bahkan ingin mereka merasakan lebih dari ini.


Siapa suruh mereka sok baik dan menganggunya membully siswa di sekolah,Marin bahkan pernah terkena skors karena ulah mereka melaporkannya.


“Bibi! Aku dan Sinta tidak mencuri,Ini fitnah BI!” Mea menangis disana,Suaranya bergetar,Wajahnya bahkan merah dikanan karena ditampan nyonya Ren,Temannya juga mengalami hal yang sama.

__ADS_1


“Benar BI! Kami tidak mencuri,Itu Fitnah hiks.” Sinta juga mengangguk dengan perkataan limea,Mereka jelas tidak bersalah.


“Aku yakin anakku tidak bohong! Mereka berdua tidak mungkin mencuri,Aku tahu betul Mea dan Anakku Sinta!” Ayah Sinta juga membela,Saat ini tangannya sedang ditahan oleh penjaga.


“Kau kira aku percaya hah?! Pengawal! Cepat pukul mereka semua lalu buang dijalanan!” Nyonya Ren mendengus tidak senang,Dia tahu kalau sebenarnya anaknya Marin pelakunya,Tapi dia tidak ingin nama anaknya sampai ikut masuk.


“Tidak tahu diri.” Tuan Ren mencibir sinis,Mengambil rokok ditangannya dan langsung melemparnya kelantai.


Saat semua penjaga akan memukul semua orang,Pintu kediaman Ren langsung di dobrak dengan kasar hingga roboh.


Sekumpulan pria kekar dan sangar langsung masuk kedalam,Raut wajah mereka begitu dingin,Dua orang pria yang ditengah juga menatap semua yang bersimpuh takut dilantai.


“Siapa orang bajingan yang berani masuk ke rumahku hah?!” Nyonya Ren langsung berteriak disana.


Anne dan Mea terlihat menyedihkan,Pakaian mereka acakkan,Dan belum lagi di pipi mereka ada bekas tamparan yang tidak mengenakkan.


“Mea,Ibu mertua,Maafkan aku datang terlambat.” Lucas langsung memeluk Mea dan ibu mertuanya yang ketakutan disana.Mereka tidak menolak sama sekali,Hanya diam menundukkan kepala dengan takut.


“Keamanan! Bawa keluargaku dan mereka pergi dari sini.” Lucas berkata dengan tegas,6 orang pengawal kekar langsung maju dan membantu Anne bersama yang lain keluar lebih dulu.


“Ayah...Hiks Mea tidak mencuri..” Mea memeluk ayahnya dengan erat,Dia begitu takut saat ini.

__ADS_1


Hati Lucas sakit melihat anaknya seperti ini,Anaknya yang imut itu harus mengalami hal tidak mengenakkan semacam ini.


“ayah tahu Mea tidak akan mencuri,Biar ayah yang menghukum mereka karena telah membuat putri ayah tersayang ini sudah ketakutan.” Lucas berkata lembut membelai rambut anaknya penuh sayang.


“Kalian!” Nyonya Ren dan Tuan Ren tidak bisa berkata banyak,Semua pengawal yang dibawa Lucas sangat menakutkan dan mereka sudah tidak mampu menggerakkan tubuh karena tekanan.


“Hiks! Ayah harus hukum mereka yah,Kata ibu fitnah itu kejam,Dan melakukan kekerasan fisik pada anak kecil itu tidak baik,Jadi harus dapat hukuman hiks!” Wajah Mea dibenamkan di dada Lucas,Memeluknya dengan erat.


“Iya sayang.” Lucas tersenyum geli,Iblis darah dan pengikutnya juga sama.


Setelah Mea dan yang lain keluar.


Saat ini Lucas memandang keluarga REN dengan dingin,Termasuk anak perempuannya yang merupakan akar dari masalah ini.


Lucas sudah menyelidiki,Marin ini sangat jahat,Kalau bukan karena Sinta menolong anaknya Mea,Mungkin anaknya sudah mati karena ditabrak truk yang melaju kencang saat itu.


Belum lagi dikabarkan suka membuat Mea dalam masalah dan membully anak anak lainnya yang memiliki derajat miskin.


Lucas tidak merasa bersalah kalau anak ini harus mati di bawah tatapannya.


Baik itu Anak,Lansia ataupun Orang paling berkuasa,Selama mereka menyakiti keluarganya,Maka hanya ada kematian dalam kamus mereka.

__ADS_1


“Saatnya membuat kalian membayar atas apa yang kalian lakukan.”


__ADS_2