Ayahku Dewa Perang

Ayahku Dewa Perang
Kemarahan dan Penyesalan Iblis Darah


__ADS_3

“Ada apa ini?!” Mawar Merah yang berada di gedung terbengkalai Utara membelalakkan matanya saat melihat 25 pasukan yang bergerak maju ketempatnya.


Dia mendengus.


“Lalu apa?! Huh! Aku yang akan menghabisi mereka semua!” Mawar merah dengan sombong mengibaskan rambut panjangnya,Dia dengan cepat memanggil anggotanya yang lain.


“Serang! Sisakan mawar merah hidup hidup untukku bawa dihadapan tuan Lucas!” Iblis darah dengan isyarat tangan berkata dingin menyuruh seluruh pasukan masuk bersamanya.


Aura mereka semua mengerikan,Terutama Iblis darah yang disetiap langkah akan membuat semua orang berdebar dengan kencang.


Semua orang merasa sesak,Matanya setajam elang.


“Hari ini aku Iblis darah akan membunuh seluruh pasukan mawar merah mu!”


Akhh!!


Iblis darah seperti orang gila,Dia dengan cepat mendobrak pintu dan berteriak dengan keras.


Didalam,Semua pasukan Mawar merah berjumlah 50 orang menatap kedepan dimana iblis darah mengamuk.


Ada rasa takut didalam hati mereka,Tapi mereka tetap maju dan menyerang bersamaan.


Dalam sekejap semua pasukan itu mengepung Iblis darah.


“Ck!” Iblis darah mendecih.Dia mengangkat tangannya,Bahkan kepalan itu sudah berdarah saking marahnya.


“Ada apa ini hah?! Kenapa kalian menyerang kami?!” Mawar merah dengan suaranya yang suram berjalan diantara pasukannya.


“HAHAHAHA MATI SELURUH PASUKANMU!”. Iblis darah seperti kerasukan,Dia dengan aura menakutkan dan mata yang memerah maju bersama pasukannya.


Akhhh!!!


Iblis darah terus berteriak,Setiap tangannya diayunkan.Pasukan wanita mawar berterbangan.


Akhh!!


Tidakkkk!!

__ADS_1


Suara teriakan seluruh pasukan mawar merah menyedihkan,Mereka bahkan tidak sempat melakukan perlawanan dan hanya bisa mati dengan tidak rela.


Mawar merah langsung terkejut,Wajahnya pucat dalam sekejap.


Dengan suara gemetar dia berbicara.


“Kenapa...kenapa kalian menyerangku?”


“Kau tidak pantas tahu,mati!” Iblis darah tidak menjawab,Suaranya berat,Tubuhnya sudah penuh darah dari musuhnya.


Semua pasukan yang iblis darah bawa tidak membantu iblis darah bertarung,Mereka hanya mengikuti nya.


“hahaha kalian harus mati!” Mawar merah tertawa seperti orang gila.Dia mengambil belati dengan corak mawar hitam ditangannya.


Mati!


Mawar merah berteriak,Dia melesat seperti angin berusaha menebas iblis darah yang menaikkan bibirnya.


Pak!


Plak!


Aargghh!!!


Mawar merah langsung menjerit,Dia tidak tahu kenapa iblis darah bisa begitu cepat menyerangnya.Dia bahkan tidak melihat gerakan apapun.


“Kenapa.. mengapa kau mengincarku?” Dengan menahan rasa sakit dikakinya,Mawar merah berbicara dengan gemetar.


Iblis darah tidak menjawab sama sekali,Dia dengan kejam mematahkan salah satu kaki lain mawar merah sampai hancur.


Arrghh!!


Mawar merah berteriak,Matanya sudah berair.Penampilannya menyedihkan.


Iblis darah menarik rambutnya,Dia menyeret Mawar Merah dengan kasar.


“Bawa nona Mea dan temannya dengan selamat...aku yang akan membuat wanita yang sudah membuatku tercela ini menderita dengan menyedihkan!” Dengan suara datar,Iblis darah menatap pengawalnya.

__ADS_1


“Baik!” Mereka langsung menjalankan perintah,Tapi sebelum itu mereka membersihkan semua kekacauan,Dan akhirnya pergi membawa mea dan temannya yang dikurung dibawah tanah dalam keadaan pingsan.


“Tuan..apa salahku? apa yang membuatmu melakukan ini padaku?!” Mawar Merah terisak.Dia berusaha memegang rambutnya yang terus ditarik paksa iblis darah.


Iblis darah tidak menjawab sama sekali,Dia.hanya diam menatap mawar merah dengan dingin.


“Kau sudah menyinggung seseorang yang tidak pantas kau singgung,Kau bahkan menyakiti nona Mea sampai seperti itu,Anak kecil bahkan tidak kau ampuni,Memang pantas mati!” Iblis darah mendengus.Dia menggenggam tangan mawar merah dengan kuat sampai terdengar Krek.


Itu patah,Sekali lagi Mawar merah berteriak kesakitan.


Iblis darah tersenyum sinis,Dia tertawa hahaha.


Menatap pasukan yang masih ada dibelakangnya,Iblis darah tersenyum.


“Bawa dia pergi kembali kemarkasnya,Aku yakin si Meigui tidak akan mengampuninya,hahaha!”


“Baik tuan!” Pasukan itu tidak berani membantah,Dia dengan cepat menyeret Mawar merah yang sudah disiksa dengan kejam itu kedalam mobil sebelum menghilang dalam kegelapan.


“Arghhhh! Gagal! Gagal! Aku sudah membuat malu nama keluarga Aston! Aku memang pendosa!” Melihat pasukan itu pergi, Iblis darah langsung terjatuh ditanah,Menatap tanah dibawahnya dengan sedih.


Ini adalah pertama kalinya dia gagal dalam tugas,Ini pertama kalinya dia mendapat tatapan kekecewaan dari tuannya Lucas.


Ini adalah kegagalan terbesar dalam hidupnya!


“Kau sudah menyesali kesalahanmu,Aku tidak keberatan.” Suara pria terdengar dibalik kegelapan,Dengan jubah hitam dan sebatang rokok ditangannya,Dia menatap iblis darah dengan senyuman.


“Tu...tuan Lucas?” Iblis darah langsung tertegun,Dia menatap Lucas yang entah kapan sudah ada dihadapannya.


“Hm..ini terakhir kalinya kau tidak waspada,Anggap ini sebagai kesalahan pertamamu tanpa sengaja,Kembalilah dan renungkan diri sendiri!” Lucas mengangguk.


Tak lama,Dia membuang rokoknya,Dan seorang pasukan datang menggendong dua orang gadis.


Itu adalah Mea dan Cindy!


“Berikan.” Lucas langsung mengambil dua anak itu,Dengan lembut dia menaruh mereka dalam dekapannya dan pergi dari sana.


“Jangaj bersedih,Setiap orang pasti melakukan kesalahan,Anggap saja ini sebuah pelajaran untukmu..” Suara Lucas melembut,Dia melirik iblis darah yang masih terduduk ditanah.

__ADS_1


Iblis darah langsung tersenyum,Dia dengan cepat mengangguk.Setelah itu Lucas langsung pergi dan hilang dalam kegelapan.


__ADS_2