Bad Couple

Bad Couple
Part 10


__ADS_3

Rumah Keluarga Raya!


"Kakak...ayolah kak....!"


"Kamu tau, kakak juga kena tampar dan jambak juga, jika kakak mencari gara gara lagi dengannya, rambut kakak akan habis!" Suara panik keluar dari mulut wanita yang menyirami air di toilet


Wanita itu kakak Raya, namanya Reva.


"Tapi kak aku gak suka liat dia dengan Kak Reynald!" Rengek Raya pada Reva


"Kalau begitu, kakak minta para anak buah papa untuk membunuhnya!" Rengek Raya lagi.


Mata Reva se akan berbinar binar, kata kata adiknya benar benar memunculkan ide jahatnya


"Oke! Kakak paham!"


Reva mendatangi papanya di ruabg baca rumah! Terlihat papanya sedang membaca memakai kacamata bacanya!


Reva menghampiri papanya yang duduk dan mencoba memohon pada papanya.


"Papa!"


"hem"


"Reva sama Raya di tampar pah di sekolah, Reva boleh Minjem Anak buah papa untuk membalasnya gak?"


Plak


Buku itu di tutup Papa


"Siapa yang lancang menampar anak papa?"


"Prisa di sekolah kami pa, boleh ya pa, aku mau balas perbuatannya!" Rengek Reva pada Papa


"Papa berikan 3 orang Anak buah papa berotot, lakukan sesukamu!" Kata papa dan kembali membaca bukunya


Reva sangat senang, bahagia sekali, berkah indah buatnya!


"Kita lihat bagaimana kau menghadapi orang berbadan besar Prisa, kau salah menampar orang!"


Reva tersenyum Licik!


Keluarga Harefa!


"yey papa pulang...!" Prisa berlari memeluk papanya yang Baru pulang dari Luar negeri!


"Papa bawa oleh oleh?" Mata Prisa mengkilat kilat saat bertanya oleh oleh


"Ini papa bawa kan jam tangan dari Amerika!" Papa Prisa memberikan kotak jam tangan, dari luar terlihat itu jam tangan biasa saja


"Papa...jam nya kok gak keren !!!" Rengek prisa


Papanya tersenyum, di bukanya kotak jam tangan itu dan di pasangkannya di tangan Prisa.


"Nih coba lihat!" Papa Prisa menekan layar kecil di Jam tangan itu, tampak bentuknya berubah.


"Kamu bisa melacak siapa pun dengan ponselnya, menelefon, ini jam tangan bisa membius orang, ini jam tangan modifikasi ilmuwan hebat di sana!"


Mata prisa berbinar binar.


"Seperti jam para mata mata ya pa!!!"


"Hem, hanya ada satu di dunia!!"


"Wah...beruntung nya aku hahaha" Prisa mendadak sinting!


Prisa Masuk ke kamarnya.


Dia menatap setiap sudut jam tangan itu, di belakang jam tangan ada Logo yang bertuliskan 'BrataHarefa' Terukir jelas, itu adalah Marga keluarga besar Prisa.


Prisa guling guling sinting di kasur.


"Prisa!!!" Panggil mama prisa, prisa segera melongos ke bawah menghampiri mamanya yang memanggilnya.


"Ya ma!"


"Belikan minuman di supermarket ya!" Kata Mama sambil menyodorkan uang!


Gue hanya mengangguk!


Prisa keluar hanya memakai baju piyama tidur dan jaket!


Dia jalan kaki ke supermarket karena jarak rumah ke supermarket tidak terlalu jauh.


Setelah dari supermarket, prisa langsung pulang, di tengah jalan yang sepi prisa di hadang lelaki botak berbadan besar dan 1 kali lipat lebih besar dari badannya, Prisa menatapnya tajam!


"Hye adik kecil, mau ikut kami main main gak!" Prisa berhenti menatap nya tajam, Prisa tersenyum


"Ayo, kita main petak umpet!" Prisa tersenyum manis dan wajah dewi nya benar benar terpancar jelas, apalagi yang di pikirkan Prisa!


Prisa melihat dari ekor matanya di atas gedung ada CCTV, senyum prisa mengembang!


"Adik Cantik yok ikut!" Bagian sensitif Prisa akan di pegang si botak, Prisa tangkas, di pegang pergelangan tangan botak itu dan di cengkeram kuat!

__ADS_1


"Om baik, aku hanya anak anak!" Masih dengan senyum Manisnya!


PRAAAKKK!!!


Tulang pergelangan tangan preman botak itu retak


Prisa memusingkan Tangan preman itu, preman itu berteriak keras!


BRUAAAKKK!!!


perut preman itu kena tendang keras oleh prisa


BAK BUK!


Dua kali pukulan tangan kosong Prisa mendarat di wajah preman itu!


DUUUKKK!!! Prisa melompat dan Menendang Perut Preman itu, sontak 2 preman yang lainnya maju mengeroyok Prisa


Kamvret, gimana cara gue mengatasinya?!


Prisa masih berdiri kokoh, dua preman lainnya berjalan cepat menuju prisa yang menatap mereka dengan tatapan dingin!


Oh, Come on, Gue gak tau harus bagaimana sekarang!


BUAAKK!!!


Bogem Mentah tangan kosong Milik Prisa mendarat di Wajah jelek preman itu.


DUUKK! TAK!!!


Terdengar tulang patah di leher salah satu preman!


Prisa mencoba mengumpulkan nyawa nya sekarang, tenaga nya cukup terkuras!


Dia hanya manusia biasa yang belajar bela diri hanya untuk melindungi diri sendiri!


BUUKKK!!! prisa lengah, Perutnya kini kena pukulan keras oleh salah satu dari mereka, prisa terduduk lunglai sekarang, dia memegang perutnya nyeri, dan dia baru ingat kalau dia PMS, pantas saja perut nya sakit bercampur ngeri.


Prisa terduduk sambil meringis menahan sakit di perutnya.


"Ayolah adik cantik, ikut kami saja, kami tidak main kasar lo!"


"Ngo...mong...apasih...Bgsd!!!" Umpat prisa menahan sakit di perutnya yang kini bertambah sakit!


"Sudah tidak berdaya masih mengumpat!"


Preman itu mendekat ke arah prisa yang terduduk di aspal yang kehilangan banyak energinya.


"Mata tajam mu itu tidak sesuai dengan wajah dewi mu lo cantik!" Salah satu dari mereka memegang ujung dagu Prisa dan mendongakkannya ke atas.


Jarinya mengelus pipi prisa yang lembut.


"Singkirkan Tangan Kotormu!" Kata Prisa Dingin


Grrrtttt!!!


Prisa menggigit jari tunjuk dan tengah milik preman itu!


"Akhhh...sialan Kau JAL*NG!!!" Pekik Preman itu naik darah


Prisa masih datar, dia tidak tahu harus apa sekarang, yang pasti dia perlu pertolongan!


"Tenang saja adik kecil, di sini sepi kok!" Kata preman itu, suaranya terdengar mesum, prisa membuang wajahnya.


Salah satu dari mereka mencoba Melepaskan jaket prisa, dia tarik Ritsleting jaket prisa ke bawah!


Prisa menepis tangan preman itu berkali kali, namun prisa benar benar kesakitan sekarang, perutnya kena hantaman sangat kuat!


Tolong...siapa saja!!!"


"TOLONG!!!" Teriak prisa di gang kecil dan sepi!


"Sst, adik kecil di sini tidak ada orang selain kita, percuma kau teriak!"


Tiga preman itu tertawa penuh kemenangan, prisa masih menatap mereka tajam, se akan akan matanya bisa mengeluarkan laser.


Aku Harus apa?


BUAKKKK!!!


Siku menghantam atas kepala


DUUKKKK!!!


TRAKKK!!!


bogem mentah dan mematahkan tulang leher.


BUAAAKKK!!


Menendang dagu


Tiga preman itu tiba tiba tersungkur tidam berdaya di aspal, sosok yang sangat cepat menghabisinya di detik yang singkat!

__ADS_1


Mata prisa terbelalak melihat sosok yang baru saja menyelamatkannya.


"Lo gak apa apa?!" Reynald berjalan dengan cepat ke arah Prisa


Dia berjongkok menghadap prisa yang terduduk lemas!


Prisa langsung memeluk Reynald.


Di lingkarkannya tangannya di leher jenjang milik Reynald dan menangis sejadi jadinya!


"Huwaaa....!!!"


Reynald panik dan khawatir!


Di balas Pelukan Prisa oleh Reynald


"Coba aja lo gak datang, gue pasti udah habis!" Prisa terisak di pelukan Reynald


Prisa melepaskan pelukannya dan menghadap wajah Reynald yang panik, Mata prisa memerah, wajahnya berlinang air mata, prisa sesenggukan!


"Udah, lo aman" Reynald membantu menghapus air mata di pipi prisa dengan jari jari nya!


"Mulut lo berdarah?" Tanya Reynald panik saat melihat banyak darah keluar dari mulut Prisa!


"i,ini tadi kena tendang di perut, makanya darahnya keluar, hiks!!!" Prisa Masih sesenggukan!


"Ya udah, ikut gue buat bersihin mulut lo!" Reynald memapah Prisa berdiri


Mereka menuju masjid, prisa membersihkan mulutnya yang penuh darah di Kran air!


Terlihat Reynald duduk di tangga masjid, prisa duduk di samping reynald


"Makasih!" Kata Prisa, ini adalah kata yang kedua kalinya, kali ini prisa mengucapkannya dengan jelas tanpa bergumam, nanti kalau bergumam bilangnya baca yasin lagi!


Reynald hanya mengangguk!


"Perut Lo masih sakit?" Tanya Reynald pada Prisa


"Masih, sedikit!"Tiba tiba prisa terkekeh pelan.


" Apa Yang Lucu?" Tanya Reynald heran


"Lo kan tadi bilang 'Perut lo masih sakit' kan , itu mengingatkan gue saat di UKS nemenin lo yang habis di gebrak Kakel, dan yang pasnya, lo ke UKS habis kena tonjok di perut, dan gue juga, Persis gak sih?" Celoteh Prisa sambil tersenyum.


Reynald hanya tertawa pelan.


Tiba tiba mereka senyap


"Bantu gue!" Kata prisa memecah keheningan!


Reynald menoleh.


"Apa?"


"Bantu gue awasin Raya dan kakaknya" Kata Prisa datar.


Reynald hanya mengangguk paham.


Tiba tiba mereka kembali senyap lagi, 10 detik mereka senyap, Reynald bersuara


"Wah ada Ufo!" Seru Reynald menatap langit malam


"Mana mana!" Prisa melihat ke atas langit mencoba menemukan benda yang di sebutkan oleh Reynald


"Bodoh deh lo!" Kata Reynald seraya menjitak jidat prisa


"Duh!! sukanya main jitak dah lu!" Protes nya


Reynald hanya terkekeh!


"Bintangnya bagus ya!" Kata Prisa sambil mengagumi bintang bintang yang bertaburan di langit malam yang cerah, Reynald mendongak ke atas dan manggut manggut


"Cantik ya!" kata Reynald


Reynald menoleh ke Prisa yang sedang tersenyum lepas menatap indahnya kerlap kerlip bintang di angkasa, wanita itu dari samping saja wajah dewi nya benar benar terlukis jelas dan sangat indah!


Prisa menoleh ke arah Reynald yang ternyata juga menatapnya!


Mata mereka lagi lagi bertemu, mata indah Prisa menatap Mata Bening milik Reynald


Rasa itu datang lagi.


Rasa Dag Dig Dug, di dada mereka berdua


Rasa yang membuat mereka akan melayang, rasa yang benar benar membingungkan, bahkan tidak mereka ketahui mengapa


"Sekarang gue sadar, ternyata gue suka sama lo pris!" Batin Reynald


Sisi lain


RUMAH KELURGA HAREFA


"Prisa beli minuman cola di hongkong ya, gak balik balik!" Protes mama prisa yang hanya di angguki papa

__ADS_1


__ADS_2