Bad Couple

Bad Couple
Part 8


__ADS_3

Pagi hari, Prisa turun ke bawah untuk sarapan karena hari in ibunya tidak pergi mengurus toko.


Prisa duduk santay menikmati secangkir susu hangat dan roti berselai strawberry.


"Ma, Prisa berangkat ya!" Pamit Prisa.


"Tunggu, ini bawa bekal mu!!!" Mama Prisa menyerahkan kotak bekal berwarna pink.


"Makasih ma, bye ma!" Prisa mencium Pipi Mamanya dan berlalu pergi.


Di sekolah!


Prisa Pas Lagi 'hey nanana' malah di hadang si ketua kedisiplinan, eh kayak kenal pas lagi begini begini!


Reynald melipat tangannya di dada dan menatap tajam Prisa


Prisa malah nyengir kuda.


"Gue kan udah bilang, rambut lo di cat warna Hitam, ngapa sih di bilangin susah banget!" Protes Reynald.


"Hehe...!"


"Besok kalau rambut lo masih belang belang warna warni, gue gadein Elsa lo!" Ancam Nya masih dengan Tatapan tajam.


"Iya iya...tapi jangan gadein Tikus gue!!!" Rengek Prisa


Reynald punya senjata jitu baru sekarang, Kelemahan Prisa pada tikus kesayangan nya, Hahaha...Reynald tersenyum Iblis!


"Masuk sana!" Usir Reynald


"Gak perlu elo suruh juga kali!"


Prisa menjulurkan Lidahnya dan berjalan menuju kelas.


Jam Istirahat!


Prisa berjalan menuju toilet setelah minum minum jus di kantin, karena merasa tidak tahan lagi ingin Pipis, Prisa kalang kabut menuju Toilet.


Pas di dalam Toilet ada seseorang yang menyiram Prisa dengan Air lewat atas!


Prisa Naik darah, dia langsung keluar dari toilet dan menemui 5 wanita Chabe, iya chabe lah di mata Prisa.

__ADS_1


"Nyari Masalah Lo?!!" Bentak Prisa.


Gini nih jadi Prisa, tidak di cari juga masalahnya datang sendiri.


Prisa di dorong kuat ke Tembok, prisa meringis sakit karena badan bagian belakangnya terhantam tembok cukup keras.


"Lo Kan Yang Hajar Adik Gue!" Perempuan Itu Berwajah Geram dan mencengkeram Kerah Baju Prisa kuat.


Prisa menatap nya datar!


"Siapa? yang mana?" Prisa tidak dapat mengingat, karena banyak orang yang dia hajar.


Wajah Wanita itu terlihat makin Emosi saat mendengar jawaban Prisa!


Plakkk...!!! Prisa kena Tampar


Prisa memegang pipi kanannya yang kena tampar, wajah prisa memerah emosi.


BRUAAAKKK!!!


Prisa menendang kuat tubuh wanita itu, wanita itu tersungkur di lantai toilet, dan emosinya makin memuncak.


Dayang dayang nya maju untuk menghajar Prisa, Prisa tidak gentar, orang orang yang seperti ini sudah sering di temuinya.


Pekikkan demi pekikkan terdengar bergema di toilet, para dayang wanita itu sekali tendang saja sudah tersungkur lemas di lantai, cih! tidak seru! batin prisa.


Wanita pertama itu masih terduduk di lantai dan memegang perutnya yang kena tendang oleh Prisa, prisa mendekat ke arahnya, Dia menatap Tajam Prisa, Prisa tidak takut, karena matanya lebih mengerikan dari mata wanita itu.


Prisa tarik Rambut nya dengan Kuat, wanita itu terdengar meringis namun di tahannya!


Di kira mengancam, yang Prisa katakan adalah.


"Siapa adik lo?"


Wanita itu menggertak kan giginya, tangan yang memegang perutnya yang sakit terlihat gemetar.


Prisa tidak mendapatkan jawaban dari wanita itu, Prisa tarik lebih kuat lagi rambutnya.


"Akhh...!" Pekik wanita itu sambil memegang rambutnya yg kena jambak oleh prisa.


"Katakan...!!!" Gertak Prisa

__ADS_1


"Ra,raya...!" Suara wanita itu jadi gemetar.


Ohh...chabe tukang bully! Batin Prisa Remeh.


Prisa Tarik Rambut nya lebih lebih keras karena Rasa menghajar benar benar ada dalam jiwa Prisa.


"Aaakkkkhhh!" wanita itu terpekik lebih keras dari sebelumnya, Prisa merasakan kalau rambut wanita itu berlilit lilit di jari jarinya.


PLAAAAAKKKK!!! Prisa menampar wajahnya, membalas dengan lebih kuat.


Pipi wanita itu memerah, sekali tampar saja di ujung bibir nya sudah mengeluarkan darah.


Tangan wanita itu semakin gemetar, yang seharusnya tidak berdaya itu adalah prisa, tapi malah berbalik padanya.


Prisa melepaskan jambakannya, di tarik nya rambut itu untuk yang terakhir kali.


Bergulung gulung rambut wanita itu di tangan Prisa, bahkan telapak tangan prisa tidak terlihat lagi karena tertutupi banyaknya Rambut.


Prisa menjatuhkan Rambut wanita itu dihadapannya.


"Kalau masih berani, gue gak yakin lain kali rambut lo masih ada!" Prisa menyeringai Iblis.


Prisa meninggalkan Para Chabe itu di dalam toilet, Prisa kira adegan nya bakal baku hantam , tapi kena jambak dan rontokin rambut doang udah gak berdaya, apalagi di kenai bogem mentah. Gak asik ah musuhnya! Batin Prisa.


Setelah dari Toilet Prisa langsung menuju Kelas, dia duduk santay dan bersenandung 'hey nanana' se akan akan dia tidak mempunyai musuh sama sekali.


Dia duduk, di sampingnya ada Kambing yang di anggapnya menyebalkan sedang menutup mata dengan headseat terpasang di telinga.


"Ngapa rambut lo basah?" Tanya Reynald dengan mata terpejam, prisa menoleh dan menatapnya dengan tatapan menyelidik.


"Habis keramas tadi!" Prisa menjawab nya asal.


Saat Prisa membuka Tas nya dan mengeluarkan sebuah buku Diary, sebuah Poto keluar tanpa sengaja dari Diary tersebut, dan Reynald melihatnya mencoba membantu mengambilkannya.


Saat Reynald ambil, Reynald Lihat! Dia lihat orang di Gambar itu, matanya terbelalak, bagaimana tidak, di foto itu adalah seorang lelaki.


"Bawa sini, napa di pandang lama lama!" Prisa meraih Foto itu dari Reynald.


Reynald masih membatu


"Heloo...Lo kenapa?" Prisa mengibaskan telapak tangannya di depan wajah Reynald yang sedang melongo.

__ADS_1


"Gak! gak ada apa apa!" Reynald kembali memasang headseatnya dan menutup matanya lagi, namun batin nya terus tidak tenang.


"Dia!!!"


__ADS_2