Bad Couple

Bad Couple
Part 19


__ADS_3

Kami bermain di panti hingga malam, jam sudah menunjukkan pukul 07:00 malam, Prisa dan Reynald segera pulang sebelum di cari kedua orang tua nya.


"Lo gak di cariin ortu lo?" Tanya Prisa saat di perjalanan arah pulang


"Tadi pagi nyokap sih ada nelfon, gue bilang aja gue nginap di rumah teman"


Prisa hanya mengangguk paham.


Malam yang dingin, prisa di atas motor mengigil kedinginan.


"Hu....dingin...!!!"


"Makanya pake jaket"


"Lupa"


Saat di tengah perjalanan, prisa melihat sebuah hamparan rumput luas dengan sedikit lampu.


"Eh...Rey...Top....Stoppp!!!"


Prisa mencengkeram Kuat Pundak Reynald agar Reynald memberhentikan


motor nya.


Cekkittt!!! Suara decitan Rem


"Apaan sih?"


"Gue mau kesana dulu!" Prisa segera turun dan menuju ke hamparan rumput itu, masih sama, masih hijau, dan masih indah.


"Kenapa?" Reynald mendekat ke Prisa yang terdiri mematung di atas hijaunya hamparan Rumput.


"Dionar..." Suara Lirih Prisa


Tempat ini adalah tempat terakhir pertemuan Prisa dan Dio dulu


"Dionar...!!!" Gumam Reynald


Prisa merebahkan dirinya ke rumput rumput segar, Reynald kaget, dia pikir Prisa pingsan.


Prisa memandangi indahnya bintang yang bertaburan di atas langit.


"Lo kenapa sih?"


"Gak ada apa apa, hanya kangen tempat ini aja!"

__ADS_1


Reynald menghembuskan nafasnya lalu duduk di sebelah Prisa yang sedang membaringkan dirinya.


"Siapa Dionar?"


"Em...pacar gue dulu!" Nada suara Prisa berubah jadi ketus.


"Lo ternyata pernah pacaran"


"Iya lah"


"Ternyata ada juga yang mau sama lo"


"Tentulah ada, gue kan cewek paling cantik" Prisa narsis lagi, dia mengibaskan Rambut nya membuktikan kalau dia memang cantik


"Iyain aja..." Reynald mengalah dan terkekeh, tidak lupa dia mengusap lembut puncak kepala Prisa


Prisa menatap bingung ke arah Reynald.


Reynald menatap balik, Mereka saling tatap, bibir prisa terasa kelu, dia tidak bisa memalingkan wajahnya menatap wajah tampan milik Reynald.


Deg~ Deg~ Deg~, itulah yang di rasakan Prisa, jantungnya tak beraturan sekarang, hingga keluar suara yang seharusnya jangan dia ucapkan.


"Tampan..." Walau Lirih namun Dapat di dengar Reynald dengan jelas, Reynald menarik sudut bibirnya, dan terbentuk senyum cool.


Mulut gue!!!! padahal kan udah gue pakein Rem!!!AKHHH!!! Pengen Gantung diri gue jadinya!!! Tolong Galikan Lubang Kuburan untuk gue, gue malu Sekarang!!! Batin Prisa mengamuk


"E, e, enggak ngomong deh gue...anu...yuk, pu, pulang..." Prisa Gugup dan segera bangun dari rebahan nya.


Prisa langsung berjalan dengan cepat menuju motor Reynald, Reynald yang masih duduk hanya terkekeh geli.


"Woy...Kambing...CEPAT!!!" Panggil Prisa yang sekarang sudah berdiri di dekat motor Reynald.


Pipi Prisa bersemu merah, dia bodoh sekali mengucapkan kata aneh, dia bahkan berfikir saat sampai di Rumah langsung menenggelamkan dirinya!


Reynald hanya senyam senyum.


Mereka sampai di rumah Prisa.


"Udah sono pergi" Prisa ketus namun sedang malu.


BRUUUK! Gerbang rumah Prisa di tutupnya kuat, dia tidak berani lama lama dengan Reynald, bisa copot jantungnya.


Reynald membatu, namun hatinya sedang senang.


Kamar Prisa!

__ADS_1


Prisa tidak bisa menutup matanya akibat hal tadi, jantungnya masih tidak beraturan.


Issh...gue kenapa sih? Prisa memeluk boneka besar nya dan menenggelamkan wajahnya di sana, namun tetap saja dia tidak bisa tidur.


Deg...Deg...Deg...!


Prisa memegang dadanya, Rasa ini...jangan jangan...


Ternyata Gue Suka Reynald!


Tiba tiba prisa tersenyum stres sendiri, senyam senyum gak jelas, Prisa duduk di kasur sambil merem bahagia.


Sekarang gue sadar! kalau gue emang suka Reynald.


Dia merebahkan dirinya dengan suasana hati bahagia, dia bahagia.


Tapi...Kak dio marah gak ya aku suka sama cowok lain? aku suka Reynald, tapi Aku gak mau khianatin cintaku sama Dio!


Prisa tertidur dengan tidak tenang! Dia gak tau harus apa Sekarang.


Sekolah


Kantung mata Prisa terlihat, bocah ini pasti susah tidur.


Prisa masuk ke kelas dengan mata yang mengantuk, di kelas baru ada Vionna dan Reynald juga Si pendiam Fiya.


"pagi..." sapa prisa mengantuk


Vionna terkejut melihat Kantung mata milik Prisa.


"Eh? Lo kenapa Pris?"


Prisa langsung duduk dan menelungkupkan wajahnya di meja.


"Hoaaammm....gak apa apa!"


Akibat gue suka sama Reynald dan bingung takut khianatin cinta dionar, tadi malam gue selalu terbangun sampai 5 kali!


"Lo begadang ya?" Reynald membuka matanya dan melepaskan headseatnya.


"Hm...nonton drakor...!" jawab prisa bohong.


Reynald hanya mengusap lembut kepala prisa lalu memakai headseatnya lagi.


Vionna tiba tiba terkekeh ria melihat perlakuan Reynald

__ADS_1


Prisa mendelik dengab mata kantuknya.


Prisa malas gelud.


__ADS_2