
Mama memberikan dua kantung kresek besar berisi permen, dan bahan bahan makanan untuk aku ke panti!
Prisa sekira nya sudah enam bulanan tidak ke panti, dia sangat kangen dengan anak anak di sana!
Dionar kekasih prisa dulu adalah anak dari panti, ibu dan ayah angkatnya tidak mempunyai keturunan, jadi mengambil dio yang baru berusia 10 tahun, setelah kenal dio, dionar suka mengajak Prisa main ke pantinya dulu, hingga saat ini, prisa sangat suka dengan panti itu, kenangan indah dan seru bersama Dio ada banyak di sana.
Saat sampai di sana, para mata anak anak panti terarah ke Prisa dan...Reynald, yah, Reynald, mama prisa menyuruh Prisa ke Panti dengan Reynald, dasar mama!!!
Mata anak anak sangat tertuju pada motor kawasaki ninja milik Reynald yang sangat keren lah di mata mereka, apalagi suara nya!
Saat Prisa turun dari motor, semua anak panti berlari ke arah prisa dengan berbagai suara dan teriakan!
mereka memeluk Prisa hangat!
"Kak Pris...kami kangen...!" Tutur salah satu anak yang terlihat berumur 11 tahun.
"Uh...kakak juga kangen sama kalian...!" Prisa membalas pelukan Anak anak itu lebih erat, Reynald tersenyum memandangi pemandangan yang hangat baginya, masih ada sisi Prisa yang tidak ia ketahui.
"Udah pelukan nya, Nih, kak pris bawa permen, Baris Yok kita bagi Permennya biar semua dapet!" Perintah Prisa, senyum tulus terikur di wajahnya, ini adalah senyuman yang langka di lihat Oleh Reynald, biasanya bocah ini hanya tersenyum iblis atau tersenyum Jahil.
Tanpa basa dan basi, anak anak itu sudah berbaris seperti apa kata Prisa.
Sungguh penurut!
Setelah permen habis di bagikan, Prisa sibuk memilah bahan bahan yang akan dia masak nanti.
"Gue gak nyangka, ternyata lo orang yang berhati lembut!" Prisa menoleh kaget ke belakang, dia baru ingat kalau dia tadi ke sini dengan Reynald.
"isshhh...kagetin doang!"
"Se ketus dan se jahilnya gue, gue juga manusia kali, pasti punya hati!" Nada Prisa berubah ketus
Reynald protes
"Hadeuh...ngomong sama gue lo gak bisa tulus dikit gitu kayak cara lo ngomong sama anak panti!!"
"Serah gue dong mao bagaiamana" Prisa masih sibuk memilah bahan makanan, Reynald yang berdiri di belakang nya mendengus kesal.
Satu orang anak perempuan yang di perkirakan berusia 10 tahun, mendekat ke arah prisa dengan permen rasa cokelat di tangannya!
"Kak Pris, kakak ganteng itu pacar kakak Pris ya?" Tanya anak itu, prisa dan Reynald menoleh bersamaan!
__ADS_1
"Enggak!!!" Prisa menggeleng cepat.
Anak itu menatap bingung ke arah Reynald dengan permen yang di gigitnya, Reynald merasa risih, namun tidak mungkin dia membentak anak kecil, kalau di bentak kasihan reynald juga punya hati, dan lagian kalau rey bentak yang ada prisa ngamuk.
Reynald membungkuk dan mengelus rambut anak itu.
"Kakak cuma teman kakak prisa" Suara Reynald sangat lembut, hingga Prisa yang mendengarnya langsung menatap nya!
Anak itu hanya tersenyum!
"Kakak ganteng banget!!!" Puji anak itu
Iya dek kakak ganteng, gak emak emak gak gadis remaja juga anak kecil, pasti bilang kakak ganteng, enak juga lahir jadi orang ganteng, nanti kalau bayi yang baru lahir lalu liat gue, apa dia bakal langsung ngomong nya? terus bilang kakak ganteng! batin Reynald
Anak kecil itu kembali ke gerombolan teman temannya!
Dan ada satu bocah laki laki yang membawa bola, dia berjalan ke arah Reynald
"Hey kakak! Kakak bisa main Bola?!!" Kata Anak laki laki itu
Prisa menoleh ke arah Reynald
Reynald mengambil bola yang ada di tangan anak laki laki itu dengan senyum cool nya!
Prisa hanya tertawa lepas!
"Kalau begitu, anak perempuan bantuin kak Pris masak yok!" Ajak Prisa ke anak anak perempuan yang melongo menatap kehebohan bocah laki laki.
Seorang wanita paruh baya yang umurnya sudah 50 tahunan mungkin lah mendekat ke prisa, dia adalah pengurus anak anak panti, namanya Mbok Rum!
"Nak Prisa, mbok bantu juga ya!" Kata Mbok Rum dengan logat jawa nya kental.
Prisa mengangguk setuju, mereka beramai ramai menuju dapur!
Sisi lain
"Kak rey bisa salto?"
Reynald melakukan tendangan salto!
"WAHHH....!!!" Para bocah Cowok heboh melihat tendangan salto milik Reynald
__ADS_1
"Kayak Ronaldo!!!" mereka geleng geleng kagum, yah....itulah anak anak
"Kalau begitu aku adalah fans kak rey!!!" kata salah satu dari mereka
"Aku juga!!!" Mereka serempak teriak.
Reynald hanya garuk garuk bingung.
"Sudah Main mainnya....Ayo cepat makan!!!" Panggil Prisa dari pelatar panti
Para bocah laki laki berbondong bondong masuk ke panti, perut mereka semua sudah ngamuk minta di isi
"Lo yang masak?" Tanya Reynald pada prisa saat duduk di meja makan
"Hem!!" Prisa mengangguk datar
"Bisa di makan?"
"Iya lah bisa Reynaldd!!!" Prisa jengah sendiri.
Hap...Reynald menyuap demi sesuap!
"Enak juga, gue kira lo itu anak yang gak bisa ngapa ngapain!" Puji reynald sekaligus dikit nyindir
"Emang sih tampang gue ini nona nona cantik, tapi jangan salah nilai dari penampilan luar!!!" Prisa membanggakan diri sendiri
"Iyain aja deh, nanti kualat!"
Para anak anak heboh sendiri
"Udah lama aku gak makan ayam!!!"
"bahkan satu tahun sekali juga belum tentu!" kata mereka satu persatu.
Prisa merasa haru sekaligus sedih, inilah hal yang memilukan baginya, dengan segala kemampuannya, dia tidak berat tangan memberi atau melalukan apa pun untuk anak panti, tidak dirasa Prisa, air matanya sedikit jatuh
Reynald menoleh
"Lo kelilipan atau gimana? kok nangis?" Tanya Reynald sembari mengusap air di pipi gue, kebetulan Reynald duduk di samping Prisa.
"Eh..ehm...anu..gue gak apa apa" Prisa segera memakan makanan nya agar anak anak yang lain tidak bertanya mengapa dia meneteskan air mata.
__ADS_1
Gue pengen kenal sisi dan diri lo lebih dalam lagi!