
Kami tiba di sekolah tepat waktu, gue rasakan banyak mata memandangi kami, terutama Prisa!
Dengan wajah berseringai iblis dan bodo amat, dia turun dari jok penumpang, dan berlalu pergi tanpa pamit, juga tanpa terimakasih.
Dasar!!! Batin gue menggerutu
Pas lagi ngaca di kaca spion motor, gue langsung berjalan masuk kelas dengan tangan kanan masuk ke saku celana kanan.
Dari jauh gue dengar keributan dari koridor sekolah, banyak yang menonton dan bergosip, tapi mereka sama sekali tidak mendekat atau menghalau.
Lagi! Geng pembully itu ber aksi lagi, korbannya sekarang adalah Prisa, gue berdiri mematung, memilih diam, atau menolong, itu tergantung keadaannya nanti, penting sekarang gue mau nonton dulu.
kita lihat bagaimana kau menanganinya!
Geng pembully ini susah di halau, bahkan mereka adalah siswi terkasar di SMA ini!
Raya, menarik kerah baju Prisa dengan Kasar!
"Jauhin Reynald!!!" Ancam Raya tajam pada Prisa
Prisa tak bergeming, dia hanya menatap Raya tanpa ekspresi, kemana seringai iblisnya?jangan bilang nyalinya hilang?
"Lo budek ya!?? Gue bilang Jauhin Reynald!!!" Kata Raya lagi dengan keras, namun, perempuan petakilan itu sama sekali tidak membalas ucapan Raya, raya mulai naik darah!
"Girls, Buka Bajunya, Kita Bikin Dia Malu Hari Ini!!!" Perintah Raya pada dayang dayang setianya!
Oh! Come on! Gak mungkin kan lo diam aja saat mau di telanjangi!
Saat Dayang dayang ingin menyentuh Prisa, saat itu juga Seringai nya Terpampang jelas di wajahnya!
"Apa Lo senyum senyum, Lo gila ya!!!" Bentak Raya Pada Prisa!
Tangan Raya Melayang ke Wajah Prisa
Plakkk!!!
Raya menampar pipi prisa. Kayaknya gak bakalan seru!
Dayang dayang Raya akan beraksi saat Raya Memberis isyarat untuk melanjutkan membuka seluruh kain di badan prisa, saat Dayang dayang itu ingin mendekat, prisa menendang perut salah satu dari mereka!
Prisa, Senyum iblisnya tak pernah bisa hilang, dia masih berseringai dengan senyuman mengerikan itu, bahkan gue gak yakin kalau dia cewek, atau dia bukan manusia?
Prisa mengusap pelan Pipinya yang kena tampar Oleh Raya, dan terkekeh kecil!
"Segitu doang tamparan lo? gak ada rasanya" Remeh Prisa pada Raya
Raya makin naik darah, emosi nya tak stabil, raya mengisyaratkan dayang dayangnya untuk menjambak prisa habis habissan!
Tapi gerakan mereka lamban, tangan prisa ke dua nya memegang rambut rambut para dayang nya Raya, lalu prisa menjambak nya hingga rambutnya banyak berjatuhan
__ADS_1
"AKHH...!!!" pekikkan sangat jelas terdengar, dayang raya sudah tidak ingin melawan prisa, rambut mereka akan habis jika melanjutkan nya!
Tersisa Raya yang sedang menelan ludahnya dan menatap tajam Prisa!
PLAAAAAKKK!!!
PLAAAAAKKK!!!
PLAAAAAKKK!!!
Tiga kali prisa menampar pipi Raya dengan lebih keras, lalu prisa menarik kerah baju Raya dengan lebih kasar, tenaga nya terlihat seperti lelaki!
"Dengerin gue, gue gak ada hubungan apa apa dengan yang nama nya Reynald! elo sama dia ada hubungan apa juga gue gak perduli, tapi kalau gue denger lo membully orang atau gue lagi, wajah lo akan hancur lebam!!" Ancam Prisa dengan mata yang tajam seperti akan keluar laser, dan seringai iblis nya tak bisa lepas dari bibirnya!
Prisa melempar Raya ke lantai dengan Keras! wajah Raya memar!
Para murid yang lain melotot tak percaya dengan apa yang baru terjadi!
Raya Yang biasanya melakukan aksi permbullyan yang tak bisa di kalah kan oleh siapapun, mulai gemetar hanya dengan Tamparan tiga kali di pipinya yang di berikan oleh prisa!
Gue kira lo bakal diam!
Prisa meninggalkan Raya dan Dayang dayang nya! gue mengikuti langkah nya yang akan menuju kelas!
Gue raih tangannya, mencoba berbicara!
"Hish...apaan sih lo, kaget gue" Sentak Prisa kesal
"Oh? bodo amat, mereka yang mulai duluan, gue mana mau kalah seperti korban mereka yang sebelumnya!" Kata Prisa datar
"Mau ke BK lo?!" Ancam Gue, yang sebenarnya cuma mau liat gimana nyalinya
"BK! ayo, itu adalah rumah ke dua gue!" Sahut prisa enteng tanpa gentar atau takut sedikit pun!
"Hah..." gue mendengus pasrah
"Lo gak bakalan gue laporin, murid lain juga mungkin enggak, mereka malah senang kalau liat Raya dan geng nya gak berdaya!" Jelas gue sambil berjalan menuju kelas
"Laporin atau enggak, gak perduli juga gue, tapi...kalau di laporin ya sudah, kalau enggak Alhamdulillah!" Kata nya yang sepertinya bakal melakukan aksi komedi
Gue hanya terkekeh geli.
"Ngapa ketawa? gak ada yang lucu!" Tanya nya dengan mata melotot ke arah gue
"Santay ekspresinya!" Sahut gue seraya menutupi wajahnya!
"Huh...lepasin!" Dia menghempaskan tangan gue ke udara setelah gue menutupi asal wajahnya!
Kami tiba di kelas!
__ADS_1
wajah murid murid seketika berubah pucat saat melihat prisa di samping gue yang berbareng masuk, tetap saja seringai itu tak bisa tertinggal!
"Gue gak mau nyari masalah atau kata katain dia, aksi nya saat menampar raya, membuat gigi gue ngilu!" Bisik salah satu siswi di kelas
"lumayan ngeri ya dia, apalagi pas nonjok hidung Kakel yang gebrak Reynald Semalam, ampe mimisan dan katanya tulang hidung nya patah!"
"Gak minta tanggung jawab ke orang tua nya, ya?"
"Katanya, keluarga Prisa sangat berpengaruh, gue gak tau sih dia dari keluarga mana!"
"Murid gak wajar dia!"
Bisik bisik kayak mau nyari Laki!
Prisa masuk melongos kayak bajaj, tanpa terganggu dengan orang menggosip sedikit pun, dia sama sekali tak perduli, sangat tidak perduli!
Dia duduk dengan sebelah kaki di angkat dan di topang ke kaki yang di bawah, juga melipat tangan di atas dada, dengan mata terpejam sambil mendengarkan headseat yang mengalunkan musik di telinganya!
Gue perhatikan lamat lamat wajahnya yang sedang memejamkan mata!
Dia sebenarnya cantik, namun tertutupi dengan wajah ketus atau dengan seringai iblisnya yang mengerikan, wanita kayak dia kenapa kasar sekali?
"Apa lo liat liat gue? Jatuh cinta lo ama gue!" Kata prisa yang masih memejamkan matanya!
Bocah Ajaib!
"Enggak, cuma penasaran aja lo ke sekolah pake bedak ato enggak, habis muka lo terlalu putih!" Gue memberikan Alasan yang gue tebak, kalau dia gak akan percaya.
Dia hanya diam menutup matanya tanpa membalas kata kata tadi!
Tidak lama guru berlipstik tebal dan berwajah garang masuk!
Dari ekor mata terlihat kalau prisa membuka matanya dan duduk dengan benar.
Saat bu guru menjelaskan, banyak siswi di kursi belakang sibuk bergosip, 3 kali gue menegur agar diam, mereka tetap saja bergosip, hingga si ibu guru berlipstik tebal wajahnya memerah marah!
"Kalian yang bicara ibu persilahkan jadi guru di depan sini untuk berbicara!" Kejam ibu itu!
Mereka siswi di belakang diam melihat wajah garang ibu itu, tapi Prisa malah maju ke depan!
Dia berdiri di depan papan tulis sambil menghadap semua murid Di kelas, seringai nya bukan seringai iblis, melainkan senyum jahil!
Apa yang mau bocah ini lakukan?
"Karena gue hari ini di bolehin jadi guru satu hari, maka untuk besok seterusnya hingga satu tahun ke depan kita libur!!!" Kata prisa dengan senyum jahil mengembang
Teriakan seru sorai dari murid di kelas ini mulai nyaring!
bu guru berwajah garang dan berlipstik tebal itu langsung tinggi darah!
__ADS_1
"PRISA!!! KAMU IKUT IBU KE RUANG GURU!!!" Teriak bu guru itu keras!
Ada ada aja ini bocah!