Bad Couple

Bad Couple
Part 22


__ADS_3

Reynald?


Prisa berbalik, namun saat melihat sosok itu, prisa mengernyitkan alisnya.


"Ezra? ngapain lo di mari?"


Prisa sedikit kecewa, karena sosok yang datang bukanlah sosok yang di tunggu tunggu nya.


Prisa kembali duduk di rerumputan lembut dan memeluk kedua lututnya.


Ezra duduk di sebelah Prisa dan memperhatikan setiap sudut wajah Prisa.


"Lo kenapa, murung gitu?"


Prisa menggeleng sambil menenggelamkan wajahnya di pelukan lututnya.


"Hah....!" Ezra menghela nafas


"Ngapain elo di sini sendirian?" Ezra bertanya lagi.


Prisa hanya diam.


"Lo kenapa sih?" Ezra tampak kesal karena Prisa tidak berbicara.


Prisa tetap tak bergeming.


"Huh....!" Ezra menghela nafas kasar.


"Lo nunggu seseorang ya?" Ezra celingak celinguk untuk melihat ke semua arah, siapa tahu ada orang yang di kenalnya, atau di kenal Prisa.


"Hem..." Sahut prisa dalam kesedihannya.


Kambing itu kemana sih? dia marah ya sama gue? tapi kan gue udah bilang kalau mau kasih jawaban di sini, gue gak yakin deh kalau dia benar benar suka gue!!! Batin Prisa.

__ADS_1


Prisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal bahkan tidak ada kutu.


Ezra padahal ngoceh terus namun Prisa seperti tidak ada telinga, dia tetap pada pikirannya, menghuni alam pikirannya.


"Lo kenapa...?" Ezra menepuk Pundak Prisa karena terus diam dalam lamunan.


Prisa mengerjapkan matanya lalu menggeleng.


"Gue..gak apa apa...udah ya zra, gu,gue duluan balik!!!" Prisa segera beranjak dari duduk nya dan cepat berjalan pulang, ezra hanya memandang kepergian Prisa dengan tatapan tidak mengerti.


Rumah Keluarga Brata Harefa


Prisa menutup pintu kamarnya kesal bercampur sakit hati yg bahkan tidak dia ketahui mengapa dia sakit hati.


Prisa tengkurap di kasur nya, dia menenggelamkan wajahnya di bantal yang sangat empuk, dia ingin menangis, namun air matanya susah keluar.


Prisa mencakar cakar bantal .


"Sreeekkkkk!!!"


Prisa menatap bingung ke bantal nya yg robek.


Dia mengerjap kan matanya yang bulat besar dengan bibir tertekuk.


"Gawat....bilang apa besok gue ke mama??!" Prisa Heboh sendiri sambil mencoba menempelkan balik kain luar bantal yang robek itu.


"Arggghhhh...."


"ish...udahlah....!" Prisa melempar bantal itu ke k lantai, dia bersadar di kepala ranjang dengan wajah cemberut nya!


Kambing blo'on, dasar, bilang nya suka gue, di tungguin gak dateng dateng, oh! gue tau , karena gue belum kasih jawaban, jadi dia pikir gue nolak, lalu dia gantung diri atau ngegaet cewek lain biar gak frustasi? heishh...cowok begitu kenapa gue suka!!! Batin berprasangka asal.


Prisa kembali mencakar bantal yang lain dan juga kasur sampai tertidur pulas di sembarang tempat dan pose di kamarnya.

__ADS_1


Pagi hari.


Prisa bangun di bawah ranjang tidurnya, dengan bersij bersin akibat kemasukan debu!


"Hatchih...!!!"


Prisa mencoba bangun namun kepalanya mentok di ranjang.


"Aduh, sejak kapan kamar gue gelap debu dan sempit gini ampe langit langit nya mentok ke kepala?!!" Prisa membuka matanya lebar lebar!


"Hahhh...!!!"


"Kenapa gue bisa tidur di bawah kasur?"


Prisa segera merangkak keluar dari tempat berdebu itu.


Saat masih merayap di lantai, prisa melihat sepasang kaki jenjang yang putih dan mulus, prisa mendongak ke atas dan menyengir kuda.


"hehe...mama..."


Mama nya pasang muka bingung.


"Ngapain kamu di bawah situ?!"


"eh...anu...prisa lagi main petak umpet sama Elsa" Prisa segera bangkit dari merayapnya sambil membersihkan debu debu di bajunya.


Mamanya mengernyitkan alis.


"Main petak umpet kok sama tikus? ada ada aja!!!" Mama Prisa berlalu keluar dengan tertawa, dia merasa anak nya seperti orang aneh.


Malu maluin, ketauan mama tidur di bawah situ, apalagi gimana ketahuan si kamb...


Prisa berhenti mikir, dia langsung menggeleng kepala nya cepat lalu menuju kamar mandi

__ADS_1


__ADS_2