Be Strong

Be Strong
BE STRONG #14


__ADS_3

Paginya Malcolm membantu istrinya untuk duduk di kursi roda, Young Bi melajukan kursi rodanya menuju meja makan dan melihat makanan cepat saji.


"Makanlah.., nanti kita berangkat ke kantor "Malcolm menyiapkan makan untuk Young Bi. "Padahal aku bisa masak "Young Bi melihat Suaminya.


"Hah?.., "bengong Malcolm. "Aku tidak tahu.., lain kali saja masak, ayo makanlah "duduk di depan Young Bi.


"Ouh iyah kak.., soal uang bula.., "terhenti melihat kartu kredit yang di berikan suaminya.


"Bukan itu kak "sedikit kesal. "Lah kenapa.., kartu itu sudah aku siapkan "Malcolm makan ayam bakar.


"Maksudku.., aku ingin merasakan ibu rumah tangga seperti ibuku "pinta Young Bi. "Saat itu ibu dan ayah merasakan rumah tangga dari nol belum punya apa-apa. Hingga sekarang mereka sukses "Malcolm berhenti makan dan sekarang ia mulai mengerti ucapan istrinya tersebut dan mengambil kembali kartu kredit nya.


"Baiklah.., besok saja ya saat ini aku belum ada uang cash "kembali makan. Malcolm menggendong Young Bi duduk di kursi depan dan Young Bi memasang seatbelt.

__ADS_1


Malcolm menyimpan kursi rodanya di garasi mobil, dan masuk ke mobil melajukan nya menuju kantor. Diam..., Malcolm dan Young Bi tidak ada topik yang di bicarakan hingga sampai di loby dan keduanya masuk ke dalam di sambut karyawan dan karyawati.


OB, OG dan semua yang hadir.., Young Bi hanya tersenyum sebagai menangapi ucapan semua orang.


"Dengar semuanya..., tolong perhatikan nya saya ingin mengumumkan jikalau bpk. Malcolm Holland adalah CEO baru di perusahaan ini..., saya pensiun dan kenalkan juga bu.Young Bi Holland istri dari bpk. Malcolm "


"Terima kasih pak.Bernard "ujar Malcolm beberapa menit kemudian..., pidato selesai Malcolm membawa Young Bi ke lantai paling atas dan masuk ke ruangan kerja baru Malcolm.


"Selamat kak.., sekarang sudah jadi CEO "puji Young Bi. "Apa kamu meledekku "


"Ini bukan usaha ku dari nol nona..., ini hadiah dari ayahmu "jujurnya. "Ha..., hadiah untuk? "Young Bi melihat mata Malcolm.


"Belum saatnya kamu tahu..., aku akan mengajak kamu berkeliling "ucap Malcolm datar.

__ADS_1


^^^Apa aku menyakiti hatinya. Batin Young Bi ^^^


"Ini ruangan rapat "tanya Young Bi. "Betul nona..., apa ada lagi yang nona ingin ketahui "Malcolm melihat Young Bi.


"Tidak..., aku ingin berdiri di samping mu "mendongak melihat Malcolm. "Apa nona..."Malcolm tercengang.


"Biasa saja dong..., kak.Malcolm bisa kan bantu aku berdiri sebentar saja "pinta Young Bi.


"Hah...., baiklah nona "Malcolm mengiyakan. Malcolm membantu Young Bi untuk berdiri perlahan-lahan. Young Bi mengalungkan lengannya di leher Malcolm dan kedua kakinya nampak di lantai, tapi tidak bisa menopang bobot tubuhnya. Hingga akan jatuh.


Young Bi memeluk lebar Malcolm erat dan Malcolm pun sama memeluk pinggang mungil istrinya erat pula. "Nona..., "melihat wajah Young Bi berembun.


"Nona kenapa "melihat wajah Young Bi. "Hiks..., menopang berat badanku saja tidak bisa aku malah menyusahkan kakak "tangis Young Bi.

__ADS_1


"Nona tenanglah dulu.., kenapa nona bicara seperti itu "Malcolm masih belum mengerti. "Gara-gara aku seperti ini..., Alex pergi dan gara-gara aku di tinggal Alex pergi kak.Malcolm harus menggantikan Alex lagi untuk menikah dengan ku "mengatur nafas.


__ADS_2