
"Aku ingin bertemu dengan Young Bi "ucap Alex di tuntun Indah suster nya. "Kami antar.., "ucap Trevor di ikuti adiknya Matthias.
"Pelan-pelan "ucap Indah.
Ceklek..., "Young Bi "ucap Alex melihat Young Bi menangis. "Alex..., "senyumnya menghapus air mata.
Young Bi melajukan kursi roda mesin tersebut ke arah Alex. "Kamu kesini "senangnya.
"Indah tinggalkan aku sendiri "ucap Alex. Indah keluar dan menutup pintu..., di kamar Young Bi hanya menyisakan dua orang tersebut.
"Bagaimana dengan kabar mu "ucap Alex pada Young Bi. "Kalau tidak baik "melihat Alex. "Kenapa kamu membatalkan pernikahan kita..., aku sangat terluka dan kamu tahu Sasha meniggal dalam kecelakaan itu "tangisnya.
"Tidak hanya kamu saja yang tertekan, aku juga Young Bi lihat kakiku "ujarnya. "Kakimu bisa berjalan kembali..., tapi tidak dengan kakiku "menangis dan melihat Alex.
"Aku lumpuh untuk selamanya "teriaknya. Di luar ada Indah, Trevor, Matthias dan Eun Bi mereka kaget mendengar teriakan Young Bi. Dengan penasaran., cemas mereka tetap setia menuggu Young Bi dan Alex bicara.
"Apa Young Bi baik-baik saja disana "ucap Eun Bi. "Ibu tenang saja.., mereka pasti bicara dengan baik-baik "ucap Matthias.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian...Ceklek...pintu terbuka dan Indah dengan cepat membantu Alex untuk berjalan keluar dari kamar Young Bi. "Alex.., "ucap Trevor.
"Pernikahan berlanjut minggu ini "ucapnya
"Apa..., "kaget keluarga Kennedy. "Apa..., "kaget Indah melihat Alex. "Bantu aku ke dalam mobil "pintanya melihat ke arah Indah. "I.., iya "ucap gugub Indah.
^^^Ada apa dengan ku..., kenapa kaget gitu seharusnya aku biasa saja. Dalam hati Indah ^^^
"Young Bi..., "ucap Eun Bi menghampiri putri bungsunya. "Ibu "memeluk tubuh sang ibu.
"Itu benar..., kami akan menikah minggu depan "ucap bahagia Young Bi. "Kamu bahagia "ucap Eun Bi.
"Iya "menganguk. "Hah..., putriku "memeluk tubuh putrinya.
Satu minggu kemudian jelang pernikahan Young Bi dan Alex, Eun Bi memilih gaun yang cocok dengan kondisi tubuh putrinya. Dan Eun Bi juga wariskan kalung keluarga turun temurun dari almh. Ibunya.
"Ini kalung nenek "ucap Young Bi mengelus liontin kalung tersebut. "Iya nak..., jaga baik-baik ya kalung ini warisan dari nenek dan nenek buyut ke pewaris anak perempuan "ucap Eun Bi.
__ADS_1
"Terima kasih..., kalungnya cantik "puji Young Bi. "Putriku cantik sekali..., acaranya mau di mulai "ujar Trevor.
Eun Bi..., Taylor dan Young Bi mereka menuju aula dan banyak tamu yang sudah hadir. "Bu..., dimana Alex "bisiknya pada sang ibu.
"Mungkin di jalan..., "jawab pelan Eun Bi. "Ouh ya mana Malcolm kenapa tidak ada disini "ucap Eun Bi pada suaminya.
"Oh Malcolm..., dia akan melamar seorang gadis di desa "ucap Taylor padahal istrinya. "Udah sampai mana "keponya.
"Entahlah..., aku tidak tahu "ucap Taylor. "Bu..., pah rumah kediaman Roberts kosong, tidak ada orang "bisik Matthias.
"Apa "kaget Taylor dan Eun Bi. "Pah "Eun Bi menarik tangan jas suaminya. "Apa-apaan ini "kesal Taylor.
"Jaga Young Bi dulu sebentar "titah Taylor. "Aku ikut..., "keukeuh Eun Bi.
"Hah..., baiklah bilang dulu pada Flower dan Molly untuk jaga Young Bi "
"Iya "memanggil kedua menantunya. Matthias, Taylor dan Eun Bi pergi ke suatu tempat untuk menemukan Alex yang lari dari pernikahan.
__ADS_1