
Saat tibanya ia pulang Malcolm masuk ke dalam apartemen nya, lalu masuk ke dalam kamar mandi mencuci wajahnya.
Wassh....Malcolm beberapa kali mencuci wajahnya menatap cermin. Lalu mengambil handuk dan mengelap wajahnya.
Malcolm keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju dapur untuk menyeduh kopi. "Petra..., tunggu sebentar lagi aku akan melamar mu dan kita cepat menikah "harapan Malcolm menyesap kopi buatannya, dan melihat photo Petra.
...Rumah Sakit ...
"Nona makanlah dulu dan minum obat "ucap suster di balas Young Bi mengedipkan mata.
"Nona tahu..., saya terus melihatnya pria yang setia menuggu nona untuk siuman selama satu tahun ini "cerita sang suster.
^^^Pria..., apakah Alex. Dalam hati Young Bi ^^^
"Kalau tidak salah pak.Malcolm namanya "ujar Suster.
__ADS_1
^^^Malcolm. Dalam hati Young Bi ^^^
"Makanan nya sudah habis.., sekarang minum obat ya nona "ucap suster memberikan obat dengan telaten.
Siang-nya...., sekarang Young Bi hanya menyisakan infus di tangan kirinya. Untuk kedua kakinya Young Bi masih merasa ba'al tidak merasakan apapun sampai atas lutut.
Tangan nya sedikit-sedikit masih bisa di gerakan. "Putriku sudah siuman "ujar Eun Bi senang dan mencium kepala Young Bi yang di perban.
"Apa tidak sakit sekarang..., "ucapnya di balas kedipan dua kali oleh Young Bi. "Mereka semua bahagia melihatmu siuman "ucap Eun Bi menunjuk sekat kaca.
Young Bi terharu melihat kakak-kakak nya, kakak-kakak iparnya dan keponakan-nya. Apa lagi si kembar Devan & Devin yang melompat-lompat untuk menghiburnya.
"Lihat papah bawa apa buat kamu "Taylor membawa kotak. "Ibu bantu buka ya.., "membuka kotak.
"Wah lihat..., agenda yang kamu inginkan "ucap Eun Bi. Young Bi hanya tersenyum dan dan menangis haru, Taylor dan Eun Bi pun menangis haru melihat Young Bi putri mereka.
__ADS_1
Malcolm masih di apartemen karena belum ada panggilan dari tn. Taylor..., di sela-sela waktu kosongnya Malcolm berolahraga dan bersih-bersih apartemen.
Setelah itu menelpon ibu dan ayahnya di desa... , ngobrol ringan dan Malcolm kemungkinan pulang beberapa bulan lagi setelah nona Young Bi mulai bicara seperti semula.
Selesai menghubungi keluarganya ia khawatir jika Petra tidak menuggu nya untuk beberapa bulan lagi, Malcolm sudah berjanji akan melamar satu tahun lalu.
Malcolm memilih menonton film untuk menghilangkan pikirannya, beberapa bulan kemudian...,Young Bi bisa bicara sebelumnya di bantu oleh dokter dan sekarang.
Young Bi pakai kursi roda canggih yang ada tombolnya..., daerah kepala dan leher semuanya sudah pulih kembali. Namun kedua kakinya belum bisa di gerakan.
Dan Young Bi sudah di perbolehkan pulang namun harus rutin ke periksa ke dokter. "Dimana Young Bi "tanya Eum Bi.
"Sedang berada di dalam kamar.., bersama keponakan-nya "ujar Trevor. "Kalian makan saja terlebih dahulu..., ibu mau ajak Young Bi "berjalan ke kamar putrinya.
Ceklek..., "Devan, Devin dan kamu juga Prim....makan dulu sana jangan dulu ganggu aunty kalian "ucap Young Bi.
__ADS_1
"Yah..., grandma "rengek si kembar D. "Kami baru bertemu dengan aunty "ucap Primrose.
"Aunty kalian harus istirahat kan bisa kapan-kapan kalian main.., orang tua kalian menuggu untuk makan "ujar Eun Bi.