
Ratu Greisy masih setia menatap anak yang sedang duduk di depannya itu.
"kenapa kau bisa kelaparan? dimana orang tua mu?" tanya ratu Greisy.
"saya hidup sendiri, orang tua saya sudah tiada sejak saya masih sangat kecil" jawab Henry.
ratu Greisy terdiam mendengar jawaban dari Henry, ia menatap anak yang didepannya itu sebagai dirinya di kehidupan sebelumnya.
"mulai sekarang kau tak boleh mencuri lagi"
"jika mau makan, datanglah padaku" ucap ratu Greisy.
henry sangat terkejut mendengar apa yang diucapkan oleh ratu Greisy, selama ini ia mendengar rumor bahwa ratu Greisy adalah orang yang kejam ia bahkan akan membunuh orang yang menginjak pakaian nya tanpa rasa bersalah.
tetapi sosok ratu yang duduk di depannya ini sangat berbeda dari rumor, wanita yang tengah menatapnya saat ini terlihat begitu penyayang dan baik.Apakah itu hanya rumor? dan sebenarnya ratu Greisy adalah kebalikan dari semua rumor itu?.
"setiap menjelang siang kau temui lah aku di dekat danau belakang istana" ucap ratu Greisy sembari bangun dari kursinya.
ratu Greisy mengambil beberapa buah dan juga cemilan lalu memasukkan nya di sebuah kantong.
"bawalah pulang, untuk makan malam nanti" ucap ratu Greisy sembari memberikan Henry kantong yang berisi makanan tersebut.
henry mengambil kantong tersebut dari ratu Greisy, kini ketakutan nya terhadap ratu Greisy mulai menghilang.
"terimakasih"
__ADS_1
ratu Greisy mengusap rambut henry, lalu berkata.
"kau anak baik, kau tak seharusnya hidup seperti ini. dunia memang kejam"
sehabis berkata demikian ratu Greisy langsung menyuruh henry untuk pulang, Karena hari sudah mulai gelap.
***********
Di kediaman selir istana, terlihat zwetta yang sedang duduk sembari meminum teh yang disiapkan oleh pelayannya.
"apakah anak itu sudah mati" tanya zwetta pada para pelayan nya.
"belum yang mulia"
......brakk......
"belum katamu? apa kalian tak mendengar perintahku?! bunuh penjahat kecil itu!!" teriak zwetta.
"ya-yang mulia zwetta, hamba mendengar bahwa para pengawal hendak membunuhnya tetapi-"
belum selesai bicara zwetta melempar gelas yang berisi teh panas ke arah pelayan tersebut.
"tapi apa?! langsung bicara ke intinya saja!"
"ampun yang mulia, hamba hanya mendengar bahwa yang mulia ratu mengambil alih anak tersebut" ucap pelayan tersebut sambil menangis.
__ADS_1
zwetta terdiam sebentar setelah mendengar ucapan pelayannya tersebut.
"kenapa wanita itu sangat suka ikut campur dengan urusanku?"
"aku tak akan tinggal diam" ucapnya dengan wajah marah.
kini hari sudah benar-benar malam, kini juga saatnya raja Carolyn pergi ke kediaman selirnya.
raja Carolyn telah sampai di kediaman selirnya, ia terkejut melihat selir yang ia cintai menangis di hadapannya.
"zwetta" panggilnya lembut.
"kenapa kau menangis? siapa orang yang berani membuatmu menangis?"
zwetta bangun dari tempat duduknya, ia berlari kecil menghampiri raja Carolyn, lalu memeluknya sambil menangis.
"yang mulia saya hanya merasa bahwa saya tak memiliki kedudukan apapun disini"
"kenapa kau bisa berpikir seperti itu?" tanya raja Carolyn sambil mengelus rambut zwetta.
"sore tadi saya mengutus beberapa pengawal untuk menangkap seorang anak yang mencuri makanan saya, tapi tanpa diduga yang mulia ratu membela anak itu, ia memerintahkan pengawal saya untuk tidak menggangu anak tersebut."
"zwetta, mungkin saja ratu merasa kasihan terhadap anak itu"
zwetta semakin menangis setelah mendengar jawaban dari suaminya.
__ADS_1
"yang mulia, anda berkata demikian karena tidak tahu bahwa anak itu juga hendak meracuni saya"
raja Carolyn sangat terkejut mendengar ucapan selirnya.dengab wajah marah,ia kemudian melepaskan pelukannya dan langsung pergi meninggalkan kediaman zwetta.