Become A Queen

Become A Queen
EPS 6


__ADS_3

"pergilah dari sini" perintah Greisy.


"kenapa kau malah mengusir ku" ucap Carolyn tak mau pergi.


"yak bodoh kau memang mau mati ya" ancam Greisy.


"begini kah caramu memperlakukan seorang raja?" tanya Carolyn.


"kau seorang pecundang, kau hanya bisa membanggakan posisimu sebagai seorang raja" ucap Greisy remeh.


"kau!!" raja Carolyn tak melanjutkan ucapannya. ia malas bertengkar dengan Greisy.


"pulanglah brengsek" usir Greisy.


"kenapa kau sangat pandai mengumpat sekarang" ucap raja Carolyn heran.


"bukan urusanmu" ucap Greisy acuh.


"ratu??" panggil Carol.


"apa?" jawab Greisy tanpa melirik Carol.


"untuk apa kau meminta panah?" tanya raja.


"aku hanya ingin melatih memanah, apakah tak boleh?" tanya Greisy.


"bukan begitu, tapi dulu kau sangat bertentangan dengan hal-hal seperti ini" ucap raja Carolyn.


ratu Greisy dulu sangat tidak menyukai pedang, panah dan senjata lainnya bahkan ia sering meremehkan prajurit-prajurit kerajaan, sehingga banyak orang yang tak menyukainya.


"kau jangan banyak tanya!!" tegas Greisy.


raja Carolyn hanya mengangguk, lalu ia bergegas untuk pergi.


"jika mau latihan memanah temui lah aku besok di tempat latihan" ucap raja Carolyn sembari berjalan keluar.

__ADS_1


"sebenarnya aku malas harus menemui mu tapi apa boleh buat" gumam Greisy.


"aku sungguh tak suka dengan kerajaan ini, tidak ada hp tidak ada tv dan juga pakaian aneh ini" keluh Greisy.


esok harinya Greisy pergi ke tempat latihan raja Carolyn.


"tempatnya disini bukan?"


"ratu?" panggil zwetta


"aish kenapa harus ada dia"ucap Greisy


ratu Greisy membalikkan badannya ia hendak pergi dari sana tapi zwetta menahannya.


"ratu?!" panggilnya lagi


"kenapa?" jawab ratu tanpa membalikkan badannya.


"untuk apa kau datang kesini?" tanya zwetta


"terserah padaku, memangnya ini punyamu?" jawab Greisy.


"wanita itu benar-benar angkuh" gumam zwetta


"aish sial, kenapa harus bertemu dengan ular itu? sungguh sial nasibku" gerutu Greisy.


"aku ingin membunuhnya, wanita seperti dia tak pantas hidup" ucapnya sambil berjalan.


ratu Greisy berjalan tanpa memperhatikan kedepan, saat sedang asik mengomel ratu Greisy tanpa sengaja menabrak seseorang.


"aish sial siapa lagi ini" kesal ratu Greisy.


orang itu langsung membungkuk hormat pada ratu Greisy.


"ampuni saya yang mulia, saya tidak sengaja" ucap pria tersebut.

__ADS_1


"Aaron? uhh aku kira siapa" ucap Greisy setelah mengenali orang yang ia tabrak.


"sekali lagi ampuni hamba yang mulia" ucap Aaron lagi sambil membungkuk.


"tak perlu sopan begitu, kau lebih tua dariku" ucap Greisy.


"kenapa belakangan ini ratu benar-benar berbeda?" batin Aaron.


"tuan Aaron" panggil ratu Greisy.


"ada apa yang mulia?" tanya Aaron dengan sopan.


"kau mau kemana?" tanya Greisy


"kenapa pakaian mu seperti itu" lanjutnya.


"saya akan pergi ke hutan untuk berburu" jawab Aaron.


"benarkah? bolehkah aku ikut" ucap Greisy dengan bersemangat.


"maaf yang mulia ratu tak bisa sembarangan keluar istana" jelas Aaron.


"aish kedudukan sebagai ratu memang benar-benar menyebalkan" ucap Greisy.


"tapi yang mulia bisa pergi jika mendapatkan izin dari yang mulia raja" jelas Aaron lagi.


"benarkah? kalau begitu ayo cepat kita temui dia" ucap Greisy sambil menarik tangan Aaron.


mereka berdua telah sampai di depan pintu kerja raja Carolyn.


"saya akan mengetuk pintunya" ucap Aaron, hendak mengetuk pintu.


"tak perlu" ucap ratu.


"????" Aaron bingung kenapa ratu bilang tak perlu.

__ADS_1


ratu Greisy tanpa mengetuk pintu langsung masuk ke ruangan tersebut.


"yang mulia ratu, kenapa anda" Aaron tak melanjutkan ucapannya karena ratu Greisy telah masuk ke ruangan tersebut.


__ADS_2