Become A Queen

Become A Queen
EPS 14


__ADS_3

Di kediaman ratu Greisy, terlihat seorang pria tampan sedang menuju kesana dengan wajah penuh amarah.


...setelah sampai di depan pintu kamar ratu Greisy, pria tersebut langsung mengetok pintu kamar tersebut dengan sangat keras....


siapapun yang melihatnya pasti tahu bahwa kedatangan raja Carolyn kesana adalah untuk membuat perhitungan dengan ratu Greisy.


pintu terlihat mulai terbuka, dari balik pintu terlihat seorang wanita cantik.


"ada apa malam-malam membuat keributan disini?" tanya ratu Greisy sambil menatap tajam raja Carolyn.


raja Carolyn tak menjawab ia langsung menarik tangan ratu Greisy masuk ke dalam kamarnya, lalu menutup pintu tersebut.


"aish sial, lepaskan aku!" ucap ratu Greisy sambil berusaha melepaskan genggaman tangan nya dari raja Carolyn.


raja Carolyn lalu menghempaskan tangan ratu Greisy dengan sangat keras.


"apa-apaan kau?!"


"Greisy, mari kita bicarakan ini sekarang!" ucap raja Carolyn dengan nada dingin.


"ada apa dengan si bodoh ini? tak mungkin kan dia seperti ini hanya karena aku menyuruhnya membereskan kamarku?" batin ratu Greisy.


"dimana anak yang kau lindungi itu?"

__ADS_1


"anak yang aku lindungi? apa yang kau bicarakan?" tanya ratu Greisy.


"jangan mengulur waktu, jawab saja dimana kau sembunyikan anak yang ingin meracuni istriku?!" bentak raja Carolyn


ratu Greisy terdiam mendengar ucapan raja Carolyn, entah kenapa ia merasakan sesak dan juga sakit di dadanya ketika suaminya sendiri menyebut orang lain dengan sebutan istrinya.


"apa yang kau bicarakan, aku tak paham lebih baik kau pulang saja sana"


raja Carolyn kembali menggenggam erat tangan ratu Greisy.


ratu Greisy meringis kesakitan, ia berusaha melepaskan tangannya tetapi tenaga raja Carolyn terlalu kuat.


"katakan apa yang kau inginkan dariku" teriak ratu Greisy.


"bermimpi lah" ucap ratu Greisy.


"ratu! kau akan dihukum karena melindungi orang yang mencoba membunuh anggota kerajaan!"


"kau pikir aku takut? coba saja kau hukum aku, gunakan kekuasaan mu untuk menghukum ku!" teriak ratu Greisy.


raja Carolyn sangat murka mendengar jawaban dari ratu Greisy, ia semakin erat menggenggam tangan ratu Greisy.


"akh" ringis ratu Greisy.

__ADS_1


"sialan, kenapa tenaga nya besar sekali?" batin ratu Greisy.


raja Carolyn kembali menghempaskan tangan ratu Greisy dengan kasar sehingga ratu Greisy terjatuh.


saat ratu Greisy terjatuh raja Carolyn tak sengaja melihat luka yang ada di tangan ratu Greisy.


"luka? darimana dia mendapatkan luka itu, kenapa aku baru melihatnya Sekarang?" batin raja Carolyn sembari memperhatikan luka nya ratu Greisy.


"dasar brengsek, kenapa kau sangat pilih kasih? apakah istrimu hanya dia, hah?! kemana dulu sifatmu yang seperti ini saat aku hampir mati karena diracuni?" teriak ratu Greisy.


"apakah istri yang sangat kau cintai itu sudah sekarat, hah?! sehingga kau bisa menuduh anak kecil sebagaj pelaku nya?" lanjut ratu Greisy.


"ratu!!" teriak raja Carolyn.


"kau lihatlah betapa menjijikkan nya dirimu!" umpat ratu Greisy.


raja Carolyn semakin murka ia lalu menendang meja yang berada di sampingnya.kemudian ia pergi meninggalkan ratu Greisy dengan wajah yang dipenuhi amarah.


ratu Greisy tak bisa lagi menahan air matanya, ia lalu menangis dengan sangat deras.


"bodoh kenapa malah menangis? berhenti lah menangis atau kubuat tubuh sialan mu ini cacat" ucap nya pada diri sendiri.


ratu Greisy lalu bangkit ia merapikan meja yang tadi ditendang oleh raja Carolyn.

__ADS_1


__ADS_2