
Aaron masuk ke keruangan tersebut untuk menyusul ratu Greisy.
"yang mulia ratu" ucap Aaron pelan.
"kenapa" tanya Greisy.
"yang mulia sedang sibuk, sebaiknya kita keluar dulu" ucap Aaron.
"sibuk apanya? dia hanya membolak-balik kan kertas" remehnya.
"siapa itu?" tanya raja Carolyn sambil melihat ke asal suara.
"ini aku, kenapa hah?" ucap Greisy
"ada apa datang kemari?" tanya raja Carolyn.
"aku ingin meminta izin padamu, aku akan ikut dengan tuan Aaron ke hutan" ucap Greisy.
"begitukah cara seseorang meminta izin" batin Aaron.
"untuk apa kau ikut dengannya" tanya raja Carol.
"Carol kau terlalu banyak tanya!" ucap Greisy.
"Greisy, aku hanya tak terima kau pergi dengan laki-laki lain!!" tegas raja Carolyn.
"cih kau saja boleh pergi dengan perempuan lain kenapa aku tidak" jawab Greisy.
raja Carolyn dan juga Aaron yang mendengar nya sangat terkejut.
"ratu?!"
"apa?!"
__ADS_1
"kau"
"aish berhentilah bicara, aku akan pergi jangan membuang waktuku" ucap Greisy.
Greisy mengandeng tangan Aaron.
"ayo kita pergi" ucapnya sambil berjalan keluar.
"bagaimana ini, yang mulia raja pasti tak akan suka" batin Aaron
"ratu, berhentilah disana" perintah raja Carolyn.
namun ratu Greisy tak mendengar kan Carolyn,ia tetap pergi dari ruangan itu dengan masih mengandeng tangan Aaron.
"yang mulia ratu..." belum sempat melanjutkan ucapannya, Greisy langsung memotong ucapan Aaron.
"kau tunggulah aku disini, aku akan mengganti pakaian ku" ucap Greisy pada Aaron.
"kau harus menunggu ku okey?! awas saja kalau meninggalkan ku" ucapnya sambil berlari.
ratu segera kembali setelah mengganti pakaiannya.
"ayo" ajak Greisy.
"yang mulia, darimana anda mendapatkan panah itu" tanya Aaron ketika melihat panah yang dipegang oleh Greisy.
"aku mengambil ini di kamar Carolyn" ucapnya santai.
"o-ohh saya mengerti" ucap Aaron.
Aaron dan Greisy segera meninggalkan istana, mereka berkuda bersama saat menuju ke hutan.
setelah berkuda beberapa menit, akhirnya mereka berdua sampai di hutan.
__ADS_1
Aaron segera turun dari kudanya lalu membantu Greisy untuk turun.
"terima kasih" ucap Greisy
"itu memang tugas saya" ucap Aaron penuh hormat.
"mari kita mulai" ucap Greisy sangat bersemangat.
"apakah anda tak mau istirahat dulu?" tanya Aaron.
"aku tak butuh istirahat, kalau kau mau istirahat, istirahat saja sendiri!" ucapnya lalu berjalan pergi meninggalkan Aaron.
"ratu tunggu saya" ucap Aaron sambil mengejar Greisy.
saat sedang berjalan menyelusuri hutan tiba-tiba seekor kijang lewat di depan mereka.
"ini mangsaku" ucap ratu.
ratu Greisy langsung mengambil anak panahnya, ia menembak kijang itu tepat di kepalanya.kijang tersebut langsung terjatuh.
"baiklah sekali lagi, kau pasti akan mati" ucap Greisy hendak menembak kijang tersebut.
tetapi belum sempat menembak nya lagi ratu Greisy teringat sesuatu, ia menjatuhkan panahnya dan memegang kepalanya, seakan ia merasakan trauma yang begitu dalam.
"yang mulia ratu anda kenapa?" ucap Aaron.
Aaron mencoba untuk tenang ia tak boleh panik dalam keadaan seperti ini, ia takut kondisi ratu Greisy akan bertambah parah kalau ia juga ikutan panik.
seorang pria yang dari tadi mengikuti mereka mulai menampakan dirinya.
"ada apa dengan nya" ucap pria tersebut.
"yang mulia raja" ucap Aaron, sedikit terkejut karena melihat raja nya ada disana.
__ADS_1
"kenapa anda bisa berada disini?" lanjutnya.
"itu tak penting sekarang, aku tanya apa yang terjadi pada ratu?" tanya raja Carolyn.