Become An Angel In Another World

Become An Angel In Another World
Kesetaraan adalah kebohongan Keserakahan adalah kebenaran


__ADS_3

"Selanjutnya, Ayate." ujar wanita mudah berambut perak dengan memegang papan yang ada kertas diatas papan tersebut


"Baik!" ucap Ayate dengan semangat "Fire Ball." dia mengeluarkan bola api sebesar bola sepak, dan melemparkannya, tetapi sebelum menyentu target api tersebut sudah menghilang


"Hmm.. selanjutnya.. Yukiru." ujar wanita mudah berambut perak dia memasang wajah jijik saat memanggil Yukiru


Yukiru tidak memperpedulikannya, dan dia berjalan kedepan, terlihat banyak orang yang tidak suka dengannya, karena hanya dia yang darah campuran digelombang ini.


"Api." ujar Yukiru mengarahkan jarinya ketarget dan keluar bola sekecil bola pingpong dengan cepat bola tersebut melesat dan...


Dhuar.... ledakan yang besar terjadi, membuat 1 ruangan dipenuhi oleh asap..


"Apaan itu tadi!" ujar wanita berambut perak tersebut


"Pasti dia melakukan hal curang!" ucap murid-murid yang tidak percaya


"pasti itu-" keributan pun terjadi


"Itu? itu cuman Fire Ball, tapi aku malas menyebutkan nama lengkapnya, jadi api saja." ucap Yukiru dengan wajah yang menyebalkan dengan kedua tangan diangkat keatas, yang seakan-akan dia menompang udara dengan telapak tangannya..


"Kau berbohong! Fire Ball tidak akan bisa membuat ledakan sebesar itu!" wanita perak tadi tidak menerima faktanya


"Tetapi itu memang benar, ya jika aku tidak menahan diri mungkin satu sekolah akan hancur." ujarnya dengan acuh tak acuh


"Sialan, kau akan terkena hukuman, karena kau merusak arena test." ucap wanita tersebut dengan menuntut Yukiru


"Hh.." dengan cepat Yukiru mengembalikan arena yang hancur kembali seperti semulah

__ADS_1


Wanita tersebut geram dan dia mengancam kembali "Akan kulaporkan kekepala akademi!" ujarnya sambil berjalan keluar karena Yukiru di test dipaling akhir


Tiba-tiba Yukiru berada didepan wanita tersebut, dengan berkata "Asal kau tau, jika kau membuat orang tuaku menangis, maka akan kubunuh keluargamu, beserta akar keluarga Quention, mengerti?" Yukiru mengancam wanita tersebut didepan mukanya


"Berani sekali kau mengancam untuk membunuh seluru keluarga Quention, Kepala Akademi juga keluarga Quention, jadi kau tidak bisa apa-apa, dasar darah campuran!" wanita tersebut melewati Yukiru, tapi saat dia mau melewati Yukiru, dia melihat ekspresi membunuh yang berasal dari wajah Yukiru


"Ingat itu baik-baik." sebelum wanita tersebut melangkahkan kakinya keluar ruangan arena dia mendengarkan ucapan Yukiru, sontak dia merasakan ketakutan yang luar biasa.. disaat dia menoleh kebelakang dia sudah tidak melihat Yukiru lagi..


"Me.. menakutkan.. siapa dia sebenarnya.." wanita tersebut ketakutan dan dia berjalan lebih cepat..


---□


Disebuah tempat yang ramai terdapat banyak sekali manusia dan manusia campuran yang berlalu lalang, terdapat seseorang pria mudah dengan rambut berwarna hitam dan mata yang sama.. dia ada Yukiru, dia tiba-tiba berada ditengah lalu lalang manusia tersebut, tetapi tidak ada yang menyadarinya..


"Hmm.." Yukiru melihat sekeliling dan dia melihat sebuah bar, tanpa basa-basi dia masuk ke bar tersebut


Didalam bar tersebut hanya ada 15 orang dan 14 orang tersebut sedang mabuk, karena mereka meminum bir..


"Pesan makanan saja." jawab Yukiru


"Nih." pemilik bar memberikan daftar makanan


"Yang ini saja." Yukiru menunjuk ke salah satu menu


"Pilihan yang bagus, tunggu sebentar." pemilik bar tersebut membalikan badannya dan pergi kedapur


Sambil menunggu pesananya selesai, Yukiru mengamati sekeliling, dia melihat sebuah gadis mudah, yang sedang digoda oleh paman-paman, Yukiru mengamati gadis tersebut yang seperti menahan diri.. tetapi dia berusaha menolaknya, beberapa kali bagian tubuhnya didekatkan ketubuh paman tersebut tetapi gadis tersebut kembali ketempatkan untuk menolak ajakannya.

__ADS_1


"Menarik." begitulah batin Yukiru..


"Yo bocah, ini pesananya." pemilik bar tersebut memberikan makanan kepada Yukiru


"Udah lama tapi masih cepat aja ya, paman." ucapan Yukiru membuat pemilik bar tersebut kaget


"Tentu saja, oh ya bocah, kau tau dari mana bar ini menjual makanan juga? padahal aku tidak perna melihatmu." pemilik tersebut agak kebingungan


"Dan juga kenapa paman mengucapkan kata pilihan yang bagus untuk makanan yang di cap sudah habis?" Yukiru melemparkan daftar makanan yang tertulis bahwa yang dipilih Yukiru sudah habis


Paman tersebut mendekat keYukiru "Lama tak jumpa, adik Yukiru." ujar paman tersebut sambil membisikannya ketelinga Yukiru


"Sudah 30 abad tapi masih mudah aja ya." Yukiru mengejek paman tersebut "Aku sampai iri." Yukiru sekarang memuluk kepala paman tersebut


"Kau nakal seperti biasa ya, gimana apa diakademi kau diejek?" tanya paman tersebut


"Tentu saja, mereka saja tidak menerima kenyataan, baru masuk saja sudah diajak berkelahi." Yukiru melahap makanannya sambil berbicara


"Ahahahahah.. oh iya kau selama ini kemana saja?" tanya paman tersebut


"Tentu saja.. melakukan misi!" Yukiru memasang wajah serius


.


.


.

__ADS_1


.


...Sampai sini dulu, oh iya bantu suport author dengan komentar dan like, karena author agak malas update karena sepi.....


__ADS_2