
Saat Yukiru sudah menemukan sumber suara tersebut, otak Yukiru semakin memanas karena dia berfikir yang bisa dibilang mesum dan saat Yukiru melihat apa yang akan mereka lakukan.., "Jackpot." ..
"Hmm.. ternyata si loli disiksa? kenapa? bukannya enak tu kalo di maju mundur atau diatas bawah hmm.." ucapnya sambil memegang dagu setelah melihat om-om itu menyiksa anak kecil tersebut.. (otak hentai pasti tau:v)
"Ahahaha.. keluarlah, keluarlah dasar dewi sialan! jangan berlindung di tubuh anak ini terus menerus atau kau akan merasakan rasa sakit yang menyakitkan, hahahaha.." ucap si om-om sambil memukul tubuh anak kecil tersebut
"Hah.. membosankan.. lanjut tidur ajalah dan besok.. aku kan harus.. membeli beberapa item untuk perjalanan.. ke benua Aris.." ucapnya sambil menguap karena sekarang pukul 45:10 yang berarti tengah malam
Misi IX
I Berbuat tanpa dilihat, meminta maaf tanpa didengar.
II Membuang tanpa melihat sampah, dibuang tanpa dirasa.
Kesulitan SS
Reward I S
Reward II S
Bonus S
Timer 100 menit
"Ha? apaan nih? hmm membingungkan, emmm.." karena Yukiru dalam keadaan mengantuk dia tidak bisa mengerti misi tersebut, karena misi S sampai SS adalah teka-teki karena hadianya yang tidak bisa diragukan
"Hahahaha, kalo kau tidak keluar, maka matilah, hahahaha." ucap om-om tersebut makin menggila
"Tidakk..." teriak anak kecil tersebut karena pukulan yang terakhir, om-om tersebut ingin menebas tubuh anak kecil tersebut menggunakan kapak kecil
Tanpa disadari diatasnya terdepat batu yang jatuh dan menimpa, om-om tersebut, tetapi sebelum batu tersebut jatuh, dia sudah menebas dada anak kecil tersebut yang membuatnya, berada diambang kematian.
"Lightning Elemental : Rewritte." ucap Yukiru yang membuat tubuh anak kecil tersebut terselimuti listrik dan dada anak kecil tersebut perlahan kembali seperti semulah
"Lightning : Crused Arrow." sekarang muncul sebuah anak panah yang mengarah ke batu tersebut, tanpa basa-basi anak panah tersebut melesat ke arah om-om tersebut, yang membuat anak panah tersebut terserap ke tubuhnya
Yukiru berjalan keluar, tanpa memperdulikan kedua orang tersebut.
---
5 hari pun berlalu, Yukiru sudah mendapatkan perlengkapannya, dia juga tidak menetap jadi dia tidak mendapatkan informasi yang signifikan.
Yukiru sedang menuju ke benua Arisy, meskipun Yukiru tidak mempunyai World Coin tapi Yukiru memiliki banyak Diamond yang berarti dia bisa menukarkannya dan membeli id project untuk memasuki benua tanpa membayar kembali.
"Hmm, hey Siteru sudah berapa lama, kita terbang?" tanya Yukiru
"125jam 15menit, ada apa tuan?" tanyanya
"Hah.. aku sudah bosan menatap langit terus menerus." keluhnya
__ADS_1
"Sabarlah tuan, sebentar lagi kita akan sampai mungkin tinggal 10jam lagi."
"Hah.. merepotkan, kenapa harus lama banget, padahal aku mau membunuh seseorang." batin Yukiru yang sudah haus darah
Misi IX Complete
Reward I S > Smartphone
Reward II S > Shirt Regeration
Smartphone S
Kapasitas storage 150GB
Kapasitas Ram 30GB
Jaringan Seluler 5G
Kuota Internet ~ GB (Unlimate)
Kapasitas Bateray 1500 mAh
Mendukung peta digital tanpa satelit
Shirt Regeneration S
menumbuhkan bagian tubuh yang hilang setelah 10detik
"Hmm, aku tidak asing dengan penampilannya.. lah.. bukannya ini penampilan hpku? wahh.. hpku jadi rog." ucapnya dengan senang karena dulu hpnya bisa dibilang kentang
"Baiklah, saatnya memakai cara jitu." ucapnya dengan senang "Baiklah, Siteru kita akan lewat barat, terus kita akan belok sekitar 30° ke barat daya saat melewati gunung." ucapnya dengan senang, tetapi.. Siteru tidak paham dengan ucapan Yukiru..
"Barat? barat daya? 30°? itu apa ya tuan?" tanyanya yang kebingungan
"Kalo gitu kamu kesana." jawabnya sambil menunjuk ke arah bulan yang sangat pas karena, bulan tersebut diarah barat meskipun tidak pas
"Baik!" ucapnya sambil menambah kecepatannya, sekarang dia berkecepatan 5.51 mach
Yukiru tetap tenang karena perbedaan level, meskipun naga tersebut berlevel 700 tetapi jika Yukiru dapat menujukan levelnya mungkin sekarang levelnya sudah 1200 karena menjinakan hewan, penjinak akan mendapatkan level, batas level adalah 1000 jika sudah sampai 1000 maka penjinak tidak akan naik level jika menjinakan hewan lagi.
Sayang sekali tetapi Level Yukiru tidak bisa diconfirmasi, karena berubah setiap saat dan hanya bisa diukur melalui kekuatannya.
1jam kemudian setelah Yukiru menunjukan kalo harus lewat barat daya, sekarang dia sudah melihat pulau yang mengambang diatas tanah.
"Mari kita mendarat." ucap Yukiru dengan semangat
"Baik." timpalnya dengan semangat juga
---
__ADS_1
"Jadi begitu.. utusan sang Raja Galaksi, sang dewa perang sedang menuju kesini..." ucap pria yang tampan dan berdiri didepan cendela
"Benar, tetapi statusnya belum diketahui." ucap seseorang yang ada dibelakang pria tampan tersebut
"Kalo begitu, carilah informasi sebanyak-banyaknya." surunya kepada seseorang tersebut
"Baik!" ucapnya yang tiba-tiba menghilang termakan oleh bayangan
"Aku sudah tidak sabar, cepatlah kemari." ucapnya dengan tersenyum licik
---
Setelah beberapa saat Yukiru dan Siteru turun dan mereka mencari penginapan karena punggung Yukiru sudah sangat sakit karena, saat menunggangi Siteru, menghabiskan waktu selama 125 jam yang berarti 2hari lebih tanpa berhenti, sebaliknua Siteru semakin sehat karena terbang sangat lama.
"Siteru, kita akan menginap disana." ucap Yukiru menunjuk ke tempat penginapan terdekat
"Apapun pilihan tuan, pasti akan saya patuhi." ucapnya dengan bangga
"Ya-ya terserah kau."
"Baik."
Saat mereka berjalan munuju penginapan, Yukiru mendengar sebuah teriakan 2 wanita di sebuah lorong sempit.
"Siteru, kamu sewa 1kamar dengan dua kasur atau 2 kamar, ini uangnya, karena ada penjahat, sekaranglah waktunya aku beraksi, xixixixixixixi." ucapnya sambil tertawa licik dengan mengasi uang ke Siteru
"Ba..iklah, apa tuan akan baik-baik saja? apa tuan butuh bantuan?" ucapnya dengan ekspresi khawatir
"Ya, sudahlah sana sewa aja penginapannya, aku mau mencetak 100 score dulu, karena aku belum membunuh 100 orang." ucap Yukiru berjalan masuk ke lorong yang sempit tersebut
"Hm." ucap Siteru pertanda mengerti dan berjalan maju untuk menyewa kamar selama 1hari
---
"Siapa saja tolong kami!" ucap wanita dengan gaya Double Ponytail
"Tak akan kubiarkan kalian mendekati adikku!" ucapnya dengan tegas dengan membawa pedang ditangannya
"Kalau begitu, kami akan membuat kalian berdua senang hehehe." ucap salah satu pria tersebut dengan wajah mesum
"Benar, tenang saja, kami akan membuat kalian keenakan." timpal salah satu dari 7 orang yang memojokan 2 wanita tersebut
"Trima ini, Wind Sword." ucapnya yang membuat pedangnya diselimuti angin yang tajam dan diapun melesat, saat dia mau menebas mereka.
"Barrier Crystal." ucap salah satu dari 7 orang tersebut yang membuat wanita tadi terpental
"Wah ada pertarungan, seru kayaknya nih." ucap seseorang yang memiliki rambut berwarna coklat dengan mata berwarna hitam dengan bersandar di tembok di sebelah pintu keluar lorong tersebut, dia adalah Yukiru.
"Wahh.. apa kau akan memainkan peran pahlawan? Hoi dasar bocah." ucap salah satu pria berbadan gemuk yang tadinya membuat barrier
__ADS_1
"Maaf saja, tapi aku tidak mau memainkan peran tersebut karena, nanti aku tidak bisa bebas, Oi paman-paman mesum." ucap Yukiru dengan tersenyum licik yang tertampak dari wajahnya
......Bergelud........