
Beberapa menit setelah mereka terbang diatas permukaan tanah, mereka melihat sebuah desa kecil yang hancur, mereka kira disana tidak ada kehidupan ternyata ada King Goblin yang keluar dari sebuah rumah, meskipun mereka melihatnya samar-samar, karena mereka terbang setinggi 5500 meter diatas tanah.
"Hmm, King Goblin? kenapa dia ada sana? bukannya itu cuman desa kecil?" ucap Yukiru dengan pelan
"Karena mereka membutuhkan alat pemuas nafsu untuk menaikan level." ucap Siteru yang mendengar ucapan Tuannya karena memiliki pendengaran yang tajam
"Hmm, menarik." ucap Yukiru tersenyum licik
"Apa, tuan mau kebawah? saya bisa turunkan Tuan tanpa terlihat oleh sekawanan goblin." ucap Siteru yang dari tadi terbang ditempat karena Tuannya melihat sekawanan goblin
"Tidak, itu membu..." ucap siteru berhenti karena kaget akan hal yang ada didepannya, ya itu adalah lembaran yang bisa membuatnya terkejut akan hadiahnya
Misi V
Buat seluru goblin didaera ini, keluar tanpa kerusakan area.
Kesulitan ?
Reward Misi VI, VII, VIII, IX.
Timer 30menit
Konsekuensi saat tidak dikerjakan yaitu misi akan berhenti selamanya.
"Oi, oi, oi ini namanya pemaksaan." ucap Yukiru dengan nada kesal yang tampak di wajahnya "Siteru, kita akan turun."
"Baiklah.." jawab Siteru dan melesat kebawah,
Saat sudah dekat dengan tanah Siteru menurunkan kecepatannya dan mendarat, tanpa basa basi Yukiru mendobrak seluru pintu dirumah, tetapi hasilnya nihil, karena para goblin tidak ada disitu, dan sekian lama akhirnya Yukiru menyerah, karena sekawanan tadi mati karena terinjak Siteru
"Hah.. dimana tempat goblinnya, kok tidak ada sama sekali, kesulitannya juga tidak diketahui juga."
"Tuan.. " ucap Siteru dengan nada bertanya dan memiringkan kepalanya yang mengartikan dia tidak tahu sama sekali dengan prilaku dan apa yang dibicarakan oleh Yukiru
"Apa?" tanya Yukiru dengan wajahnya yang sangat depresi karena waktunya tinggal 2menit
"Apa yang tuan cari?" jawab Siteru dengan wajah polosnya dengan menempelkan jari kanan ke tengah dagu sebelah kanan, menggunakan jari telunjuk, karena Siteru berubah menjadi manusia
"Jadi gini, aku mencari sekelompok goblin untuk membuat mereka keluar dari sarangnya." ucap Yukiru dengan singkat, jelas, dan padat.
"Ow... kebanyakan Goblin bersarang di Goa." ucap Siteru yang mengetahui tempat bersarangnya para Goblin
"Hmm.. kalo begitu, akan kubuat keributan disini." ucap Yukiru menunjuk ke belakang dengan senyuman licik
"Monster Fire Ball." Muncullah sebuah bola api yang berbentuk segitiga, karena Yukiru memadatkan mananya yang membuat Monster Fire Ball tidak akan membuat kerusakan area
MFB(Monster Fire Ball, author singkat karena merepotkan) meluncur ke hutan dan Bom, suara ledakan yang sangat kecil, karena Yukiru mengurangi oksigen didalam MFB
"Siteru, terbang ke atas awan, mari kita lihat para Goblin menyebar." ucap Yukiru dengan senyuman khasnya
__ADS_1
"Baiklah, sesuai permintaan Tuan." ucap Siteru dengan bahagia karena dia melihat Tuannya kembali tersenyum
Saat mereka berada diatas awan mereka melihat banyak Goblin yang bertebaran ke segala arah, dan muncullah 4 lembaran yang berisikan Misi
Misi VI
Bunuh semua Goblin yang berlarian.
Kesulitan B
Hadia Clothes A
Timer 10 menit
Misi VII
Bunuh Raja para Goblin
Kesulitan S
Hadia Clothes A
Timer 60 menit
Misi VIII
Pergi ke Sky Mountain sebelum terbenam
Hadia Clothes D
Timer 50 menit
Misi IX.
{¿}
"Pertannyaan lagi? hah... pokoknya yang terlihat lebih penting." batin Yukiru "Water Predatory," ucapnya yang membuat semua goblin terperangkap dalam air sekaligus tercabik-cabik "Elemental Lightning." dia menunjuk ke air dan keluar sebuah listrik yang seperti peluru yang menuju air.
"Siteru, kita istirahat di gunung mengambang itu." ucap Yukiru sambil menunjuk ke arah Sky Mountain
Saat di Sky Mountain
"Tuan apakah kita akan melanjutkannya besok?" tanya Siteru ke Yukiru
"Hm, besok kita langsung ke kota terdekat untuk membeli perlengkapan." jelasnya
"Baik.. lah..?"."Tuan, apa yang anda lakukan?" tanya Siteru melihat Yukiru sedang sibuk melakukan sesuatu
__ADS_1
"Bukan apa-apa." jawabnya dengan singkat
"Baiklah.." ucapnya sambil menyandarkan tubuhnya ke pohon terdekat
Disisi lain Yukiru sedang dalam keadaan bahagia karena dia mendapatkan beberapa barang yang cukup hebat baginya.
Reward VI,VII,VIII
Dimension Bag A
Bisa menyimpan beberapa jenis barang dengan jumblah banyak
jenis Barang yang tersimpan 0/15000
Mana Shirt A
Mengembalikan +10.000 mana per 10 detik
Clean Shirt D
Membersihkan tubuh dari kotoran dan menstabilkan suhu tubuh
"Bagus-bagus sih, tapi Mana Shirt... aku tidak mempunyai mana, hah... ternyata ada ampas juga." keluhnya sambil memandangi 3 lembaran yang menunjukan kelebihan hadia "Tapi.. tinggal 5 lagi dan aku akan melihat keluckyanku." ucapnya dengan bangga
beberapa jam kemudian..
"Haom... ghek.." ucapnya dengan menahan bagian bawah perutnya karena airnya sudah tidak bisa di tahan, seorang pria berambut coklat mudah dengan mata yang berwarna hitam, Yukiru, dia berlari ke arah semak-semak untuk kencing
----
"Cea la, aan k unu ka.." suara seorang pria yang sudah tua terdengar tidak jelas, karena suara tersebut dibawah Sky Mountai, alasan kenapa Yukiru mendengar suara tersebut karena dia mendapatkan skill pasif, yaitu pendengaran jarak jauh yang didapat dari menjadikan naga sebagai hewan peliharannya
----
"Hah... legahnya.. baiklah saa.. suara ini kan.." ucap Yukiru mendengar suara tersebut, Yukiru juga mendengar teriakan seorang wanita yang seperti menolak ajakannya
"Hmm pria gendut yang memaksa loli untuk ikut kah.. emm, bukan urusanku sih, HA HA HA HA.." ucap Yukiru dengan tertawa karena dia akan melihat hal seru yang akan terjadi, saat pria tersebut dekat dengan goa, dia masuk beserta menyeret anak kecil tersebut(loli)
Tanpa basa-basi Yukiru melompat dari atas dan dia ke bawah untuk menyaksikan apa yang akan dilakukan oleh pria tua itu kepada anak kecil tersebut.
"Menarik, kuharap kau akan melakukan hal yang ada diluar nalar XyXyXyXy." ucapnya sambil tertawa licik
Saat Yukiru masuk ke goa dia di hadang oleh sekawanan goblin, "Lightning Elemental." Zrashh.. suara yang terbuat dari petir yang membuat goblin yang menghalangi mati seketika
"Cih.. belum apa-apa sudah mati, membosankan." ucap Yukiru agak kesal yang terlihat diwajahnya, dia meneruskan jalannya ke dalam goa
Saat sudah sangat dalam dia melihat ada 5 terowongan, karena Yukiru berfikir kotor dia mengira kalo si om-om itu akan memainkan tubuh anak kecil tersebut, dia mengarah ke tempat yang tertutup oleh batu, saat dia mau melangkah ke jalan yang paling kiri, Yukiru mendengar suara seperti daging yang bertabrakan.
"Oh.. ternyata disini toh, ha ha ha, makasi petunjuknya." ucapnya sambil tersenyum dan berjalan ke arah terowongan nomer empat jika dihitung dari paling kiri
__ADS_1
Saat Yukiru sudah menemukan sumber suara tersebut, otak Yukiru semakin memanas dan saat Yukiru melihat apa yang mereka lakukan.., "Jackpot." begitulah batinnya
Bersambung..