
Terdapat seseorang pria mudah, dia berjalan dilorong dengan ekspresi yang mengantuk..
"Hoamm.. hah.. tak kusangkah, aku akan berangkat sepagi ini." Yukiru mengeluh dia berjalan dengan memasukan kedua tangannya disaku celananya
"Hei lihat, bukannya dia murid terhebat bukan?" suara gadis yang jauh dari posisi Yukiru
"Benar, dia bangsawan mana ya? aku ingin menikahinya!"
"Siapa sih?" ujar Yukiru menoleh dan melihat seseorang pria mudah dengan warna rambut dan mata yang sama seperti Yukiru, dia mengenakan pedang bermata dua yang terletak dipunggungnya
"Tch." Yukiru melanjutkan jalannya, karena dia merasa membuang waktunya
Pria tadi hanya tersenyum hangat saat disapa oleh para gadis..
Yukiru semakin lama, dia semakin dekat dengan kelasnya, disaat dia membuka pintunya, ada sebuah ember yang jatuh dikepalanya, cairan tersebut berbau menyengat.
"Hahahaha, lihat darah campuran terkena air kencing, hahahahaha..." dia tertawa untuk terakhir kalinya, karena tiba-tiba mata Yukiru berganti kewarna merah, yang berarti kekejaman
Yukiru mengeluarkan tangan satunya, dia mengarah kepria yang tertawa tersebut, sontak pria tersebut turun dari meja Yukiru, yah benar, Yukiru terkena bully, kemarahan Yukiru meluap 0.1%, yang terlihat diwajahnya.
Dengan cepat Yukiru menonjok wajah pria tersebut yang membuatnya terlempar ketembok..
__ADS_1
"Hoi campuran, akan kubuat kau menyesali perbuatanmu ini." ujarnya yang seperti mengancam tetapi diwajah Yukiru hanya terdapat datar yang tak ingin ribut
--->
"Pertarungan antara Yukiru dan Tonsda akan dimulai, peraturan pertama dilarang untuk meniru skill lawan, ke dua darah campuran tidak boleh mengeluarkan skill, ketiga bangsawan boleh mengeluarkan semua skillnya, ke empat campuran hanya boleh mengeluarkan 4 sihir saja." suara tersebut menggema di telingga
"Peraturan yang simpel tapi merugikan campuran." ujar Yukiru dengan santainya
"Apa kau takut? darah campuran memang pantas takut dengan bangsawan, hahahahaha.." Tonsda tertawa dengan bersamanya semua murid yang ikut tertawa
Yukiru tersenyum jahat, "Menarik." Yukiru merubah matanya kembali menjadi unggu..
"Sayang sekali, tapi aku tidak ketakutan sama sekali, mungkin kau yang takut." Yukiru tersenyum menakutkan
Tonsda hanya memalingkan wajahnya untuk memulai pertandingannya
"Kalau begitu, siap.... mulai!" sontak setelah suara tersebut Tonsda berlari kearah Yukiru, tetapi disaat yang sama..
"Tunduklah." sontak membuat semua orang tunduk beserta guru yang menjadi wasit
"Sial, siapa dia sebenarnya." guru tersebut berdecik kesal
__ADS_1
Selang beberapa menit..
Bruak.. suara gerbang yang dihancurkan "Kalian semua! tunduklah karena raja akan memasuki area ini!" ujar perajurit tersebut yang membuat semua murid turun karena mereka berada dikelas tingkat dua..
"hei kau! tunduklah karena kau darah campuran!" perajurit tersebut membentak Yukiru
Yukiru hanya menatap perajurit tersebut dengan tatapan tajam yang membuat perajurit tersebut ketakutan
Tiba-tiba keluar seorang pria paru baya yang mengenakan mahkota, dia berjalan dan berhenti didepan Yukiru.
"Yo lama tak jumpa." ujar Yukiru
.
.
Maaf ya sedikit, ya karena sepi sih.. author jadi agak malas.. oh ya author akan hiatus untuk beberapa minggu.. author mau coba buat cerita yang disarankan teman author.. kalo gagal juga ya.. mungkin nasin.
HAHAHHAHA..
A a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a a
__ADS_1