
Karena Yukiru terjatuh kedalam Goa yang terkenal akan kesulitannya, diapun bersiap untuk segala kemungkinan, karena bisa dibilang kalau semua petualang/pengembara akan mati karena Monsternya yang banyak dan berakal.
"Sudah sejauh ini tetapi masih tidak ada pergerakan? bukannya ini Goa Legendaris yang memakan ratusan jiwa karena kesulitannya?" ucap Yukiru dengan sikap yang super waspada dan ada sesuatu yang muncul yaitu 5000 monster tingkat BB, bisa dibilang mereka adalah Monster Red Ants atau Monster Semut Merah
"Astaga belum pemanasan sudah dikasi ribuan monster." keluh Yukiru "Monster Fire Ball."
Muncul sebuah boleh api sebesar kelereng dan saat ditembakan ke arah para monster bola itu membesar dan Dhuar..
Monster Fire Ball : Bola api yang bisa membesar sebanyak monster yang akan ditujuh, dan juga daya ledakannya yang sangat besar
"APAAAA!!!" Yukiru kaget karena yang terkena serangan hanya beberapa monster saja, padahal sudah membentuk kawah yang amat besar "Sialan." ucap Yukiru dengan ekspresi kesal
Sebuah serangan dari para monster mage menuju kearah Yukiru, karena Yukiru masuk ke dalam kemarahan, dia bisa menghindari semua serangan karena dia sekarang dalam mode sangat serius.
Dhuar... Bomm... Dhuar... Dhuar... serangan dari para monster mage secara berturut-turut bisa dihindari oleh Yukiru, karena secara tidak sadar Yukiru mengaktifkan skill 10x Agility, yang didapat dari mengejar Monster Rabbit tetapi tidak mendapatkan satupun Monster Rabbit.
"Habislah kalian semua, Predator Water." Seketika muncul air yang membuat glombang besar dan membuat semua pasukan monster terseret oleh glombang dan sepertinya glombang tersebut mencabik-cambik dan memotong-motong badan monster yang terkena lahap oleh glombang tersebut.
Predatory Water: Air pemangsa atau bisa disebut air predator yang membuat orang tercabik-cabik ketika masuk ke dalam glombang, karena didalam glombang terdapat Shark Spirit.
"Hadeh... berapa lama lagi aku akan bisa bertahan..." ucap Yukiru karena melihat banyak sekali raksasa yang muncul dari lorong goa sebelah kanan dan sekitar 100 raksaksa yang tingginya hampir 80-90meter, dan hampir menyentuh langit-langit Goa yang tingginya berkisaran antara 100-101 meter
"300 raksasa? hoi yang benar aja aku lapar nih kenapa malah dikasi beginian!" ucap Yukiru sambil melihat 300 raksasa yang tingginya 60-70 meter dan memegang perutnya yang keroncongan
Disaat yang sama ternyata raksasa itu melempar batu ke Yukiru, sontak Yukiru berlari untuk menghindari, tetapi serangan raksasa itu ada yang mengenai Yukiru, dia pun terpental ke samping karena dia menabrak tembok, salah satu raksasa itu melempar batu besar untuk membunuh Yukiru, tetapi naas serangannya mengenai tembok dan membuat tembok tersebut runtuh.
"Aduh.. duh.. duh... eh.. an.. jir.." ucap Yukiru dengan terbata-bata karena 3 raksasa mengangkat 1 batu yang sangat besar.
Yukiru dengan cepatnya dia melompat ke arah tembok yang runtuh tadi dan dia terjun ke bawah, dia tidak sengaja turun ke lantai 50 yaitu lantai boss terakhir, bisa dibilang kalo Yukiru terjebak di Dungeon level SS.
"Body Boost, Woah...., dasar batu sialan!" teriak Yukiru dengan melihat ke atas karena dia terjatuh dengan batu yang terlempar dari para raksasa
__ADS_1
Bruak.. Yukiru menabrak sesuatu yang sangat keras sampai-sampai batu yang mengikuti Yukiru hancur berkeping-keping, yah.. dia adalah boss terakhirnya, jika dilihat secara tidak langsung boss tersebut samar-samar seperti batu karena badannya yang keras.
"Aduhh..duh.. duh... sakit banget, nih batu apa sih bukannya aku memakai Boost Body biar tidak terluka dan sakit... kenapa malah sakit banget..." ucap Yukiru sambil menyembuhkan punggungnya yang tertabrak oleh tubuh boss terakhir tersebut.
"Oi, bocah kau kenapa turun lewat pintu alternatif? bukannya itu hanya bisa dibuka oleh tenaga besar? bisakah kau jelaskan caranya kau sampai disini?" ucap seseekor monster berbadan sangat besar, kira-kira berkisaran 150meter
"Ha?... oh tadi pintu? ya tadi aku dilempari batu sama anak stm yang ngajak ribut, ya aku mengalah aja sih.. takutnya dimarahin sama emaknya.." ucap Yukiru yang masih sibuk menyembuhkan punggungnya dan tidak merespon jawaban si boss terakhir dengan bijak
Dilempari batu? anak stm? apa maksud bocah ini? begitulah pikir sang boss terakhir "Oh ya bocah, ada apa dengan punggungmu?" tanyanya kepada Yukiru karena melihat Yukiru sedang sibuk
"Ya kau taulah, tadi aku terjatuh dan menabrak batu yang kerasmya tidak bisa diprediksi." jawabnya dengan menoleh ke seseorang yang berbicara kepadanya dan.. "Waduh... nih orang besar banget yak, mau lombah tinggi-tinggian sama pencakar langit?" begitulah ucapnya dengan berkeringat dingin
"Pencakar langit?" ucap sang boss dengan nada yang sangat menintimidasi
"A.... anu..." ucap Yukiru yang sekarang sudah bergemetar karena ketakutan melihat seekor Naga berwarna merah yang sangat-sangat tinggi dam besar yang ada dihadapannya
"Bwahahahahahha.... aku sampai bingung bocah, mendengar kata-kata baru yang kau ciptakan, bwahahaahhaha..." rasa takut Yukiru seperti api yang di guyur oleh air
"Bocah.. itu.. ekspresimu itu baru juga? hmm pantas dicoba ini." ucapnya dengan mencoba emot di wajahnya yang seketika membuat Yukiru mengira itu lelucon
"Puft..." Yukiru menahan tawahnya karena emot yang sang boss, gunakan sangat-sangat aneh, begitulah pikir Yukiru
Selang beberapa detik ketika Yukiru menahan tawanya, muncullah sebuah lembaran yang memberikan misi untuknya
Misi II
Membuat sang Naga tunduk
Timer 10menit
Kesulitan AA
__ADS_1
Reward Misi III
"Misi berantai?" gumam Yukiru
"Ada apa bocah?" tanya sang Naga yang berhenti dengan lel... kelakuannya..
"Hm.. membuat tunduk seseorang itu bagaimana caranya ya?" tanya Yukiru ke sang boss
"Hmmm.. gimana ya... membuatnya memilih saat nyawanya sudah berada digengamanmu?" jawabnya
"Yang lain? aku memiliki ingatan yang samar-samar tentang membuat tunduk seseorang tanpa mengintimidasi." Yukiru melontarkan kata-katanya kepada sang boss
"Hmm... menjadi teman? ya itu aja sih yang ada dikepalaku, ya jika kau minta yang lain, aku tidak bisa menjawabnya lagi." sang boss mengembalikan lontaran kata-kata..
"Hmm.. boleh tu, yosh.. jadi temanku." ucapnya dengan terang-terangan,jelas , padat, dan sangat bodoh
Seketika terjadi keheningan untuk kesekian detik
"Jadi yang mau kau tundukan itu aku?"
"Ya, karena misi."
"Apa kau tidak takut denganku?" ucapnya dan mengeluarkan aura intimidasi yang sangat kuat dan muncullah sebuah kobaran api dimatanya yang biasanya di sebut dengan Burning Eyes
"Hmm? mau bakar daging?" ucap Yukiru dengan santainya seakan-akan dia tidak peduli akan kehidupan
"Bakar daging?" ucap sang boss yang membatalkan semua skillnya dan sekarang dia menunjukan ekspresi yang sangat penasaran
"Ya emang kau tidak perna membakar daging?" tanyanya
"Tidak."
__ADS_1
Bersandung...