
" loh del, udah dateng aja" kata ican dari depan
" hehe, " kata ku nyengir
" udah makan del" kata bude ana lembut
" udah bude, dirumah" kata ku tak kalah lembut setelah itu ku lihat mas aji turun sambil senyum senyum
" kenapa kamu ji" kata bude ana mencemooh
" gak papa, " kata mas aji cuek
" kak Sandra masih lama ya mas ican" kata ku duduk di sofa
" gk tau del, kayak nya sih masih lama, kamu kalo mau main ayunan di belakang main lah.. kan kamu sukak main ayunan" kata ican yang membuat ku langsung ke halaman belakang rumah nya untuk main ayunan
saat sudah ku duduki ayunan ku lihat mas aji ke arah ku
" kenapa WA mas gk di read padahal online" kata ku cetus
" eh. tadi keciduk sama ibuk, adel senyam senyum jadi adel langsung keluarin dari percakapan mas aji" katanya lembut sambil nunduk
" owh.. " kata ku lembut
" sabar ya del.. ni mas lagi usaha buat deketin ibuk mu" kata ku lirih
" iya mas" jawab adel senyum
" del jaga hati itu apa" kata ku lugu
" jaga hati kayak pacaran, tapi gak ada ikatan tapi saling jaga perasaan " kata adel lembut
" kita itu kan" kata ku senyum
"iya mas... " kaya nya malu
" jaga perasaan mas.. ya del, " kata ku sambil menunduk
__ADS_1
" pasti mas" katanya lirih
gak lama kami bersenda mamah datang
" loh kok malah disini kamu jii, katanya mo nyusunbaju buat pindahan kerumah baru mu"
kata ibuk lembut
" oh iya, " kata mas aji pura pura lupa
" adel bantuin ya" kataku lirih
" em. boleh" kata mas aji senyum
untuk pertama kalinya aku masuk ke kamar laki laki yaitu mas aji..
" ih.. ini kan foto adel" kata ku kaget karna foto ku yang di sosmed di buat kan pajangan oleh mas aji
" emh itu.. ituu" kata mas aji gelagapan
" uunch mas aji sayang banget ya sama adel sampek sampek nyimpen foto adel" kata ku tertawa..
"emm mas nantik kalo ada bude adel kenak marah" kata ku ketakutan
" hmm" kata mas aji lirih dan melepas
saat aku duduk di tepi ranjang tiba tiba ican membuka pintu dan..
" ngapain kamu disini del" kata ican mengagetkan ku.
" owh.. adel mau bantuin mas aji masukin baju. " kata ku lugu..
" owh.. "kata ican mulai duduk di kursi dekat nakas
" loh can.. ngapain" kata mas aji mengejutkan
" gak ada.. cuman pas aku nanyak mamah, adel kemana katnya ke kamar mas makanya aku susulin " kata ican mulai lirih
__ADS_1
"ha haha hha " kata ku tertawa
" kok kamu ketawa del" kata ku agak lirih
" mas ican takut adel kenapa napa yaaa" katanya membuat ku tak nyaman
" hahah lucu kamu" kata ican
seketika ku lihat adel melihat wajah ku yang mengexpresikan dengan muka tidak suka
" lagian adel gak kenapa napa kok, kan ada mas aji yang lindungin adel" katanya yang membuat ku sedikit seutas senyum ku sungging di bibir
" mas gak mau lindungin adel"kata ku memancing
" yaudah, ada mas ican yang lindungin adel" katanya yang membuat ku melirik nya ganas
" heheheh bercanda " kata adel yang masih ku tatap dengan tatapan tidak suka
" yaudah deh, aku mo keluar dulu " kata ican yang berlalu pergi
" mas gak sukak del kamu banding bandingin mas sama ican" kata ku frontal
" ih maaf" katanya lembut menatap ku
aku hanya diam..
"mamas" katanya membuat ku iba
aku tidak menyangka bahwa adel seperti ini ku kira dia sangat sopan
dia memeluk ku dari belakang
" adel... apa apaansih kamu" kata ku agak membentak nya..
" mas aji gak mau maafin adel jadi adel bakal lepasin kalo mas aji maafin adel" kata adel yang membuat ku mengalah lagi..
" iya iya mas maafin" kata ku yang langsung di lepas nya pelukan nya..
__ADS_1
...
"