berawal dari iri?

berawal dari iri?
apa aku salah?


__ADS_3

"mas." kata ku lirih


"iya" kata mas aji mengelus ku


"kita gk usah di rayain ya pernikahan nya, gk usah prewed prewed" kata ku lirih ku lihat mas aji diam tanpa suara


"tidur gih" kata mas aji lirih dan berbalik


malam ini tak ada yg istimewa tak ada yang menarik juga karna, tak ada percakapan antara aku dan mas aji. hanya suara angin malam yang berhembus di luar


saat jam 3 aku buru buru bangun untuk membuat sarapan,


"loh non adel gk usah.. " kata art mas aji melarang ku


"g papa adel dh sering begini klo pagi" kata ku lembut


"emmm"kata art tu berdehem


tak lama aku di dapur bel rumah ku berbunyi


" assalamu'alaikum " yap aku sangat kenal suaraa itu, itu suara ibuk.. dan buru buru aku lari keluar


"ibukk" kata ku lirih sambil memeluk ibuku


"kamu gk diapa apain kan sama aji" kata ibuk lirih sangat lirih seperti berbisik


"gk buk " kata ku lembut


"kok ibuk pagi buta gini kerumah " kata ku lirih


"perasaan ibuk gk enak, makanya ibuk kesini" kata ibuk lirih lebih lirih


"yaudah buk masuk yuk, " kata ku lembut dan duduk lh ibuk di sofa

__ADS_1


"kalau ada apa apa kamu kasih tau ibuk ya ndok, jangan di pendem " kata ibuk lirih dan mulai menyeruput teh yang diantarkan oleh art mas aji


tak lama aku bercerita ttg malam pertama ku dengan mas aji,


"bude" kata mas aji lirih dan mendekati ibuku untuk di salim


"aji, " kata ibuk lirih


"gimana kabare bude" kata mas aji lembut


"baik" kata ibuku masih senyum


"yaudah kalau gitu udah mau subuh, ibuk pulang yo del, nurut sama suami mu" kata ibuk yang ku salami


"buk nanti adel main kerumah ya" kata ku lirih


"main aj lh, " kata ibuk lembut


setelah ibuk berlalu pergi


"adel mau masak maknya adel bangun pagi pagi" kata ku lirih


"del" kata mas aji lirih


"iya" kata ku lembut


tanpa aba aba mas aji peluk aku, dan beberapa kecupan di pipi dan leher ku


"mas.. sakit" kata ku meringis


"yaudah iya maaf" kata mas aji lirih dan melepas pelukan nya dan berlalu pergi


.......

__ADS_1


setelah sholat subuh


kulihat mas aji buru buru ke kafe


"del pasangin dasi mas" kata mas aji melirik ku


aku yg dilirik yaa berdiri


"ih mas aji tinggi banget loh" kata ku manyun


"kamu nya aj yang pendek " kata mas aji yg ku cubit pinggang nya


"awww" kata mas aji


"rasain wlek" kata ku mengejek Nya


"cobak keluarin lagi lidah nya " kata mas aji yaang langsung aku tunjukkan lagi wlek 👅👅


dan cup bibir ku di serang mas aji di gigit gigit gitu


"emmm" kata ku meminta untuk lepas tapi nihil tetap dijamah sampai


"del mas minta hak mas ya" kata mas aji lirih yang aku tak berani tatap tapi hanya mengganguk


setelah aku mengganguk mas aji melanjutkan aksinya dan terjadilah sudah


"kenapa" kata mas aji lirih


"sakit" kata ku menunduk


"hm" kata mas aji berdehem dan mengangkat tubuh ku, ke kamar mandi


"mas" kata ku lirih

__ADS_1


"mandi yang bersih selesai mandi nanti mas bantuin pake baju makasih ya" kata mas aji yang membuat ku sangat maluu


__ADS_2